@cocon8636: Mấy anh em công sở thì hiểu làm saoo được cái ảnh bếp 10h nghỉ 9h58 khách vào nó uất như thế nào :))) 💁#chef

Cò Con ⛓️‍💥
Cò Con ⛓️‍💥
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 22 March 2026 14:18:02 GMT
15959
412
11
30

Music

Download

Comments

saobang2069
Nguyễn Quyên Shop :
cố lên nhé bạn
2026-03-23 00:12:23
2
hunhiphi
Hiepp Hung :
qua bên hoàng mai lm đi anh
2026-05-06 13:00:01
0
_q.vawnhuan.2506
van huan. :
Làm chỗ nào vậy cheff ơi
2026-03-22 14:27:58
1
sy.long1
Sy Long :
Ok Em
2026-05-22 10:42:29
0
ducwthone
Thọ :
Cay a nhề
2026-03-23 04:28:35
1
mnh.h600
Manjhhfa028 :
12h nghỉ là 11h 30 về rồi
2026-03-23 20:41:25
1
hanhtruongthoitrang
Chanh 💚Shop :
ối giời
2026-03-23 05:39:11
1
vanphi36ss
Hoàng Phi :
sang cam làm giàu thì qua đây làm cùng em nha anh🤣🤣
2026-03-22 14:53:54
0
To see more videos from user @cocon8636, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menutup aktivitas pabrik pengolahan limbah aluminium foil di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/7/2026). Penyegelan tersebut lantaran perusahaan tersebut diduga telah melakukan pencemaran lingkungan sejak tahun 2024. Penindakan tegas itu dilakukan setelah KLH menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas pembakaran limbah yang diduga mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan warga sekitar.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menutup aktivitas pabrik pengolahan limbah aluminium foil di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/7/2026). Penyegelan tersebut lantaran perusahaan tersebut diduga telah melakukan pencemaran lingkungan sejak tahun 2024. Penindakan tegas itu dilakukan setelah KLH menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas pembakaran limbah yang diduga mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan warga sekitar. "Kegiatan ini kami duga sudah berlangsung sejak 2024 dan dilakukan oleh Saudara S melalui badan usaha CV TL," kata Direktur Pengaduan dan Pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup, Ardyanto Nugroho. Saat menyidak lokasi, Tim KLH menemukan indikasi kuat adanya pencemaran udara dari aktivitas pembakaran limbah aluminium foil. Diduga aktivitas tersebut telah berlangsung sejak 2024. Menurut Ardyanto, pelaku usaha mengumpulkan limbah berupa saset bekas makanan dan kemasan sejenis untuk dibakar guna memisahkan lapisan aluminium foil dari material lainnya. Aluminium hasil pembakaran kemudian dilebur menjadi batangan atau ingot untuk dipasarkan. Namun, proses tersebut diduga dilakukan tanpa pengelolaan lingkungan yang memadai sehingga menimbulkan pencemaran. Berdasarkan hasil verifikasi lapangan selama beberapa hari terakhir, KLH menemukan indikasi pencemaran udara serta potensi pencemaran tanah dan air di sekitar lokasi. "Kami melihat kegiatan ini dapat berdampak kepada masyarakat berupa penyakit infeksi saluran pernapasan akut. Dalam jangka panjang, aktivitas tersebut juga berpotensi meningkatkan risiko kanker," ungkapnya. Sebagai langkah awal penegakan hukum, KLH memerintahkan seluruh aktivitas pembakaran limbah dihentikan hingga proses penyelidikan selesai. "Hari ini kami memerintahkan pelaku usaha untuk berhenti melakukan pembakaran. Selanjutnya akan kami proses sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Ardyanto. Tak berhenti pada penyegelan pabrik, KLH juga akan menelusuri rantai pasok limbah yang digunakan sebagai bahan baku. Sejumlah produsen yang diduga memasok limbah saset ke lokasi tersebut akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

About