@ngauhungreviu: Mời cả nhà ăn sáng Cháo Bột Hành Ném #chaobothanh #banhcanhcaloc #chaobotcaloc #dacsanquangtri #ngauhungreviu

Ngẫu Hứng Rè Viuu
Ngẫu Hứng Rè Viuu
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 21 March 2026 04:36:51 GMT
4571865
85581
6003
242381

Music

Download

Comments

._ken_
Ken :
Nhìn tô cháo là t muốn vào viện rồi đấy
2026-03-22 00:31:59
15353
ngdinhduy2807
Nguyễn Đình Duyy 👀 :
rắc thêm tí cháo là vừa 😁
2026-03-22 06:08:03
6109
meobel._3
tồi nhưng không tệ :
t ăn dc hành mà nhìn tô đó còn sợ nữa…
2026-03-22 17:06:12
1610
quinhanhhh1210
em gái chịu đau quá dử :
phản cảm vc
2026-03-22 05:25:52
3811
datdinhtien6
Tiến Đạt :
Team thích ăn hành 😁😁😁
2026-03-22 01:58:50
265
anh.rong.vn
anh rồng :
Ăn cái tô xong cái cánh bốc khói😂😂
2026-03-22 01:11:25
665
quynhhuong00k
Cún Ơiii :
Má ơi , t nhìn là t thấy buồn nôn thiệt lun
2026-03-22 08:16:54
139
yinggg.t
Chen.Yq :
Không ăn được hành auto " 😖"
2026-03-22 16:33:32
5
phanquybao1233
Gloomii :
tr ơi ăn xog cái là thơm nách nhất trg
2026-03-23 13:17:56
9
n_huy266
NHƯ ITALIA 🐉 :
Team k ăn hành nhìn nổi da gà( xin những cánh tay ạ) 😅😬😬😬😬😬
2026-03-23 16:29:49
18
_hwhwyd_
my my là mặt trời nhỏ :
còn bỏ thêm dô chi v má😇💔
2026-03-23 05:24:11
7
dngm_9
dn :
ăn đc hành nhìn còn hãi:))
2026-03-24 14:16:27
5
huy.nguyn71946
Huy Nguyễn :
Tem nghiện hành nhìn đã thấy kết rồi 😌
2026-03-27 13:36:00
8
ar1ez_z
🐻‍❄️«Rigel»❄️ :
ăn cũng phải lo cho cái nách chứ ạ😔
2026-03-23 14:24:53
9
duyenxu2008
🐣🐣🐣 :
Ăn xong hôi nách hôi miệng online luôn
2026-03-22 15:03:12
7
hnhuw027
vì tôi là đứa trẻ nổi loạn :
team k ăn hành đâu r😅
2026-03-24 05:21:56
6
xthnhh26
hanhnt🌱 :
biết ăn hành mà nhìn cái tô vẫn sợ
2026-03-22 13:29:07
9
thw_hoaii08
Người 6 nết 7🧟 :
Nách t ngày hôm đấy🌞
2026-03-22 14:13:25
5
nguoisongbinhyen_2k15
bống iu phone🐟🐼 :
nhìn cái tô cháo t muốn ói luôn á
2026-03-25 13:45:45
5
_zinx
bồ t tên Ý NHƯ 🕷️🕸️ :
ăn hành sao cho nhiều cháo v ạh?
2026-03-25 14:15:44
358
ancutgfd
ancut :
s ăn hành mà cho nhiều cháo thế
2026-03-23 01:16:34
17
dng.thy111
Dương Thùy 👾 :
Ko ăn đc hành khi thấy video này 🫠
2026-03-23 13:14:15
10
nguyn.n708
Bunny nguỹn 🐰 :
Ôi t cực thích ăn hành😭
2026-03-22 07:09:21
8
nihnzz_
N :
Quá nhiều thực vật hách nôi
2026-03-23 07:16:40
95
yllazi1
Uyên :
Rồi có biết phân biệt hành vs hẹ ko? Trong tô đó 2 phần hành 8 phần hẹ
2026-03-22 04:28:16
309
