@ikiatok01: se keren ini mbleng #beam #light #fullcolor #fyp

PAIJO LIGHTING
PAIJO LIGHTING
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 24 March 2026 02:46:49 GMT
5227278
159806
2776
185399

Music

Download

Comments

lelsss2206
lelsss2206 :
coachella
2026-04-16 08:44:44
33744
bagsssssssssssssssss
bagus :
Tetangga gua nyetelin mulu lagu beginian anj pusing gua
2026-04-18 00:52:07
25355
anipside
aniiippp :
kajatan warehouse project
2026-06-03 12:45:38
0
kapten_388
job13 :
tetangga nya
2026-04-17 06:28:42
5473
luxchenzzz
Lᴜxᴄʜᴇɴᴢ :
siapa tetangga yg g beruntung ituuuu 😭
2026-04-22 13:43:37
4115
ennvy16
Xag :
pakek headset aja bang. udah dugem sendiri enak. kayak gini berisik.
2026-04-19 08:40:28
2051
jiyuhoshii
NOIR :
Hiburan kampung
2026-05-16 20:00:34
67
pgn93
syam :
siapa tetangga yg gak beruntung itu😭
2026-05-08 23:31:45
104
idonngs
bananamilk :
Dugem kecil” lan
2026-06-02 22:15:12
7
snowyrain.u
snowy is here :
amit amit
2026-05-22 23:58:47
7
bahryxbt
BahryXBT :
yuk open donasi buat tetangga nya agar bisa pindah dan beli rumah baru
2026-05-23 21:11:25
25
syahyanggg
syahlalala :
anti kritik bgt
2026-05-21 00:49:09
69
piyakimut
phi perth yunai a? :
brisik.
2026-05-29 08:26:50
9
forryou91
￴￴ :
tetangga yg lgi sakit gigi
2026-05-30 01:30:03
5
4notherkeiiy
keiy :
apa kerennya njir
2026-04-21 05:02:15
308
storyrand_
Storyrand_ :
huuuuugggghh cuiiihhh
2026-05-09 21:34:03
40
abcdhaaaaaa
shall👾 :
lighting serius sound misterius😵‍💫
2026-03-24 14:21:50
2628
To see more videos from user @ikiatok01, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About