@horror.media1: Pukulan Jab Kiri Untuk Kuntilanak Cabul‼️👻 Libur Idul Fitri tahun itu terasa begitu menenangkan. Aku pulang ke rumah ibu di Sukabumi. Seharian aku habiskan dengan berjalan-jalan, menikmati udara dingin khas pegunungan dan pemandangan hijau yang memanjakan mata. Malamnya, sekitar pukul 20.00, tubuhku terasa lengket. Aku memutuskan mandi di kamar mandi belakang—tempat yang sejak dulu selalu terasa sedikit… berbeda. Lampunya redup. Dindingnya lembap. Dan ada satu jendela kecil yang langsung menghadap ke kebun gelap di belakang rumah. Begitu masuk, perasaanku langsung tidak enak. Seperti… ada yang ikut masuk bersamaku. Air pegunungan mengalir melalui paralon ke dalam bak mandi. Lalu terdengar suara lirih. “Hihihihiii…” Aku membeku sejenak. Pelan-pelan aku berbisik dalam hati, “Sora naon ieu? Kunaon karasa anéh kieu…?” Aku menoleh ke arah jendela. Kosong. Aku mencoba mengabaikannya dan mulai mandi. Tapi suara itu kembali terdengar—lebih jelas, lebih dekat. “Hihihihiii…” Kali ini aku kesal. Dengan emosi, aku pukulkan gayung ke dinding. BRAK! Suara itu langsung berhenti. Sunyi. Namun firasatku semakin kuat—sumbernya dari jendela itu. Aku melangkah mendekat, perlahan… menahan napas. Dan di situlah aku melihatnya. Sebuah kepala melayang di balik jendela. Rambut panjang berantakan. Kulit pucat. Dan mata kosong yang menatap lurus ke arahku. Kepala kuntilanak. Senyumnya perlahan melebar. “Hihihihiii…” Alih-alih mundur, rasa kesal justru memuncak. Aku meletakkan gayung di bak mandi, mengepalkan tangan. Dalam hati aku berkata, “Dasar jurig cabul, ngintip jelema keur mandi!” “Rasakeun ieu! Dahar ieu pukulan!” Tanpa ragu— BUK! Tinjuanku menghantam wajahnya. Sentuhannya terasa nyata. Dingin. Lembek. Tapi nyata. Kuntilanak itu menjerit keras. “KIIIAAAAAAAAKKK!!!” Aku maju setengah langkah, menatap tajam ke arah jendela sambil berbisik dalam hati, “Indit! Ulah ganggu abdi! Abdi boga Gusti… abdi teu sieun!” Wajahnya berubah mengerikan, matanya melotot, lalu dalam sekejap— menghilang. Lenyap begitu saja dari balik jendela. Kamar mandi kembali sunyi. Hanya suara napasku yang tersisa. Aku terdiam sebentar… lalu tersenyum kecil. “Ganggu jelema mandi wae…” gumamku dalam hati. Dan seperti tidak terjadi apa-apa, aku melanjutkan mandiku. ⸻ Pesan: Rasa takut sering kali lebih kuat dari makhluk yang kita takuti. Padahal, manusia diciptakan lebih sempurna. Jadi… jangan mudah gentar. Kadang yang mereka butuhkan hanya satu hal— rasa takut kita. Kalau kamu suka cerita-cerita horor seperti ini dan vibe gelap penuh misteri… coba deh mampir ke showcase akun ini 👇 Ada berbagai item bernuansa horror gothic yang unik, estetik, dan bikin auramu makin beda. Siapa tahu… ada yang “memanggil” kamu 😉 👉 Langsung cek, lihat-lihat, dan pilih yang paling cocok buat kamu. Jangan sampai kehabisan! #horrormedia #horrorstory #horrortiktok #kuntilanak #aukabumi
Horror Media
Region: ID
Tuesday 24 March 2026 13:56:41 GMT
Music
Download
Comments
Zorah Magdaros :
😂😂😂
2026-03-24 16:32:30
1
To see more videos from user @horror.media1, please go to the Tikwm
homepage.