@tuananh27694: Câu hỏi của Bác Hồ mà chưa đời Tổng thống Mỹ nào có thể trả lời được 🇻🇳❤️ #ChutichHoChiMinh #lichsuvietnam #tiktok #xuhuong

Sưu tầm Lịch sử
Sưu tầm Lịch sử
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 16 March 2026 02:12:56 GMT
8053374
578598
3945
34339

Music

Download

Comments

rci30101
không có tên@ :
một câu hỏi chưa có câu trả lời
2026-03-16 04:28:38
33741
family_sanhnam
Chồng Nấu_Vợ Ăn :
Duy nhất có Bác trên thế giới này “thách” tổng thống mỹ 🥰
2026-03-17 06:32:05
17872
mra19579
Trần Anh :
Câu hỏi dành cho mọi đời tổng thống Hoa Kỳ :))
2026-03-19 04:19:24
9885
sgt0097799
ThSG39379 :
Bác thật sự vĩ đại nhất thế giới
2026-03-22 15:37:33
1059
beudepzaii
🐁 𝕭ệ𝖚 ❶ ❾ ❾ ❻ :
tiếc gì 1 ♥️
2026-06-01 11:14:45
109
qiangs2yun
Trại chuột dúi như thanh :
Chủ tịch hồ chí minh muôn năm
2026-04-30 01:26:59
296
hsthao37
Đen đen :
chủ tịch Hồ Chí Minh vĩ đại của đất nước Việt Nam
2026-03-19 14:50:08
1715
viet_nhat2012
Việt Nhật :
10 đời tổng thống cũng ko trả lời nổi câu hỏi của Bác
2026-03-19 12:21:48
5742
vanoanh_249
Thỏ 🐰 :
Không biết từ bao giờ chỉ biết là từ khi biết nhận thức thì mỗi người con Việt Nam đều đã đặt Bác Hồ trong tim. Dù chưa kịp giỏi lịch sử, dù chưa biết rõ về công lao của Bác nhưng lại đã có lòng biết ơn. Có lẽ đó là điều kỳ diệu nhất, dù nước ta ngàn đời đã biết bao nhiêu vua chúa, anh hùng dựng nước và giữ nước. Chúng ta đều biết ơn tất cả nhưng hơn hết Bác Hồ lại là 1 dấu ấn lớn nhất trong lòng con dân nước Việt ta nhỉ ❤️
2026-03-22 19:53:22
1592
mai.pham.thi235
Mai Pham Thi :
thương nhớ bác ,mãi mãi đời đời ơn bác,nhớ bác
2026-03-18 13:10:47
3092
lisaa6639
Candy :
Đời đời biết ơn Bác kính yêu !!!
2026-03-20 01:32:19
528
trungxuan1
Xuân Trung :
bác kính yêu
2026-03-18 15:38:18
325
hoangtucuaba
Nghệ thuật đá :
Đời đời nhớ ơn Bác Hồ vĩ đại♥️
2026-03-21 01:45:45
151
oanhtran806
Oanh38 :
ĐỜI ĐỜI NHỚ ƠN BÁC HỒ VĨ ĐẠI CỦA CHÚNG CON
2026-04-26 07:08:30
50
kimnguyen1180
Nguyên nè ❤️ :
Thương Bác ngàn lần biết ơn Bác
2026-04-29 01:51:40
22
74quangtri_199x
Trạm Cảm Xúc 🔥 :
Đời đời nhớ ơn BÁC HỒ Vĩ Đại 🥰🥰🥰
2026-04-28 08:33:33
22
zuntea_
Tiệm trà sữa ZUNTEA :
Đời đời nhớ ơn Bác Hồ vĩ đại❤️
2026-04-28 03:08:00
17
diemmy.240204
diemmy.240204 :
Bác Hồ kính yêu sẽ luôn sống mãi trong lòng người dân Việt Nam🥰
2026-04-30 02:57:14
26
dou12012002
Bée Đậu Đậu :
Thế hệ sau đời đời nhớ ơn Bác ❤️
2026-04-30 07:02:46
10
hng64284
phải chịu :
bác ơi hòa bình đẹp lắm
2026-05-14 05:27:01
8
lapxuongthanhhoa
Lạp xưởng thanh hóa :
Đời đời nhớ ơn bác
2026-04-02 05:10:45
8
noiminh898
Noi Minh898 :
gọi bác là thánh nhân...người tài và bit nhìu thứ tiếng nhất...mãi yêu bác
2026-05-03 03:47:51
8
userdnnd2whb5g
Chuột Siêu Cuội 1992💓 :
giọng Bác nghe hay thật
2026-04-13 01:44:51
11
ngothanhbn
Hoa Mãu Đơn :
tôi thách:nghe uy vãi,
2026-04-27 04:51:15
8
To see more videos from user @tuananh27694, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Syekh Ali bin Abdullah Baros (atau sering ditulis Syekh Ali bin Abdillah Baros) adalah seorang ulama terkemuka sekaligus murid yang sangat setia dari wali agung Hadramaut, Al Imam Al Habib Umar bin Abdurrahman Al-Athas (penyusun Ratib Al-Athas). Beliau dikenal dalam sejarah Islam sebagai simbol keteladanan tertinggi mengenai konsep khidmat (pengabdian) dan takzim (penghormatan) seorang murid terhadap gurunya.  Berikut adalah poin-poin penting mengenai riwayat, keteladanan, dan karya Syekh Ali Baros: Kisah Terkenal: Lebih Memilih Guru daripada Nabi Khidir  Kisah paling masyhur dari Syekh Ali Baros yang sering disampaikan oleh para ulama dalam berbagai kajian/majelis adalah saat kedatangan Nabi Khidir AS:  Kehadiran Nabi Khidir: Suatu ketika, saat Syekh Ali Baros sedang memijat kaki gurunya, Habib Umar Al-Athas memberitahu bahwa tamu yang datang di gerbang adalah Nabi Khidir AS. Habib Umar menyuruh para muridnya untuk keluar menyambut dan mengambil berkah darinya.  