@sawitkita.idn: “Tanam bibit sawit jangan terlalu dalam bisa pengaruh ke produksi nanti.” 🌱🌴 Banyak kebun gagal di awal bukan karena pupuk mahal, tapi karena cara tanam bibit yang salah. Salah satu hal paling penting adalah kedalaman lubang tanam dan pemberian pupuk dasar. 📏 Kedalaman Lubang Tanam Standar yang sering dipakai di kebun sawit: • Ukuran lubang: 60 × 60 × 60 cm • Kedalaman tanam: leher akar sejajar permukaan tanah Kenapa tidak boleh terlalu dalam? Jika terlalu dalam: ❌ akar sulit berkembang ❌ pertumbuhan bibit lambat ❌ risiko busuk pangkal batang meningkat 🌱 Pupuk Dasar Saat Tanam Banyak kebun menggunakan ±2 kg pupuk campuran per lubang, biasanya berupa: ✔ Rock Phosphate / TSP ✔ Dolomit ✔ Kompos atau pupuk kandang Fungsinya: 📊 mempercepat perkembangan akar 📊 menambah unsur fosfor untuk pertumbuhan awal 📊 memperbaiki struktur tanah Pupuk biasanya dicampur dengan tanah bagian atas (top soil) sebelum bibit dimasukkan. ⚠️ Tips Penting ✔ Jangan sampai pupuk langsung menyentuh akar ✔ Tanah dipadatkan perlahan setelah tanam ✔ Pastikan drainase baik agar bibit tidak tergenang Kalau penanaman benar di awal, produktivitas sawit bisa stabil 20–30 ton TBS per hektar per tahun saat tanaman masuk fase produksi. Menurut kamu lebih penting kualitas bibit atau teknik tanam? 🌴 Follow untuk edukasi dunia sawit dari kebun sampai pabrik. source @rickyricky.me Like • Share • Tag teman kamu yang baru buka kebun sawit. #SawitKita #BibitSawit #TanamSawit #PetaniSawit #PerkebunanSawit #EdukasiSawit #AgribisnisSawit