@dylanlockstar: She Talks To Angels #cover #90smusic #90s #song #angel

DylanLock
DylanLock
Open In TikTok:
Region: CA
Wednesday 11 March 2026 22:33:43 GMT
69554
4897
192
409

Music

Download

Comments

lizzmlct7ah
Lizzie :
Hey Dylan…looking forward to seeing you♥️😃🙏
2026-03-16 13:17:55
14
sean.john688
Sean John :
SHE TALKS TO ANGELS
2026-05-14 22:32:05
0
carisk1963
Cari :
Would Love ❤️to hear the entire 🎵 song.
2026-04-23 00:32:34
5
juliet.esquejo1
Juliet Esquejo :
I'm your avid fan
2026-03-12 06:39:39
16
user9985026570077
granny :
Black Crowes
2026-03-16 04:47:18
14
steelerschick57
Country girl!!57 :
😢awesome song
2026-03-12 01:11:44
18
korista007
Korista :
Still waiting for Brown Eyed Girl🙏
2026-03-12 07:10:12
15
caroly.gaddy
Carol [email protected] :
That's that voice you use when you're serious 🥰 It's just me
2026-03-14 20:57:55
14
joanne.marie17
❤️ Joanne marie🇨🇦 :
fangirl here!!!
2026-03-12 00:56:37
9
debbiedwyer276
Debbie Dwyer :
Great job Dylan!
2026-04-08 21:11:08
5
angela.maria7023
Angela Maria :
MARSVILHOSO CANTOR❤️
2026-03-15 11:27:18
11
luna.sari57
sari sari :
oohhh is good song u mydylan 🥰🥰🥰
2026-03-26 13:59:11
6
user531291961
Brahim🇩🇿🇩🇿🇩🇿DZ :
salut Dylan bravo 😚
2026-03-12 13:50:13
6
jim.weir1
Jim Weir :
Awesome!!
2026-03-26 20:26:21
6
donnapompeii
Donna :
Beautiful ♥️♥️♥️
2026-04-05 17:05:50
5
sean.john688
Sean John :
It's missing that painPAIN
2026-04-11 14:16:21
5
luna.sari57
sari sari :
come here to Indonesian 🥰🥰🥰
2026-03-26 13:59:33
8
marthaanguiano834
Martha Anguiano :
awesome🎵🎵🎤🎸🎹
2026-03-23 14:59:34
6
beverleynewton3
beverleynewton3 :
❤️❤️❤️🔥🔥🔥 Awesome
2026-03-28 13:29:38
7
jolenegrove871
jolenegrove871 :
more!!!
2026-03-26 16:34:57
7
patricia.harris809
Patti Harris 1013 :
so goood
2026-03-15 21:15:53
11
mgt_anne
🌴Scotslass1965🏴󠁧󠁢󠁳󠁣󠁴󠁿 :
Vocals are fantastic. Just WOW!! 💕
2026-03-19 10:38:21
8
user843530862
user843530862 :
luv you one of my favorites
2026-04-05 18:51:16
5
melmat6
Melissa Mathews ❌️ :
You could sing the phone book and make it sound good. 🥰
2026-03-13 11:21:36
24
To see more videos from user @dylanlockstar, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About