@brutafrique: 🇨🇮🇨🇦 Au Canada, Guy Kwadjo Kouassi est accusé d’avoir blanchi des fonds pour un réseau criminel ouest-africain spécialisé dans les arnaques amoureuses. Selon l’enquête, il aurait reçu des centaines de virements et utilisé un système informel de transfert pour dissimuler l’origine de l’argent. On te raconte.

Brut. Afrique
Brut. Afrique
Open In TikTok:
Region: CF
Friday 20 March 2026 22:00:00 GMT
675887
45589
645
7867

Music

Download

Comments

nougnala1
𝗔𝘂𝘁𝗵𝗲𝗻𝘁𝗶𝗰 𝗚𝘂𝘆 :
Moi je suis pas convaincu de la version de l'état canadien.
2026-03-20 23:07:07
1502
vierge221
LUNA🦋🫧🥥 :
Eeeh baoulé 💔😭
2026-03-21 10:31:28
1002
aya.kouame225
La💸belle🫦Aya💣225💍 :
Mais où est le mal ?
2026-03-21 11:13:16
280
kingsane25
𝓚𝓲𝓷𝓰 𝓢𝓪𝓷𝓮́👑🐘🍁 :
À parti d’aujourd’hui je suis Malien
2026-03-21 04:29:31
416
gourosimple
Olivier🍆 :
Je suis sénégalais dit merci
2026-03-20 23:33:02
256
moi_ou_rien
moi_ou_rien :
Ehhhh kouadio tu as fait quoi comme ça 😩💔💔
2026-03-20 23:11:11
472
charleskayla0
Raphaël 🇨🇮🇨🇮🇨🇮 :
et dieu pourquoi toujours nous
2026-03-21 14:12:06
212
ivoirien014
Misha lachinoise ❤️🇨🇮 :
on peut dire quoi lala
2026-03-21 03:45:02
354
grasso_1
Grasso💗 :
Vous gâtez notre nom deh😭😭
2026-03-20 23:36:59
85
evamulambay
Eva D.M :
malheureusement je suis congolais
2026-03-21 03:10:43
78
skam.62
SKAM.OG :
Donc les citoyens n'ont plus le droit d'échanger des devises entre eux ?
2026-03-21 12:08:14
76
the.pression777
The.pression777 :
Encore nous 😭
2026-03-20 23:32:19
110
isralamagie
Israël la magie 1⚔️ :
ou est le mal je travaille au Canada je ne peux pas envoyé mon argent à mes parents
2026-03-21 08:23:57
34
miniprixfripfrance
MiniPrix Frip France 🇨🇮🇫🇷 :
Mon cher je suis sénégalaise je m’appelle anta mbaye
2026-03-21 09:44:01
27
susieofficiel
Eliade🇨🇲♥️ :
2026-03-21 12:50:42
15
evie_rovan
evie_rovan :
Eh tonton 😭notre nom est déjà gâté heeee
2026-03-20 23:44:35
77
plafondnoit
Nuitclair🪙⚙️ :
🤷🏽‍♂️je comprends plus rien par rapport au transfert d’argent ou es le mal
2026-03-21 12:19:06
23
nianephenix225
Nianephénix :
2026-03-22 21:31:30
5
bronze.cline
🎀Neÿ♌️Neÿ💕🎀⚔️🍓🇨🇮🇬🇭 :
Mais où est le mal
2026-03-21 13:50:42
19
yoanabodyspam
yoanabodyspam :
Tchie arrêtez ??????????
2026-03-21 00:57:21
39
mrduwouari
catch_me_iyc⭐️🇨🇮⭐️🇧🇯⭐️🐧 :
2026-03-21 12:37:50
6
ib..ib0
ib..ib0 :
Heeeeeeee 💔
2026-03-20 23:17:29
36
To see more videos from user @brutafrique, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

