@deepthink1.02: MOST PAINFUL TRUTHS !!! #motivation #motivationalvideo #top #trendingvideo #deepthink

Deep Think
Deep Think
Open In TikTok:
Region: PK
Sunday 15 March 2026 22:02:56 GMT
769377
34381
177
12735

Music

Download

Comments

rebeccaphiri713
Rebecca Phiri :
I love my husband so much 🥰 I end up crying 😭😭 everyday
2026-04-05 17:23:50
12
amarah021826
🔐💔LOCKHEART💔🔐 :
i am so much tired
2026-05-08 00:13:10
4
sona.3x
Sona :
He was my everything and I would’ve did anything for him💯
2026-08-24 18:26:39
0
immanuelbrown158
️Mr. Brown 🤎📌 :
sometimes I feel like giving up 🥺💔
2026-03-29 19:33:00
33
focusmindset20
FocusMindset20 :
Pain often comes from the ones we trust.
2026-03-25 09:57:20
33
mae13_83
Ella de KUKU :
it's so true
2026-03-16 05:56:10
7
billmyers805
billmyers805 :
Thank you
2026-04-15 00:31:52
3
bupe278
🦋🥰🫂 :
one of the most painful truths in relationships sometimes the person you love the most is the person who hurts you the most not because you weren't enough but because they didn't know how to value what they had love without respect slowly breaks a person and eventually even the most loyal heart gets tired because everyone has a limit to how much pain they can tolerate
2026-04-09 14:25:52
12
14allandnone41
Ori :
My mom my daughter and my husband
2026-06-20 16:36:46
2
labiarhythms
LabiaRhythms :
Where is the lie?
2026-03-16 00:28:54
3
amiellico.shop
AMIELLICO :
This is true
2026-04-15 17:15:18
2
dan.musa.junior
🇳🇬DAN NIGERIA 🇳🇬 :
i believe
2026-07-13 23:26:56
2
peezy254
@peezyofficial254 :
Bitter truth😔
2026-04-04 11:59:20
3
geets587
Geets :
So true 💖
2026-04-17 20:17:41
3
macrish09
Macrish :
💔💔💔 super 💔💔💔💔
2026-06-15 11:45:50
1
zaiton.hassan43
Zaiton Hassan :
It's so true.
2026-04-13 14:28:34
1
thurga1105
thurgakumar :
2026-05-01 15:09:24
1
sm1000000sm
sm1000000sm :
2026-03-31 01:04:50
1
chantelle_siphokazi
Chantelle Siphokazi.❤️ :
Not sometimes mama every time.😭😭🤞
2026-03-27 05:33:46
9
user1183023124167
Chantel :
Whaer is the lie
2026-03-17 23:53:55
3
arvel.samuels6
Arvel Samuels :
it's so true
2026-04-01 00:58:45
1
nka...652
NK :
200%
2026-03-16 04:29:59
2
dearwomanbooks
Dear Woman | Abby Sanya :
Love without respect slowing breaks a person
2026-06-02 17:15:15
1
saintt190
ᴀʏᴏᴍɪᴅᴇ :
Hmmm
2026-03-28 21:52:28
1
gaile308
gail :
deep but its true
2026-03-28 15:32:46
1
To see more videos from user @deepthink1.02, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