Kesetiaan Syekh Ali: Semua murid langsung berlari keluar, kecuali Syekh Ali Baros yang tetap tinggal dan terus memijat gurunya.  Alasan Takzim: Ketika ditanya oleh gurunya mengapa tidak ikut keluar, Syekh Ali menjawab bahwa posisi dan kemuliaan gurunya sudah lebih dari cukup bagi dirinya, dan melayani sang guru jauh lebih utama daripada menemui Nabi Khidir. Keberkahan dan Ikatan Spiritual: Terpikat oleh ketulusan tersebut, Habib Umar Al-Athas ridha sepenuhnya dan menyatakan bahwa semua ilmu, rahasia spiritual (sir), serta derajat (maqam) kewaliannya turun kepada Syekh Ali Baros. Bahkan, Habib Umar menegaskan tidak akan menerima hadiah bacaan Al-Fatihah dari siapapun kecuali nama Syekh Ali Baros ikut disebut bersamanya. Oleh karena itu, dalam tradisi pembacaan manaqib atau tawasul, nama keduanya selalu beriringan. Pengabdian dan Karakter Utama Khidmat Melampaui Masa Belajar: Syekh Ali Baros menghabiskan sebagian besar umurnya untuk melayani segala keperluan gurunya. Masa pengabdiannya dicatat jauh lebih lama dibandingkan masa belajarnya secara formal.  Ketaatan Total: Beliau tidak pernah membantah dan selalu mengutamakan rida gurunya di atas segala-galanya, menjadikannya rujukan utama dalam adab menuntut ilmu.  Karya Tulis Selain terkenal karena pengabdiannya, Syekh Ali Baros juga seorang ulama yang mendokumentasikan khazanah ilmu gurunya, di antaranya: [1] Kitab Al-Qirtas: Kitab tebal yang berisi biografi (manaqib), untaian kalam hikmah, serta penjelasan mendalam mengenai amalan spiritual dari gurunya, Habib Umar bin Abdurrahman Al-Athas. Kitab ini menjadi rujukan utama untuk memahami teks Ratib Al-Athas.  Syarh Kitab Al-Hikam: Beliau juga menulis syarah (penjelasan) untuk kitab tasawuf legendaris Al-Hikam karya Ibnu Atha'illah as-Sakandari.  Makam Syekh Ali bin Abdullah Baras (sering dieja Baros oleh masyarakat Indonesia) terletak di Huraidhah, Hadramaut, Yaman.# Beliau dimakamkan di wilayah yang sama dengan guru spiritualnya, yaitu Al-Habib Umar bin Abdurrahman al-Attas (penyusun Ratib al-Attas). Profil Singkat & Kaitannya dengan Ratib Al-Attas Murid Utama yang Setia: Syekh Ali bin Abdullah Baras adalah murid yang paling dekat, paling setia, dan paling lama berkhidmah (melayani) Habib Umar bin Abdurrahman al-Attas.  Disebut dalam Doa Ratib: Karena kesetiaan dan derajat spiritualnya yang tinggi, nama Syekh Ali bin Abdullah Baras selalu dibaca dan dihadiahkan surah Al-Fatihah di dalam rangkaian pembacaan Ratib al-Attas di seluruh dunia.  Garis Keturunan di Indonesia: Di Indonesia, salah satu tokoh nasional yang merupakan keturunan langsung (cicit) dari beliau adalah Ustaz Ahmad Haikal Hassan (Babe Haikal), yang memiliki nama lengkap Ahmad Haikal bin Hassan bin Umar bin Salim bin Ali bin Syekh Ali bin Abdullah Baras. Makam beliau hingga saat ini menjadi salah satu destinasi ziarah penting bagi para penuntut ilmu dan peziarah yang berkunjung ke kawasan lembah Hadramaut, Yaman. #islamic_video #dakwah #viralvideo #tareem #islam
