@panda.cops.us527: When a Minneapolis Funeral Ended in Gunfight #cops #usa #police

panda.cops.us527
panda.cops.us527
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 24 March 2026 15:16:02 GMT
537
15
9
0

Music

Download

Comments

tomsemich
Tomsemich :
Is anyone surprised. The cop sure ain't
2026-03-24 19:28:11
4
urine__sample2
Urine_samples :
These cops doesn’t care at all
2026-03-24 15:29:09
2
user1580499659366
user1580499659366 :
2026-03-26 00:30:41
0
fernsocr
user4490868780206 :
How the hell do you get a gun fight on a funeral? The fatigue is real anywhere anytime anyhow something happens. Be at a grocery store it’s convenience store or a cruise line.
2026-03-24 19:49:46
2
user2311206161657
user2311206161657 :
Did everyone notice that it’s the white people that are trying to save this kids life!
2026-03-25 17:21:02
1
marlajoslothlover
SLOTH 🦥 LOVER :
Why R the cops not doing CPR Instead of the family??🤔🤔🤔 I understand that it’s crowd control but the female officer & another dude were casually putting on gloves La de da 😳
2026-03-25 18:31:20
0
shirley.horn4
Shirley Horn :
what do you expect when you pull a gun out on a police officer
2026-03-25 20:48:53
0
To see more videos from user @panda.cops.us527, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

45 KORBAN DIDUGA KERACUNAN MENU MBG DI TURI JALANI PERAWATAN, SAMPEL MAKANAN DIAMANKAN UNTUK UJI LAB Insiden dugaan keracunan pangan massal akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonokerto menuntut penanganan medis cepat di Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Senin (7/9/2026). Kepala Puskesmas Turi, dr. Diah Arum Retnaningsih, mengungkapkan bahwa gelombang pasien mulai berdatangan ke IGD sejak pukul 09.30 WIB secara bertahap, mulai dari siswa SMPN 3 Turi, SD Muhammadiyah Balerante, hingga SMK Muhammadiyah 1 Turi yang menyusul pada siang harinya.  Total korban yang ditangani secara intensif di Puskesmas Turi mencapai 45 orang dengan keluhan pusing, mual, muntah, hingga sakit perut. Berkat kesigapan tenaga medis, seluruh pasien di puskesmas telah mendapatkan pemeriksaan fisik serta pemberian obat penunjang seperti paracetamol, antasida, dan ranitidin, sehingga sebagian besar sudah diperbolehkan pulang sejak pukul 13.00 WIB, sementara beberapa korban dengan gejala berat dirujuk langsung ke RSUD Sleman.  Guna mengusut tuntas penyebab insiden ini, pihak puskesmas bersama instansi terkait telah mengamankan sampel makanan yang terdiri atas nasi, bola-bola daging, edamame, semangka kuning, serta sayur tumis kol dan wortel, untuk segera dikirim ke laboratorium.  Di sisi lain, Panewu Anom Kapanewon Turi, Muhamad Yunan, memastikan seluruh biaya pengobatan para korban ditanggung sepenuhnya oleh pihak SPPG dan Jamkesos, sementara keputusan penutupan sementara (suspend) dapur umum tersebut masih menunggu rekomendasi resmi dari Dinas Kesehatan dan kepala SPPG tingkat kabupaten. (rif/mon) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Ahmad Syarifudin Editor : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afifudin #sppg #keracunan #mbg #siswa #sekolah
45 KORBAN DIDUGA KERACUNAN MENU MBG DI TURI JALANI PERAWATAN, SAMPEL MAKANAN DIAMANKAN UNTUK UJI LAB Insiden dugaan keracunan pangan massal akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonokerto menuntut penanganan medis cepat di Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Senin (7/9/2026). Kepala Puskesmas Turi, dr. Diah Arum Retnaningsih, mengungkapkan bahwa gelombang pasien mulai berdatangan ke IGD sejak pukul 09.30 WIB secara bertahap, mulai dari siswa SMPN 3 Turi, SD Muhammadiyah Balerante, hingga SMK Muhammadiyah 1 Turi yang menyusul pada siang harinya. Total korban yang ditangani secara intensif di Puskesmas Turi mencapai 45 orang dengan keluhan pusing, mual, muntah, hingga sakit perut. Berkat kesigapan tenaga medis, seluruh pasien di puskesmas telah mendapatkan pemeriksaan fisik serta pemberian obat penunjang seperti paracetamol, antasida, dan ranitidin, sehingga sebagian besar sudah diperbolehkan pulang sejak pukul 13.00 WIB, sementara beberapa korban dengan gejala berat dirujuk langsung ke RSUD Sleman. Guna mengusut tuntas penyebab insiden ini, pihak puskesmas bersama instansi terkait telah mengamankan sampel makanan yang terdiri atas nasi, bola-bola daging, edamame, semangka kuning, serta sayur tumis kol dan wortel, untuk segera dikirim ke laboratorium. Di sisi lain, Panewu Anom Kapanewon Turi, Muhamad Yunan, memastikan seluruh biaya pengobatan para korban ditanggung sepenuhnya oleh pihak SPPG dan Jamkesos, sementara keputusan penutupan sementara (suspend) dapur umum tersebut masih menunggu rekomendasi resmi dari Dinas Kesehatan dan kepala SPPG tingkat kabupaten. (rif/mon) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Ahmad Syarifudin Editor : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afifudin #sppg #keracunan #mbg #siswa #sekolah

About