To see more videos from user @ngauhungreviu, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Selasa, 2 Juni 2026, Ruang sidang Cakra Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya kembali bergema dari sebuah pengakuan  mengejutkan datang dari saksi Dian Vivit Pahalaningrum, mantan istri Terdakwa Yunus Mahatma selaku Direktur RSUD dr. Harjono S Ponorogo, dalam sidang perkara korupsi suap dan gratifikasi yang berawal dari tangkap tangan atau OTT KPK pada 7 November 2025 lalu.  Dalam sidang kali ini, JPU KPK menghadirkan tujuh orang saksi, dua diantaranya untuk pertama kalinya yaitu  Dian Vivit Pahalaningrum,dan Catur Heriyawan (Bagian Hukum Pemkab Ponorogo). Lima saksi lainnya yakni Herry Sutrisno, Imam Basori, Suko Widodo, Arief Kurniawan, dan Arief Pujiana, dihadirkan untuk kedua kalinya untuk Tiga terdakwa, diantaranya Sugiri Sancoko selaku Bupati Ponorogo, Agus Pramono selaku Sekda, dan Yunus Mahatma selaku Direktur RSUD dr Harjono S Ponorogo yang hadir langsung dengan didampingi Tim Advokat atau Penasehat Hukum-nya masing-masing   Persidangan diketuai Majelis Hakim I Made Yulianda, SH., MH dengan dibantu dua hakim anggota, Manambus Pasaribu, SH., MH. dan Lujianto, SH., MH. (Ad Hoc) Serta Panitera Pengganti (PP) Gunung Harta: Dari BMW hingga Ribuan Meter Tanah Di hadapan Majelis Hakim, Dian Vivit Pahalaningrum, secara terbuka mengakui bahwa barang bukti yang disita KPK adalah milik mantan suaminya, diantaranya : * 2 Unit Mobil Mewah: Rubicon dan BMW. * Puluhan Sepeda Gunung Bermerek:  * Puluhan cincin logam mulia (emas dan berlian). * Beberapa Jam Tangan Mewah *   14 Properti berupa : Apartemen, beberapa unit rumah di Ponorogo, Madiun, dan Surabaya, serta tanah seluas puluhan hingga ribuan meter persegi. Dian menjelaskan bahwa dari beberapa unit rumah, empat di antaranya atas namanya sendiri, tujuh atas nama Yunus Mahatma dan sisanya tidak diketahui.
Selasa, 2 Juni 2026, Ruang sidang Cakra Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya kembali bergema dari sebuah pengakuan mengejutkan datang dari saksi Dian Vivit Pahalaningrum, mantan istri Terdakwa Yunus Mahatma selaku Direktur RSUD dr. Harjono S Ponorogo, dalam sidang perkara korupsi suap dan gratifikasi yang berawal dari tangkap tangan atau OTT KPK pada 7 November 2025 lalu. Dalam sidang kali ini, JPU KPK menghadirkan tujuh orang saksi, dua diantaranya untuk pertama kalinya yaitu Dian Vivit Pahalaningrum,dan Catur Heriyawan (Bagian Hukum Pemkab Ponorogo). Lima saksi lainnya yakni Herry Sutrisno, Imam Basori, Suko Widodo, Arief Kurniawan, dan Arief Pujiana, dihadirkan untuk kedua kalinya untuk Tiga terdakwa, diantaranya Sugiri Sancoko selaku Bupati Ponorogo, Agus Pramono selaku Sekda, dan Yunus Mahatma selaku Direktur RSUD dr Harjono S Ponorogo yang hadir langsung dengan didampingi Tim Advokat atau Penasehat Hukum-nya masing-masing Persidangan diketuai Majelis Hakim I Made Yulianda, SH., MH dengan dibantu dua hakim anggota, Manambus Pasaribu, SH., MH. dan Lujianto, SH., MH. (Ad Hoc) Serta Panitera Pengganti (PP) Gunung Harta: Dari BMW hingga Ribuan Meter Tanah Di hadapan Majelis Hakim, Dian Vivit Pahalaningrum, secara terbuka mengakui