@auramedia.id: JAKARTA – Di tengah gelombang PHK massal dan sulitnya sarjana baru menembus pasar kerja, media sosial belakangan dihebohkan oleh desas-desus mengenai sebuah "lingkaran elite" mahasiswa yang seolah kebal terhadap krisis ekonomi. Kelompok ini disebut-sebut memiliki akses "jalan belakang" menuju posisi strategis di sektor yang paling vital bagi negara: energi dan kelistrikan. Investigasi lapangan menunjukkan anomali yang mencolok. Saat mahasiswa lain sibuk menyebar ribuan CV tanpa balasan, mahasiswa dari institusi yang berlokasi di Jakarta Barat dan Selatan ini justru dilaporkan "dijemput" oleh industri bahkan sebelum wisuda. Fenomena ini memicu spekulasi liar di kalangan netizen yang menyebut mereka sebagai bagian dari "sekte" tertutup karena kurikulum dan fasilitas mereka yang tidak lazim ditemukan di kampus umum—mulai dari simulasi reaktor, command center energi, hingga akses eksklusif ke infrastruktur negara. Namun, penelusuran lebih lanjut mengungkap fakta yang lebih mengejutkan. "Sekte" yang dimaksud ternyata adalah Institut Teknologi PLN (ITPLN). Bukan menggunakan jalur gaib, "kekebalan" mereka terhadap pengangguran ternyata berasal dari kurikulum yang dirancang spesifik untuk memonopoli kebutuhan SDM di era transisi energi global. Para pengamat pendidikan menilai situasi ini menciptakan ketimpangan kompetensi yang tajam. Lulusan ITPLN dianggap memiliki start yang tidak adil karena dibekali sertifikasi dan koneksi industri yang membuat mereka hampir tidak tersentuh oleh kompetitor dari universitas umum. Bagi mereka yang berada di luar "lingkaran" ini, fenomena tersebut mungkin terlihat meresahkan, namun bagi mereka yang berhasil lolos seleksi masuk, ini adalah tiket emas menuju keamanan karier yang absolut. Pertanyaannya sekarang, apakah sistem ini terlalu eksklusif, atau justru kampus lain yang tertinggal jauh? Bagaimana Pendapatmu? WF-3HZR-BMMT
AurX Media
Region: ID
Friday 13 March 2026 08:12:26 GMT
Music
Download
Comments
AMRO :
Saya sekolah SMA di Madiun sekolah punya 3 bidang studi (SMEA, STM MESIN DAN BANGUNAN , SPMA, )
Siangnya wajib SMA paginya setiap hari berganti 3 bidang itu,
Begitu mau lulus perusahaan sudah siap ambil para siswa, itu SNA Lho kami dipersiapkan siap kerja, begitu lulus sudah punya posisi (Inka, Pajak, Astra, Pegafaian, Dinas Peternakan, AKBRI / TNI POLRI)
Kalau lembaga sekolah ga begitu Salah dipengelolanya.
2026-03-13 20:21:52
10
tanimart :
universitas sppg juga enak, tinggal bangun dapur.. cuan mengalir tanpa libur...😃
2026-03-13 20:47:34
21
widodo1 :
anak sy ga tertarik, malah pilih poltek nuklir BRIN jogja
2026-03-14 10:48:33
2
TorusMan :
saya tdk melihat iniuar biasa selagi PLN masih rugi sementara harga listrik mahal dan monopoli
2026-03-16 11:31:43
0
shopsuhermi :
memang begitu makanya anak saya setelah sma cari sekolah kedinaan yg lulus langsung kerja tapi anak says ga minat
2026-03-13 22:25:38
2
Gumilar :
Jalur kedinasan. Banyak kok bidang yg lain juga.
