𝘽𝙞𝙯𝙯𝙚𝙩 :
Kadang capek juga ya, pura-pura kuat di depan semua orang. Ketawa seolah nggak ada beban, padahal di dalam hati lagi berisik banget. Banyak hal yang pengen diceritain, tapi nggak tau harus mulai dari mana… atau bahkan ke siapa. Lucunya, kita sering ada di tengah banyak orang, tapi tetap ngerasa sendirian.
Aku pernah mikir, apa aku yang terlalu berharap ya? Atau emang kenyataannya nggak semua yang kita perjuangkan bakal balik dengan cara yang sama. Sakitnya tuh bukan cuma karena kehilangan, tapi karena sadar… ternyata aku nggak sepenting itu buat seseorang yang selama ini aku anggap segalanya.
Hari-hari tetap jalan, waktu terus maju, tapi kenangan itu kayak nggak mau ikut pergi. Hal-hal kecil aja bisa tiba-tiba bikin ingat lagi. Lagu, tempat, bahkan suasana. Dan di situ, hati langsung sesak tanpa aba-aba.
Aku juga pernah berusaha buat biasa aja, buat bilang “ya udah lah”, tapi ternyata nggak segampang itu. Ada perasaan yang nggak bisa dipaksa hilang cuma karena kita pengen cepat sembuh. Kadang kita cuma butuh waktu… dan keberanian buat nerima kenyataan, walaupun itu pahit.
Mungkin ini semua bukan tentang siapa yang salah. Cuma tentang dua orang yang pernah dekat, tapi akhirnya harus jalan di arah yang berbeda. Dan yang paling berat, adalah belajar ikhlas tanpa harus benar-benar lupa.
Kalau dipikir-pikir, mungkin Tuhan lagi ngajarin aku sesuatu. Tentang sabar, tentang kehilangan, tentang gimana caranya tetap berdiri walaupun hati lagi runtuh. Dan mungkin… suatu saat nanti, aku bakal ngerti kenapa semua ini harus terjadi.
Untuk sekarang, nggak apa-apa kalau masih sakit. Nggak apa-apa kalau belum bisa lupa. Karena setiap luka juga punya waktunya sendiri untuk sembuh. Dan aku… masih belajar untuk itu.
2026-04-04 15:57:37