@yuri_medieval: Even with the aventail covering the neck and shoulders, there’s often a tiny opening where the joints meet. As you can see, this gap is barely the size of a coin #knight #armour #historia #armour #medievaltiktok

yuri_medieval
yuri_medieval
Open In TikTok:
Region: BR
Tuesday 17 March 2026 00:59:36 GMT
43912
2067
20
92

Music

Download

Comments

onezlaughlin1
onezlaughlin1 :
I have a question. How likely was it to have parts of your kit falling off during combat?
2026-03-17 15:48:46
16
baysidedude
Baysidedude :
Do you thread your points through a pourpoint and the mail or just the mail? im never sure which to go with 😆
2026-05-12 17:48:44
1
arie7826
MCNUGGETNATOR_734 :
movement will counter it
2026-04-16 13:39:33
0
xx_gangstar_xx
🇳🇿Wakanda_mapper :
Who made it
2026-03-17 03:13:41
0
captainrjoor
CaptainRjoor :
Amazing armor! where did you get it from? 😁
2026-03-18 13:53:32
0
sajmonek35
Kebabitto :
LOOK AT MY REPOST
2026-03-26 05:51:17
0
iflantecs_
iFlanTecs :
Ready for suchold?
2026-03-17 07:14:37
4
rohlenthunda3
RohlenThunda :
Always gonna be gaps. Stay moving and keep the opponents at angles that his attacks only strike your covered areas.
2026-03-17 14:46:07
1
alt.rock.chad.dad
no one special :
i went without rerebraces on mine to save weight - i never get hit there anyways
2026-03-17 15:14:19
0
cypdz
𝙏𝙖𝙡𝙤𝙣 :
Use a rondel
2026-04-27 23:13:27
0
gazanmusic73
S.A.L.K.E.R :
👍👍👍👍👍👍👍🔥🔥🔥
2026-03-18 03:29:23
0
eldenringl
︎ :
😍😍😍
2026-03-17 01:07:30
0
user1121839879911
бананнннннн :
...
2026-06-23 12:14:33
0
To see more videos from user @yuri_medieval, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About