@babymonster_yg_tiktok: 2️⃣🤸‍♀️ #BABYMONSTER #베이비몬스터 #RUKA #루카

BABYMONSTER
BABYMONSTER
Open In TikTok:
Region: KR
Friday 13 March 2026 06:00:08 GMT
16398329
2550182
18719
87720

Music

Download

Comments

bbnotiktok
bbno$ :
u ate!!!!!!🔥🔥🔥🔥🔥
2026-03-13 06:06:52
53639
whosatria
SATRIA :
PLEASE MAKE VELOCITY TREND INDONESIA
2026-03-13 06:03:21
2518
lempe.13
Lisa🪽 :
Ruka bias here 👇🏻
2026-06-08 13:03:50
6
notfavperson._
💤 :
YES MAIN DANCER JOIN THE TREND🔥🔥
2026-03-13 06:01:23
8429
mo.riom3
Anastasia 💗 :
She probably saw our comments 😭
2026-03-13 08:55:49
1134
sa_37550
itsSa :
SHE FINALLY JOINED !!!!!!!!
2026-03-13 06:23:57
687
lavivess1
хёна биология :
и кто-то всё ещё говорит, что она не денс машина 5 пк?
2026-03-13 07:42:56
2555
luna_azfy
azlyeon :
Dia dengerin apa kata rakyat😭😭
2026-03-13 06:33:39
661
nalabrst2_
hanadulset_ :
pln mengaku mengalami kerugian, karena ruka menyala tanpa listrik
2026-03-13 06:32:28
7648
vtrsja
entah :
main dancer🔥
2026-03-13 06:07:33
152
tina.t.j
tehkook :
مامیییی🤲😭
2026-06-01 00:11:01
5
evolia049
evolia-افوليا :
#BABYMONSTER_OT7_WeMissRami
2026-06-08 17:30:44
1
bunganrull
bunganrull :
aaaaa RUKAYAAAA😭
2026-03-13 06:02:09
1103
lincz13_
E :
mis súplicas fueron escuchadas
2026-03-13 15:14:46
13
_jaeyunsim2
_leehsz :
DANCER INI AKHIRNYA JOIN TREND!!😭🔥🫵🫵
2026-03-13 06:04:04
2984
_applepiez
bestinyabaejinsol :
WOY RUKA BIKIN JUGA!! MONSTIEZ TENANGIN DIRI KALIAN 😭💗
2026-03-13 06:03:11
56003
dian_disini0
dian🍃 :
kebiasaan nih BM satu trend 2 vidio😭
2026-03-13 06:06:55
44435
aby.g91
AbyG.73x :
YEAHHHH 🔥🔥
2026-03-13 09:56:45
27
gigisemnamorado
𝒢iubss :
BEST DANCER!!
2026-03-13 08:11:57
20
gaeun196
가은*👻 :
me when someone says ruka isn't a main dancer
2026-03-13 06:41:35
3825
stxrlightjl2
𝓡-𝓐🎀 :
The footwork🙂‍↔️
2026-03-13 06:29:37
69
capybara_onlyyyyy
fan account 🌴 :
finally ruka joins this trend!!!
2026-03-13 06:02:54
1194
44.pink
m :
pierwsza z polski 😃
2026-03-13 06:01:28
87
To see more videos from user @babymonster_yg_tiktok, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About