🌊 KRONOLOGI BENCANA BESAR DI NEPAL — 26–28 AGUSTUS 2026 Apa yang sebenarnya terjadi di wilayah perbatasan Nepal–Tibet? Pada 26 Agustus 2026, sebuah bagian besar gletser di kawasan Himalaya mengalami keruntuhan. Runtuhan es dan batu dalam jumlah sangat besar kemudian meluncur ke lembah dan masuk ke aliran Lhende Khola. 💥 1. Gletser runtuh Material berupa es, batu, lumpur, dan puing bergerak dengan kecepatan sangat tinggi menuruni lembah. 🌊 2. Terjadi aliran debris yang sangat besar Campuran air, es, batu dan lumpur berubah menjadi arus deras yang menghantam sungai dan wilayah di sekitarnya. 🏔️ 3. Aliran masuk ke sistem Sungai Bhote Koshi Arus kemudian bergerak menuju Bhote Koshi dan selanjutnya memengaruhi Sungai Trishuli. Dalam waktu sekitar 30 menit, permukaan Sungai Trishuli dilaporkan dapat naik hingga sekitar 9 meter. 🏚️ 4. Infrastruktur dan permukiman hancur Jembatan, jalan, rumah, fasilitas listrik, proyek pembangkit listrik, serta kawasan perbatasan ikut diterjang material banjir dan longsoran. Salah satu kawasan yang mengalami kerusakan sangat parah adalah Gyirong Port, jalur penting antara Nepal dan Tibet. ⚠️ 5. Muncul ancaman kedua Material longsoran kemudian membendung aliran sungai dan membentuk danau bendungan alami (debris-dammed lake). Ini bukan bendungan beton seperti bendungan pembangkit listrik, melainkan tumpukan batu, tanah, es, dan material longsoran yang secara alami menghalangi aliran air. 💧 6. Air terus memenuhi danau tersebut Karena air terus masuk sementara alirannya terhambat, permukaan danau meningkat. Pada 28 Agustus, laporan menyebut danau tersebut mulai meluap, sehingga muncul kekhawatiran akan terjadinya banjir bandang susulan. Operasi penyelamatan bahkan sempat dihentikan sementara dan masyarakat diarahkan menuju tempat yang lebih tinggi. 🚨 Jadi, sebenarnya ada dua bahaya: Pertama: runtuhnya gletser → longsoran es & batu → debris flow → banjir bandang. Kedua: material longsoran membendung sungai → terbentuk danau → air terus naik → danau meluap → berpotensi menyebabkan banjir susulan. Peristiwa ini menunjukkan betapa berbahayanya kondisi lingkungan di kawasan Himalaya. Para ilmuwan juga sedang meneliti bagaimana pemanasan global, pencairan gletser, dan perubahan kondisi pegunungan dapat meningkatkan risiko kejadian seperti ini. Namun, hubungan langsung perubahan iklim dengan kejadian spesifik ini masih terus diteliti. Dan yang paling mengkhawatirkan: bencana ini belum sepenuhnya berakhir. Selama danau yang terbentuk akibat longsoran masih berpotensi meluap atau mengalami keruntuhan, wilayah di sepanjang aliran sungai tetap menghadapi risiko banjir dan longsor susulan. 🇳🇵 Semoga seluruh korban yang masih hilang segera ditemukan dan masyarakat yang terdampak diberikan keselamatan. #nepal  #safenepal
🌊 KRONOLOGI BENCANA BESAR DI NEPAL — 26–28 AGUSTUS 2026 Apa yang sebenarnya terjadi di wilayah perbatasan Nepal–Tibet? Pada 26 Agustus 2026, sebuah bagian besar gletser di kawasan Himalaya mengalami keruntuhan. Runtuhan es dan batu dalam jumlah sangat besar kemudian meluncur ke lembah dan masuk ke aliran Lhende Khola. 💥 1. Gletser runtuh Material berupa es, batu, lumpur, dan puing bergerak dengan kecepatan sangat tinggi menuruni lembah. 🌊 2. Terjadi aliran debris yang sangat besar Campuran air, es, batu dan lumpur berubah menjadi arus deras yang menghantam sungai dan wilayah di sekitarnya. 🏔️ 3. Aliran masuk ke sistem Sungai Bhote Koshi Arus kemudian bergerak menuju Bhote Koshi dan selanjutnya memengaruhi Sungai Trishuli. Dalam waktu sekitar 30 menit, permukaan Sungai Trishuli dilaporkan dapat naik hingga sekitar 9 meter. 🏚️ 4. Infrastruktur dan permukiman hancur Jembatan, jalan, rumah, fasilitas listrik, proyek pembangkit listrik, serta kawasan perbatasan ikut diterjang material banjir dan longsoran. Salah satu kawasan yang mengalami kerusakan sangat parah adalah Gyirong Port, jalur penting antara Nepal dan Tibet. ⚠️ 5. Muncul ancaman kedua Material longsoran kemudian membendung aliran sungai dan membentuk danau bendungan alami (debris-dammed lake). Ini bukan bendungan beton seperti bendungan pembangkit listrik, melainkan tumpukan batu, tanah, es, dan material longsoran yang secara alami menghalangi aliran air. 💧 6. Air terus memenuhi danau tersebut Karena air terus masuk sementara alirannya terhambat, permukaan danau meningkat. Pada 28 Agustus, laporan menyebut danau tersebut mulai meluap, sehingga muncul kekhawatiran akan terjadinya banjir bandang susulan. Operasi penyelamatan bahkan sempat dihentikan sementara dan masyarakat diarahkan menuju tempat yang lebih tinggi. 🚨 Jadi, sebenarnya ada dua bahaya: Pertama: runtuhnya gletser → longsoran es & batu → debris flow → banjir bandang. Kedua: material longsoran membendung sungai → terbentuk danau → air terus naik → danau meluap → berpotensi menyebabkan banjir susulan. Peristiwa ini menunjukkan betapa berbahayanya kondisi lingkungan di kawasan Himalaya. Para ilmuwan juga sedang meneliti bagaimana pemanasan global, pencairan gletser, dan perubahan kondisi pegunungan dapat meningkatkan risiko kejadian seperti ini. Namun, hubungan langsung perubahan iklim dengan kejadian spesifik ini masih terus diteliti. Dan yang paling mengkhawatirkan: bencana ini belum sepenuhnya berakhir. Selama danau yang terbentuk akibat longsoran masih berpotensi meluap atau mengalami keruntuhan, wilayah di sepanjang aliran sungai tetap menghadapi risiko banjir dan longsor susulan. 🇳🇵 Semoga seluruh korban yang masih hilang segera ditemukan dan masyarakat yang terdampak diberikan keselamatan. #nepal #safenepal

About