bahwa barang bukti yang disita KPK adalah milik mantan suaminya, diantaranya : * 2 Unit Mobil Mewah: Rubicon dan BMW. * Puluhan Sepeda Gunung Bermerek: * Puluhan cincin logam mulia (emas dan berlian). * Beberapa Jam Tangan Mewah * 14 Properti berupa : Apartemen, beberapa unit rumah di Ponorogo, Madiun, dan Surabaya, serta tanah seluas puluhan hingga ribuan meter persegi. Dian menjelaskan bahwa dari beberapa unit rumah, empat di antaranya atas namanya sendiri, tujuh atas nama Yunus Mahatma dan sisanya tidak diketahui. "Empat atas nama saya," katanya sambil memperhatikan bukti sitaan dilsyar Namun, ada kejanggalan saat ditanya tentang mobil Jeep Rubicon. Dian Vivit Pahalaningrum mengklaim mobil itu dibeli Yunus Mahatma pada tahun 2021-2022 dan statusnya belum lunas. "Seingat saya itu dibeli tahun 2021-2022 dan belum lunas," ucapnya. Ia juga mengaku tidak mengetahui detail seluruh sepeda dan perhiasan karena mereka sudah lama "pisah tidur". Majelis Hakim menegur keras agar saksi jujur. "Kami minta supaya saksi jujur. Kalau memang itu berkaitan dengan perkara ini, kami akan bersikap tegas. Kalau memang ada bukti silahkan tunjukan," tegas Ketua Majelis Hakim. Ketika JPU memperlihatkan di layar berupa dokumen deposit atas nama Yunus Mahatma bernilai miliaran rupiah, Dian juga mengakui atas nama Yunus Mahatma Drama Rumah Tangga & Selingkuh Ketua Majelis Hakim kemudian menggali latar belakang hubungan mereka, bukan untuk mencampuri urusan pribadi, melainkan untuk menguji integritas ASN. "Kami bukan mencampuri urusan rumah tangga saudara tapi ini menyangkut integritas ASN," ucap Ketua Majelis Hakim. Dian mengungkapkan bahwa rumah tangga mereka retak akibat perselingkuhan. "Kami sudah lama pisah tidur. Sering bertengkar. Puncaknya tahun 2023-2024. Bercerai tahun 2026," jawabnya. Saat ditanya apakah ada pihak ketiga, ia menjawab tegas, "Ya." Bom Waktu: Jejak Mobil Ipong Muchlissoni & Deposito Rp15 Miliar Di balik pengakuan Dian Vivit, sumber terpercaya BERITAKORUPSI.CO melempar informasi yang kontradiktif dan jauh lebih berbahaya bagi Yunus Mahatma. Sumber membantah klaim Retno soal tahun pembelian mobil Rubicon. "Itu (Dian Vivit Pahalaningrum) bohong, bukan dibeli tahun 2021 tapi 2024. Itu awalnya miliknya Ipung (Drs. H. Ipong Muchlissoni, mantan Bupati Ponorogo 2016-2021), lawan Sugiri Sancoko saat Pilbup Ponorogo di Pilkada tahun 2024. Mobil itu dijual ke Mahatma (Yunus Mahatma)," ungkap sumber saat sidang diskors. Jika benar, transaksi jual beli mobil antara mantan rival politik (lingkaran Ipong) dengan Direktur RSUD (lingkaran Sugiri/Yunus) bisa menjadi indikasi aliran dana politik atau pencucian uang yang lebih kompleks? Ikuti dan baca di ⤵️ 🌎 beritakorupsi.co #ponorogo24jam #kpk #news #tiktoknews #fyp

About