A common mistake is seeing the hyper-growth of some businesses and thinking:
A common mistake is seeing the hyper-growth of some businesses and thinking: "Oh, we just need to do what they're doing". That's a trap. Because it thins out the context specific for your product. Execs are getting confused between sales-led growth versus product-led growth. Product-led growth means that your product is the primary driver for customer acquisition. Think about Slack, Dropbox, or Intercom. You saw the product, you experienced it, you saw benefit, and you started using it. There was no sales rep as the barrier to you trying it out. The genius is that it's shifted the focus from decision-makers, the ultimate economic buyer, to the end user. The person who'll actually experience and thus advocate for the business to invest in the solution. If: • Your end user is clearly defined • They can sign up easily • You've got good UX • They can experience value in less than 30 minutes of using the product Then you've probably got something good going. Sales-led growth, on the other hand, doesn't mean the product isn't front and center. It means the sales rep is. You have to go and chat to a human in order to get access to the product, get a personalised demo, and see if the product is right for the problem you're trying to solve as a user. Sales-led growth is the traditional trajectory: leads generated from marketing go to sales, and then they're led into a conversion event. This isn't new and it's not flashy, but in the right context, it can be effective. By right context, I mean higher annual contract values and a complex sales process. Large buying committee. And most importantly, the value of the product can't be experienced properly without a proof of concept in place. What's interesting is there's a new hybrid. Product-led sales. PLS is the strategic middle child of product-led growth and sales-led growth. Someone's come through a product-led motion to start engaging or using your product, and based on the engagement happening in the product, you can identify who is a more engaged and probable prospect for sales to reach out to. You're really figuring out who has high intent and a higher propensity for conversion, which means you'll get much more efficiency on deploying sales resources by leveraging behavioural data. You need to determine which model is suitable for your specific context, taking into account your audience, UX journey time-to-value, and the competitive landscape you're operating in. Don't make blind decisions and follow the herd. #ProductLedGrowth #SalesLedGrowth #GoToMarketStrategy #SaaSMarketing #GrowthModels
Kenapa Kim Dokja bisa menjadi satu-satunya pembaca yang memahami cerita itu sendiri? Jadi, jawabannya terletak pada tujuan author mendesain fiksi ORV. ORV mengantarkan cerita ke kita para pembaca melalui 3 pillar ~ Author (Han Sooyoung), Protagonis (Yoo Joonghyuk), dan Pembaca (Kim Dokja), nah keberadaan Kim Dokja itu mewakili semua (konsep dari) pembaca itu sendiri, maksudnya gimana? Mari kita breakdown. - Etimologi dan perkembangan Arti dari nama Dokja itu kesendirian dan pembaca, yang berarti hanya ketika Dokja sedang membaca, dia dianggap ada, membaca adalah makna utama dalam hidup Dokja, tapi karakter Dokja gak cuma sampai situ aja, setelah scenario dimulai, Dokja memulai perjalanannya sebagai pembaca yang masuk ke cerita favoritnya dan membentuk ikatan mendalam dengan para tokoh di cerita ini, seiring berjalannya cerita, Dokja bukan lagi sekadar pembaca yang hanya mengonsumsi cerita dari luar, dia telah menjadi pembaca yang menyatu dengan cerita itu sendiri, sesuai kata pepatah orang yang terlalu mencintai cerita, pada akhirnya akan menjadi bagian dari cerita itu dan Dokja adalah hasil sempurna dari prinsip itu. Hal ini direfleksikan melalui sensor Fourth Wall di muka Dokja, dimana seiring berjalannya cerita, para tokoh TWSA (seperti Jihye, Heewon, dll) mulai bisa melihat muka Dokja dengan jelas, karna batas realitas (pembaca) dan fiksi (cerita) dari Dokja dengan mereka mulai hilang, efek koneksi perasaan mereka yang semakin kuat. - Representasi Bisa disimpulkan kalau author menjadikan Dokja sebagai perwujudan dari konsep pembaca, bahkan esensi dari keberadaan Oldest Dream juga hanya bisa dijelaskan memakai kata pembaca. Di Epilogue, jiwa Dokja terpecah menjadi fragment yang tak terhitung jumlahnya, bereinkarnasi