Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@igb_model_rc: #excavator #rc #lesu #lesu960 #bagger
IgB_model_rc
Open In TikTok:
Region: DE
Monday 23 March 2026 20:28:30 GMT
1990
114
4
1
Music
Download
No Watermark .mp4 (
2.88MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
2.88MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
Lola_Lago :
👌👌👌👌👌
2026-03-23 21:14:36
1
PK_Modellbau :
🤩🤩🤩
2026-03-23 22:30:30
1
der Velberter :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩
2026-03-23 21:09:47
1
Ambroziu Marchis :
💪💪💪
2026-04-11 00:45:48
1
To see more videos from user @igb_model_rc, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Pov: "nikah sama crush sendiri" pukul 10.11 malam, Jake belum pulang ke rumah. Malam sudah cukup larut, suasana rumah juga sepi, hanya suara jam dinding yang terdengar pelan dari ruang tengah. Tapi kamu masih belum tidur. Sejak tadi kamu mondar-mandir di sekitar meja, menunggu dia pulang karena ada satu hal yang ingin kamu tanyakan. Di atas meja ruang tengah, sudah ada banyak sekali paperback yang tersusun rapi. Dari luar memang terlihat seperti paket biasa, tapi isinya sukses bikin kamu gelisah sejak sore tadi. Saat suara pintu utama terbuka, kamu yang sedari tadi menunggu langsung berdiri dan berjalan cepat ke arah depan. Baru sampai di dekat pintu, Jake masuk sambil melepas langkah panjangnya. Tanpa banyak bicara, dia langsung melempar jas ke arahmu begitu saja. "Ngapain belum tidur?" tanyanya sambil melepas sepatu, bahkan tanpa menatapmu. Kamu refleks menangkap jas itu dengan gugup. "A-anu…" Padahal dari tadi kamu sudah latihan ngomong sendiri di ruang tengah, tapi begitu orangnya datang dan berdiri di depan mata, semua kata yang sudah disusun langsung buyar begitu saja. Jake akhirnya menoleh. Tatapannya singkat, tapi cukup bikin kamu makin salah tingkah. Dia mengernyit saat melihat wajahmu yang mulai merah karena bingung harus mulai dari mana. "Ayo ke kamar." "Hah?!" kamu refleks teriak cukup keras. Jake langsung melotot kaget karena teriakanmu. "Kenapa sih?!" katanya dengan nada tinggi. "A-ah… maaf, aku cuma kaget" kamu menggaruk kepala sambil tersenyum canggung. "Kaget? Yang ada lo yang ngagetin." Kamu langsung menunduk malu. Jas miliknya masih kamu pegang erat di tangan seperti tameng penyelamat. "Maksudnya ke kamar masing-masing" Jake menghela napas kasar, lalu berjalan melewatimu menuju ruang tengah. Langkahnya terhenti saat melihat meja yang penuh paperback itu. Tatapannya berpindah dari meja ke arahmu. "Itu apa?" Kamu ikut menoleh ke arah meja. "Bukannya… itu dari kamu?" "Dari gue?" Jake mengernyit bingung. "Iya, makanya aku nungguin kamu. Mau nanya kenapa kasih aku beginian." Jake terdiam beberapa detik. Ekspresinya sama sekali tidak terlihat seperti orang yang sedang bercanda. "Gue gak ada beliin lo barang beginian. Emang lo pernah gue kasih barang mewah kayak gini? Gak kan?" Kamu ikut terdiam. Ucapan Jake memang ada benarnya juga. Selama ini dia bukan tipe orang yang suka memberi hadiah, apalagi barang mahal tanpa alasan. Jadi kalau dipikir-pikir, aneh juga kalau tiba-tiba dia membeli semua ini. "Kalau bukan dari kamu… terus dari siapa?" tanyamu pelan. Jake menggeleng. "Emang isinya apaan?" Dia melangkah mendekati meja dan hendak membuka salah satu paperback. Kamu yang melihat itu langsung panik. Dengan cepat kamu menarik tangannya sebelum sempat membuka bungkusnya. "E-eh, jangan!" Jake berhenti. Tatapannya turun ke tanganmu yang masih memegang pergelangannya. Lalu perlahan menatap wajahmu penuh tanya. "Kenapa?" Merasa jarak kalian terlalu dekat kamupun melepas pegangannya dan sedikit menjauh. Kamu bingung harus jawab apa, awalnya kamu memang pengen nanyain tentang ini, tapi karna kata Jake ini bukan darinya kamu malah makin ragu. Belum sempat bicara lagi, handphone Jake berbunyi. "Bentar." "I-iya." Ucapmu gugup. Memang kalau sedang berhadapan dengannya, kamu sering sekali mendadak gagap. Entah kenapa, walaupun sekarang status kalian sudah menikah, rasa canggung itu tetap muncul begitu saja. Ya wajar sih. Dia dulunya crush kamu waktu SMA. Lalu tanpa angin tanpa hujan, tiba-tiba kalian dijodohkan. Jake mengangkat telepon. "Apa?" Katanya. Kamu menoleh ke arahnya dengan ekpresi penasan. "Dipake ya, awas kalo gak." ucap suara di seberang telepon. "Iya bun," Kamu langsung mengernyit. Bun? Jake mematikan telepon, lalu menghela napas pelan seolah sudah tahu bakal ditanyain. "Itu… siapa?" tanyamu canggung. "Bunda gue," jawabnya datar. Kamu terdiam beberapa detik, otakmu mencoba mencerna semuanya. "Katanya baju tidur, emang iya?" "I-iya baju tidur." "Terus kenapa tadi lo ngelarang gue buat buka?" lanjut di komen #pov #enhypenedit #jake #jakepov #fyp
Niatnya mau cari film horor, pulangnya malah kepikiran satu hal: seberat apa pun hidup, ayah tetap harus jadi tempat pulang buat anaknya #FilmMunafik #MunafikMelawanIblis #MunafiknyaIndo #BahayaJadiMunafik #AryaSaloka
Reminiscing on this studio apartment, Airbnb design project. #studioapartment #homedecor #beforeandafter #airbnb #eclecticdecor
Se eu fosse eleito presidente. #caveira #trump #eleicoes
Simple & decent outfits for casual wear ❣️ #tiktokcreatorsearchinsightsincentive #TikTokFashion #viral #fyp #outfit
มีอันจะกิน ร้านอาหารอร่อยฟิลดี ริมแม่น้ำปิงเชียงใหม่ ##รีวิวร้านอาหารเชียงใหม่##ร้านอาหารเชียงใหม่##ร้านอาหารดังเชียงใหม่##มีอันจะกิน##meeanjakin@มีอันจะกิน - Mee An Ja Kin
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy