@bargainhunter04: An earring stack you NEED!! You can never go wrong with some gold hoop earrings and I love how sparkly the diamonds are!#earrings #jewelry #sparkle #14k #fyp

BargainHunter
BargainHunter
Open In TikTok:
Region: US
Friday 20 March 2026 01:05:00 GMT
21598
124
3
10

Music

Download

Comments

jesussaves589
jesussaves589 :
So pretty 💞🥰
2026-03-21 05:20:25
0
jst4gp
greeneyefoxx :
Can you please tell me the measurements on the hoops? Thank you!
2026-04-06 21:39:26
0
jeanette.jaime
MzGrumpy562 :
💋💋💋
2026-03-23 04:31:37
0
To see more videos from user @bargainhunter04, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Cara berpikir sebelum bertindak Berpikir sebelum bertindak (pause and think) adalah salah satu keterampilan hidup (life skill) paling krusial untuk mencegah penyesalan, konflik, dan keputusan impulsif. ​Berikut adalah langkah-langkah praktis dan kerangka berpikir yang bisa Anda terapkan: ​1. Gunakan Aturan 3 Detik (The 3-Second Rule) ​Saat dorongan untuk merespons atau bertindak muncul—terutama saat emosi tinggi: ​Tahan napas dan diam selama 3–5 detik. ​Beri jeda antara stimulus (pemicu) dan respon Anda. Jeda singkat ini memberi waktu bagi prefrontal cortex (bagian otak penyelesai masalah) untuk mengambil alih kendali dari amygdala (pusat emosi). ​2. Ajukan 4 Pertanyaan Filter (S.A.F.E) ​Sebelum mengambil tindakan atau mengucapkan sesuatu, saring niat Anda dengan pertanyaan-pertanyaan ini: - SebabApa alasan sebenarnya saya melakukan ini? Apakah karena logika atau emosi sesaat (marah, gengsi, takut)? - AkibatApa konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang dari tindakan ini bagi saya dan orang lain? - FaktaApakah saya sudah punya cukup data/informasi yang akurat, atau ini baru prasangka/asumsi? - EfisienApakah tindakan ini benar-benar menyelesaikan masalah atau justru menambah masalah baru? 3. Lakukan Second-Order Thinking (Berpikir Lapis Kedua) ​Kebanyakan orang hanya berpikir lapis pertama:
Cara berpikir sebelum bertindak Berpikir sebelum bertindak (pause and think) adalah salah satu keterampilan hidup (life skill) paling krusial untuk mencegah penyesalan, konflik, dan keputusan impulsif. ​Berikut adalah langkah-langkah praktis dan kerangka berpikir yang bisa Anda terapkan: ​1. Gunakan Aturan 3 Detik (The 3-Second Rule) ​Saat dorongan untuk merespons atau bertindak muncul—terutama saat emosi tinggi: ​Tahan napas dan diam selama 3–5 detik. ​Beri jeda antara stimulus (pemicu) dan respon Anda. Jeda singkat ini memberi waktu bagi prefrontal cortex (bagian otak penyelesai masalah) untuk mengambil alih kendali dari amygdala (pusat emosi). ​2. Ajukan 4 Pertanyaan Filter (S.A.F.E) ​Sebelum mengambil tindakan atau mengucapkan sesuatu, saring niat Anda dengan pertanyaan-pertanyaan ini: - SebabApa alasan sebenarnya saya melakukan ini? Apakah karena logika atau emosi sesaat (marah, gengsi, takut)? - AkibatApa konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang dari tindakan ini bagi saya dan orang lain? - FaktaApakah saya sudah punya cukup data/informasi yang akurat, atau ini baru prasangka/asumsi? - EfisienApakah tindakan ini benar-benar menyelesaikan masalah atau justru menambah masalah baru? 3. Lakukan Second-Order Thinking (Berpikir Lapis Kedua) ​Kebanyakan orang hanya berpikir lapis pertama: "Jika saya lakukan X, maka Y akan terjadi." Berpikirlah satu langkah lebih jauh: ​Lapis 1: "Kalau saya langsung menegur dia di depan umum, saya puas." ​Lapis 2 (Konsekuensi lanjutan): "Tetapi dia akan merasa dipermalukan, hubungan kerja jadi canggung, dan proyek bisa terhambat." ​4. Kenali Pemicu Emosi (Emotional Triggers) ​Anda paling rentan bertindak tanpa berpikir saat berada dalam kondisi H.A.L.T: ​Hungry (Lapar) ​Angry (Marah) ​Lonely (Kesepian/Terasing) ​Tired (Lelah) ​Tips: Hindari mengambil keputusan besar, membalas pesan penting, atau berargumen saat Anda berada dalam salah satu dari 4 kondisi di atas. ​5. Terapkan Metode Wait & Review untuk Keputusan Besar ​Untuk tindakan yang berdampak besar (seperti membeli barang mahal, mengambil proyek baru, atau keluar dari pekerjaan): ​Aturan 24 Jam / 7 Hari: Tunda tindakan selama minimal 24 jam. Jika setelah waktu tersebut dorongan dan alasannya masih rasional, barulah bertindak. ​Ringkasan Cepat #qoute #Ian #100k #beranda #fyp

About