Syekh Ali bin Abdullah Baros (atau sering ditulis Syekh Ali bin Abdillah Baros) adalah seorang ulama terkemuka sekaligus murid yang sangat setia dari wali agung Hadramaut, Al Imam Al Habib Umar bin Abdurrahman Al-Athas (penyusun Ratib Al-Athas). Beliau dikenal dalam sejarah Islam sebagai simbol keteladanan tertinggi mengenai konsep khidmat (pengabdian) dan takzim (penghormatan) seorang murid terhadap gurunya. Berikut adalah poin-poin penting mengenai riwayat, keteladanan, dan karya Syekh Ali Baros: Kisah Terkenal: Lebih Memilih Guru daripada Nabi Khidir Kisah paling masyhur dari Syekh Ali Baros yang sering disampaikan oleh para ulama dalam berbagai kajian/majelis adalah saat kedatangan Nabi Khidir AS: Kehadiran Nabi Khidir: Suatu ketika, saat Syekh Ali Baros sedang memijat kaki gurunya, Habib Umar Al-Athas memberitahu bahwa tamu yang datang di gerbang adalah Nabi Khidir AS. Habib Umar menyuruh para muridnya untuk keluar menyambut dan mengambil berkah darinya. Kesetiaan Syekh Ali: Semua murid langsung berlari keluar, kecuali Syekh Ali Baros yang tetap tinggal dan terus memijat gurunya. Alasan Takzim: Ketika ditanya oleh gurunya mengapa tidak ikut keluar, Syekh Ali menjawab bahwa posisi dan kemuliaan gurunya sudah lebih dari cukup bagi dirinya, dan melayani sang guru jauh lebih utama daripada menemui Nabi Khidir. Keberkahan dan Ikatan Spiritual: Terpikat oleh ketulusan tersebut, Habib Umar Al-Athas ridha sepenuhnya dan menyatakan bahwa semua ilmu, rahasia spiritual (sir), serta derajat (maqam) kewaliannya turun kepada Syekh Ali Baros. Bahkan, Habib Umar menegaskan tidak akan menerima hadiah bacaan Al-Fatihah dari siapapun kecuali nama Syekh Ali Baros ikut disebut bersamanya. Oleh karena itu, dalam tradisi pembacaan manaqib atau tawasul, nama keduanya selalu beriringan. Pengabdian dan Karakter Utama Khidmat Melampaui Masa Belajar: Syekh Ali Baros menghabiskan sebagian besar umurnya untuk melayani segala keperluan gurunya. Masa pengabdiannya dicatat jauh lebih lama dibandingkan masa belajarnya secara formal. Ketaatan Total: Beliau tidak pernah membantah dan selalu mengutamakan rida gurunya di atas segala-galanya, menjadikannya rujukan utama dalam adab menuntut ilmu. Karya Tulis Selain terkenal karena pengabdiannya, Syekh Ali Baros juga seorang ulama yang mendokumentasikan khazanah ilmu gurunya, di antaranya: [1] Kitab Al-Qirtas: Kitab tebal yang berisi biografi (manaqib), untaian kalam hikmah, serta penjelasan mendalam mengenai amalan spiritual dari gurunya, Habib Umar bin Abdurrahman Al-Athas. Kitab ini menjadi rujukan utama untuk memahami teks Ratib Al-Athas. Syarh Kitab Al-Hikam: Beliau juga menulis syarah (penjelasan) untuk kitab tasawuf legendaris Al-Hikam karya Ibnu Atha'illah as-Sakandari. Makam Syekh Ali bin Abdullah Baras (sering dieja Baros oleh masyarakat Indonesia) terletak di Huraidhah, Hadramaut, Yaman.# Beliau dimakamkan di wilayah yang sama dengan guru spiritualnya, yaitu Al-Habib Umar bin Abdurrahman al-Attas (penyusun Ratib al-Attas). Profil Singkat & Kaitannya dengan Ratib Al-Attas Murid Utama yang Setia: Syekh Ali bin Abdullah Baras adalah murid yang paling dekat, paling setia, dan paling lama berkhidmah (melayani) Habib Umar bin Abdurrahman al-Attas. Disebut dalam Doa Ratib: Karena kesetiaan dan derajat spiritualnya yang tinggi, nama Syekh Ali bin Abdullah Baras selalu dibaca dan dihadiahkan surah Al-Fatihah di dalam rangkaian pembacaan Ratib al-Attas di seluruh dunia. Garis Keturunan di Indonesia: Di Indonesia, salah satu tokoh nasional yang merupakan keturunan langsung (cicit) dari beliau adalah Ustaz Ahmad Haikal Hassan (Babe Haikal), yang memiliki nama lengkap Ahmad Haikal bin Hassan bin Umar bin Salim bin Ali bin Syekh Ali bin Abdullah Baras. Makam beliau hingga saat ini menjadi salah satu destinasi ziarah penting bagi para penuntut ilmu dan peziarah yang berkunjung ke kawasan lembah Hadramaut, Yaman. #islamic_video #dakwah #viralvideo #tareem #islam

About