2026-03-13 14:43:32
2
broo :
padahal dibiayai pajak kita
2026-03-13 10:16:54
1
Tumpal Pangaribuan :
kampus lain yg tertinggal
2026-03-16 09:57:26
0
Nina :
keponakanku lulusan institut ini tapi sekarang berkarier di bank kok wkwk
2026-03-16 11:25:19
0
Isnaeni Ratih :
di jaksel dan jakbar kira kira apa nama nya?
2026-03-14 02:21:30
0
Wasra Wasri :
Oh gitu yah
2026-03-13 16:17:38
2
Wira :
utangnya nambah tiap hari tuh pln
2026-03-16 05:14:37
0
Migan Zulmi :
semua sekolah yg ada kaitanya dengan institusi Ken begitu
2026-03-17 12:00:02
0
Mizardi :
Benar ini, kampus harus siap mahasiswanya siap pakai. Sehingga perusahaan tidak perlu lagi menyiapkan training-training seperti MT yang kalau sudah selesai dibajak perusahaan lain.
2026-03-14 00:13:02
2
hadi wiyono :
Ya memang hrs begitu ssuai kebutuhan SDM dan hrs.cepat utk penyiapan kebutuhan SDM ssuai permintaan pasar ttunya kurikulum menyesuaikan shg siap pakai operasional. Jadi apa yg diajarkan itu yg dilatihkan yg dilatihkan itu ygdioperasionalkan.
2026-03-13 13:47:02
2
Dedi :
yg memang harus begitu, masalahnya dmna
2026-03-13 10:49:03
0
Victor Sitinjak :
sdh seharusnya kampus kampus di indo berbenah diri, tuk lebih up date, ikuti perkembangan zaman. para sarjana yg tercetak oleh kampus. harusnya berkamuflase dgn keadaan kehidupan yg tdk lagi mencari kerja yg dibatasi nilai IP tinggi. ciptakan kerja/usaha dgn kemampuan diperoleh di kampus. tantangan ini jadi amunisi perobahan intlektual sukses dan produktif. kita coba liat salah satu kampus di luar namanya Stanford University. intlektual yg mereka cetak bukan tuk cari kerja tapi ciptakan kerja. terimakasih SELAMAT BERBENAH DIRI
2026-03-14 02:13:15
3
Harry Mulyono :
tuntutan zaman.
2026-03-14 14:39:37
1
Putri Antik :
Iklan kampus...
2026-03-14 18:22:43
1
YueLien :
Saya lulusan Kampus yg tidak ternama, lulus langsung kerja jadi honorer, resign kerja di swasta dg gaji minim, kerja lagi di pendamping dan akhirnya kembali ke Desa kerja di Desa. Untuk menembus peluang kerja di perusahaan besar memang sulit , Alhamdulillah sekarang sudah nyaman mengabdi di Desa 🙏. Jadi usahan sekolah yg pinter , cari beasiswa dan masuk kampus Top di Indonesia, tetap semangat 💪
2026-03-14 05:33:42
0
thrs1010 :
semoga mahasiswa2 di seluruh Indo ini mampu 2 3 bhs yg wajib dipelajari
2026-03-14 04:53:18
0
Felisa :
seharusnya lulusan mahasiswa harus bisa menciptakan lapangan kerja untuk dirinya sendiri dan orang lain percuma buan biaya mahal negara ini kaya SDA
2026-03-14 10:43:40
0
trs :
ini merpapan tantangan bagi ptn/pts lain, jangan terlalu banyak matapelajaran yg tdk ada gunanya yg membuat mahasiswa tdk kompetent dlm bidangnya.
2026-03-14 11:22:00
0
ayanadenies :
pusing ahh... yg jelasmah krisis dan kesulitan di segi apapun di sebabkan korupsi yg udh jadi halal... semuanya di bikin drama...
2026-03-16 09:53:49
0
ar.ar1104Fash2 :
dijemput kalo karena kualitas gpp kan? jalan belakang aja belum tentu sanggup kerja beneran
2026-03-17 13:48:20
0
To see more videos from user @auramedia.id, please go to the Tikwm
homepage.