@tinaraii_:

tinaraii_
tinaraii_
Open In TikTok:
Region: KY
Wednesday 11 March 2026 14:31:34 GMT
4895
445
9
80

Music

Download

Comments

styleatrin
Atrin :
I love G-bob
2026-03-12 13:44:18
0
st.ormie
Desiigner :
2026-03-11 15:29:16
0
amarlama946
Amar lama 🇨🇦 :
Gorgeous!!!🔥🔥🔥
2026-03-11 21:47:27
0
robin11111111114
robin11111111114 :
Daang 🫠
2026-03-11 22:32:12
0
ruu143_
143 :
2026-03-11 15:01:34
0
baeriii3
baeriii3 :
2026-03-12 08:09:59
0
pradhan.raju5
Ajju :
my favorite and stunning stylist sexy
2026-04-21 17:21:53
0
eleezashrestha
Eleeza Shrestha :
😍❤️
2026-03-11 16:14:37
0
narengrggg
ichee__y🇬🇧 :
😳
2026-04-01 09:51:18
0
To see more videos from user @tinaraii_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Indonesia membukukan devisa pariwisata sebesar US$4,05 miliar atau setara Rp 68,28 triliun di kuartal I-2026, naik 6,3% dibanding periode sama tahun lalu. Capaian ini diumumkan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam Laporan Bulanan Kementerian Pariwisata. Yang menarik, pertumbuhan ini terjadi di tengah kondisi pasar yang penuh tekanan, dengan Rupiah anjlok menembus Rp 18.000 per USD hari ini sebagai rekor terlemah sepanjang sejarah. IHSG dan bursa Asia juga dibuka merah, sementara perang Iran-Israel dan eskalasi konflik Israel-Lebanon terus membayangi sentimen global. Selain devisa, Kementerian Pariwisata mencatat pencapaian operasional yang signifikan. Sampai 30 Mei 2026, Kementerian bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal sudah memfasilitasi 31.548 sertifikasi halal bagi UMKM di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi. Program Karisma Event Nusantara yang berlangsung di 15 provinsi melibatkan 20.669 pekerja dan 3.936 UMKM, dengan perputaran ekonomi lebih dari Rp 45,57 miliar. Menpar menegaskan event bukan sekadar promosi destinasi, tetapi juga ruang ekonomi rakyat yang menggerakkan UMKM, seniman, pekerja kreatif, dan komunitas lokal. Bagi audiens Indonesia, data ini punya implikasi penting untuk perekonomian secara luas. Pertama, sektor pariwisata jadi salah satu penopang devisa di tengah tekanan kurs. Justru Rupiah yang melemah bikin Indonesia jadi destinasi lebih murah untuk turis asing dengan USD lebih kuat. Kedua, kontribusi pariwisata ke ekonomi rakyat lewat UMKM dan desa wisata jadi indikasi sektor ini bisa bertahan dari shock global. Ketiga, tantangan ke depan tetap besar, dari eskalasi perang Iran-Lebanon yang bisa tekan kunjungan turis Timur Tengah, sampai persaingan dengan Vietnam dan Thailand yang lebih agresif. Pelajaran dari Q1 2026: dalam ekonomi terbuka yang penuh ketidakpastian, diversifikasi sumber devisa dari sektor jasa seperti pariwisata jadi krusial untuk menahan tekanan kurs. Sumber:
Indonesia membukukan devisa pariwisata sebesar US$4,05 miliar atau setara Rp 68,28 triliun di kuartal I-2026, naik 6,3% dibanding periode sama tahun lalu. Capaian ini diumumkan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam Laporan Bulanan Kementerian Pariwisata. Yang menarik, pertumbuhan ini terjadi di tengah kondisi pasar yang penuh tekanan, dengan Rupiah anjlok menembus Rp 18.000 per USD hari ini sebagai rekor terlemah sepanjang sejarah. IHSG dan bursa Asia juga dibuka merah, sementara perang Iran-Israel dan eskalasi konflik Israel-Lebanon terus membayangi sentimen global. Selain devisa, Kementerian Pariwisata mencatat pencapaian operasional yang signifikan. Sampai 30 Mei 2026, Kementerian bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal sudah memfasilitasi 31.548 sertifikasi halal bagi UMKM di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi. Program Karisma Event Nusantara yang berlangsung di 15 provinsi melibatkan 20.669 pekerja dan 3.936 UMKM, dengan perputaran ekonomi lebih dari Rp 45,57 miliar. Menpar menegaskan event bukan sekadar promosi destinasi, tetapi juga ruang ekonomi rakyat yang menggerakkan UMKM, seniman, pekerja kreatif, dan komunitas lokal. Bagi audiens Indonesia, data ini punya implikasi penting untuk perekonomian secara luas. Pertama, sektor pariwisata jadi salah satu penopang devisa di tengah tekanan kurs. Justru Rupiah yang melemah bikin Indonesia jadi destinasi lebih murah untuk turis asing dengan USD lebih kuat. Kedua, kontribusi pariwisata ke ekonomi rakyat lewat UMKM dan desa wisata jadi indikasi sektor ini bisa bertahan dari shock global. Ketiga, tantangan ke depan tetap besar, dari eskalasi perang Iran-Lebanon yang bisa tekan kunjungan turis Timur Tengah, sampai persaingan dengan Vietnam dan Thailand yang lebih agresif. Pelajaran dari Q1 2026: dalam ekonomi terbuka yang penuh ketidakpastian, diversifikasi sumber devisa dari sektor jasa seperti pariwisata jadi krusial untuk menahan tekanan kurs. Sumber: "TWS News" @tradewithsuli #rupiahindonesia #kontencom #kontencomxtws

About