@adv.rafael.azevedo: Cuidado ao aderir esta modalidade sem antes entender tudo que significa. Lembra que a multa de 40% não segue esta regra. #trabalho #direirov #clt #fgts #pagamento

Rafael Azevedo I Advogado
Rafael Azevedo I Advogado
Open In TikTok:
Region: BR
Friday 20 March 2026 10:55:58 GMT
19665
77
3
10

Music

Download

Comments

gabrielgomes7990
Gabriel Gomes :
Mas caso haja saldo durante esse tempo que ficar retido, quando voltar à modalidade saque rescisão, consigo retirar o valor que ficou retido?
2026-03-20 14:07:17
1
alexandre.pucoseck
Alexandre Pucoseck :
aderi o saque aniversário, porém me empreguei em outro CNPJ, então tenho outra conta de FGTS, essa nova vem normal se eu for demitido? caso só ta em saque aniversário que fiz no primeiro
2026-03-23 19:55:45
0
To see more videos from user @adv.rafael.azevedo, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KPK menggeledah kantor PT Djarum dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah, Rabu (28/10/2026). Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.
KPK menggeledah kantor PT Djarum dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah, Rabu (28/10/2026). Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai. "KPK melakukan pengembangan penyidikan perkara terkait bea dan cukai, dengan menerbitkan sprindik baru per Oktober 2026," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan. Dalam pengembangan penyidikan tersebut, penyidik KPK melakukan penggeledahan di Kantor Bea Cukai Kudus. Selain itu, tim penyidik juga menggeledah kantor PT Djarum. "Selain itu, tim juga melakukan penggeledahan di kantor PT Djarum. Saat ini penggeledahan masih berlangsung," ujar Budi. KPK sebelumnya mengusut dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai setelah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Februari lalu. Dalam kasus dugaan suap importasi barang dan gratifikasi tersebut, KPK menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Mereka adalah mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai periode 2024–Januari 2026 Rizal; Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC) Sisprian Subiaksono; serta Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasi Intel DJBC) Orlando. Tersangka lainnya yakni Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray Andri, pegawai Ditjen Bea dan Cukai Budiman Bayu Prasojo, pemilik PT Blueray John Field, serta Manajer Operasional PT Blueray Dedy Kurniawan. Sc cnbc Indonesia

About