ke seluruh dunia di ORV, mereka menjadi versi Dokja yang berbeda-beda, ini juga jadi bukti kalau kedalaman karakter Kim Dokja itu sangat kompleks, dan seperti yang ditakdirkan, setiap fragment Dokja pada akhirnya akan membaca novel ORV (iya, novel ORV yang isinya 551 chapters) yang ditulis Han Sooyoung dan disebarkan YJH ke seluruh dunia karna rasa rindu mereka ke sosok Dokja yang asli. Hal ini yg menyebabkan singNsong menolak mengungkap identitas mereka ke publik, karna mereka menganggap diri mereka hanya salah satu proxy HSY untuk mengantarkan cerita ORV ke seluruh fragments Dokja di dunia kita ini. - Extra Alasan kenapa dalam Storytelling, hanya Dokja yang memakai sudut pandang orang pertama, sedangkan seluruh tokoh lain memakai sudut pandang orang ketiga, karna judul fiksi ini Omniscient Reader's Viewpoint , sudut pandangnya diambil dari pembaca, dalam hal ini pembaca diwakilkan oleh Dokja. Berbeda dengan Main Story ORV yang eksklusif untuk satu pembaca (Dokja), side story bersifat inklusif untuk semua varian Dokja (pembaca), karna semua pembaca adalah bagian (fragment) dari diri Dokja. Sumber: -Main Story chapter 180, 281, Epilogue chapter 546-551 -Side Story Prologue -ORV Afterword, sesi
Kenapa Kim Dokja bisa menjadi satu-satunya pembaca yang memahami cerita itu sendiri? Jadi, jawabannya terletak pada tujuan author mendesain fiksi ORV. ORV mengantarkan cerita ke kita para pembaca melalui 3 pillar ~ Author (Han Sooyoung), Protagonis (Yoo Joonghyuk), dan Pembaca (Kim Dokja), nah keberadaan Kim Dokja itu mewakili semua (konsep dari) pembaca itu sendiri, maksudnya gimana? Mari kita breakdown. - Etimologi dan perkembangan Arti dari nama Dokja itu kesendirian dan pembaca, yang berarti hanya ketika Dokja sedang membaca, dia dianggap ada, membaca adalah makna utama dalam hidup Dokja, tapi karakter Dokja gak cuma sampai situ aja, setelah scenario dimulai, Dokja memulai perjalanannya sebagai pembaca yang masuk ke cerita favoritnya dan membentuk ikatan mendalam dengan para tokoh di cerita ini, seiring berjalannya cerita, Dokja bukan lagi sekadar pembaca yang hanya mengonsumsi cerita dari luar, dia telah menjadi pembaca yang menyatu dengan cerita itu sendiri, sesuai kata pepatah orang yang terlalu mencintai cerita, pada akhirnya akan menjadi bagian dari cerita itu dan Dokja adalah hasil sempurna dari prinsip itu. Hal ini direfleksikan melalui sensor Fourth Wall di muka Dokja, dimana seiring berjalannya cerita, para tokoh TWSA (seperti Jihye, Heewon, dll) mulai bisa melihat muka Dokja dengan jelas, karna batas realitas (pembaca) dan fiksi (cerita) dari Dokja dengan mereka mulai hilang, efek koneksi perasaan mereka yang semakin kuat. - Representasi Bisa disimpulkan kalau author menjadikan Dokja sebagai perwujudan dari konsep pembaca, bahkan esensi dari keberadaan Oldest Dream juga hanya bisa dijelaskan memakai kata pembaca. Di Epilogue, jiwa Dokja terpecah menjadi fragment yang tak terhitung jumlahnya, bereinkarnasi ke seluruh dunia di ORV, mereka menjadi versi Dokja yang berbeda-beda, ini juga jadi bukti kalau kedalaman karakter Kim Dokja itu sangat kompleks, dan seperti yang ditakdirkan, setiap fragment Dokja pada akhirnya akan membaca novel ORV (iya, novel ORV yang isinya 551 chapters) yang ditulis Han Sooyoung dan disebarkan YJH ke seluruh dunia karna rasa rindu mereka ke sosok Dokja yang asli. Hal ini yg menyebabkan singNsong menolak mengungkap identitas mereka ke publik, karna mereka menganggap diri mereka hanya salah satu proxy HSY untuk mengantarkan cerita ORV ke seluruh fragments Dokja di dunia kita ini. - Extra Alasan kenapa dalam Storytelling, hanya Dokja yang memakai sudut pandang orang pertama, sedangkan seluruh tokoh lain memakai sudut pandang orang ketiga, karna judul fiksi ini Omniscient Reader's Viewpoint , sudut pandangnya diambil dari pembaca, dalam hal ini pembaca diwakilkan oleh Dokja. Berbeda dengan Main Story ORV yang eksklusif untuk satu pembaca (Dokja), side story bersifat inklusif untuk semua varian Dokja (pembaca), karna semua pembaca adalah bagian (fragment) dari diri Dokja. Sumber: -Main Story chapter 180, 281, Epilogue chapter 546-551 -Side Story Prologue -ORV Afterword, sesi "Who is the Author?" https://omniscient-readers-viewpoint.fandom.com/wiki/Afterword [cr:@Naufal] [cr prst:@𝙔𝙪𝙧𝙖𝙥𝙧𝙨𝙩'ft 𝙂𝘾] [ib:@felzzz_loki] #manhwareccomendation #manhwaedit #omniscientreadersviewpoint #kimdokja #fyp

About