@.mercvrius: Longinus Dreizehn orden // ib: @sshorttie // #reinhardheydrichedit #diesiraeanime #visualnovel #mephistopheles #anime

Mercvrius
Mercvrius
Open In TikTok:
Region: BR
Tuesday 24 March 2026 15:15:48 GMT
12712
996
30
172

Music

Download

Comments

hanekawa.enthusiast
bhaskar :
better reinhard
2026-03-24 17:20:43
15
onlypeaks
vaga :
Peak
2026-03-25 10:37:14
1
.mikael00
mikael :
goated antagonist
2026-03-31 03:59:35
1
feld_03
• feld • :
Greatest ever🙏🏻❤️
2026-03-24 17:38:23
1
gwbxc
gwb :
t3 in fiction
2026-03-24 17:38:12
1
anaxasuyaoi
anaxaobsessed :
Golden goat
2026-03-24 18:34:50
3
myteror
🦸‍♂️ :
Goated
2026-03-26 18:49:42
1
nyarla__
Ayin 🔑🌙 :
2026-03-24 15:19:32
1
nels4nx
nell :
we fall when struck, we die when shot. that is how man ought to be: living his life till death's hour is struck, and he inevitably returns to the dust from whence he came.
2026-05-21 11:00:38
1
santstard
santstard :
Dog walks any antg
2026-03-24 15:17:03
3
reinhard_rh
Acta est fabula :
🐐
2026-03-30 23:27:01
1
nocthris
qqr :
🖤🖤😭
2026-03-24 16:22:23
1
acxnologia
𝒶𝓀𝒾 ᶻ 𝗓 𐰁 :
I love all and everything!
2026-03-25 09:49:32
2
To see more videos from user @.mercvrius, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Wahai jiwa-jiwa yang masih sibuk menghitung apa yang dimiliki... pernahkah engkau menyadari bahwa sebagian besar kegelisahanmu lahir karena terlalu erat menggenggam sesuatu yang sejak awal tidak pernah benar benar menjadi milikmu. Kau menyebutnya rumahmu, padahal suatu hari orang lain yang akan tinggal di dalamnya. Kau menyebutnya hartamu, padahal namamu hanya ditulis sementara di atas kepemilikannya. Kau menyebut mereka keluargamu, sahabatmu, dan orang orangmu, padahal suatu hari perjalanan ini akan memisahkan semuanya tanpa meminta persetujuanmu terlebih dahulu. Dan betapa anehnya manusia, begitu takut kehilangan apa yang dicintainya, padahal sejak awal seluruh yang dicintainya hanyalah titipan yang sedang singgah. Wahai jiwa-jiwa yang merasa memiliki kendali atas hidupmu sendiri... renungkanlah sesuatu yang sangat sederhana namun sering dilupakan. Kau tidak memilih kapan dilahirkan, tidak menentukan di keluarga mana engkau dibesarkan, tidak mengatur bagaimana tubuhmu bertumbuh, bahkan detak jantung yang saat ini menjaga hidupmu pun bekerja tanpa pernah menunggu perintahmu. Jika banyak hal paling mendasar dalam hidupmu saja tidak berada dalam kuasamu, lalu dari mana datangnya keyakinan bahwa semua yang berada di sekelilingmu adalah milikmu sepenuhnya. Bukankah manusia sering kali terlalu percaya diri terhadap sesuatu yang bahkan tidak mampu ia pertahankan satu detik lebih lama ketika Allah menetapkan waktunya selesai. Wahai jiwa-jiwa yang terlalu takut kehilangan dunia... sadarlah bahwa kehilangan sebenarnya bukan ketika sesuatu diambil darimu. Kehilangan yang sesungguhnya adalah ketika engkau menghabiskan seluruh hidup mencintai titipan sampai lupa kepada Pemilik-Nya. Karena cepat ataupun lambat akan datang hari dimana satu per satu yang kau sayangi mulai meninggalkanmu. Ada suara yang tidak lagi bisa didengar, ada kursi atau sofa yang tiba tiba kosong, ada rumah yang terasa berbeda, ada nama-nama yang perlahan berubah menjadi kenangan. Pada saat itu manusia baru memahami bahwa tidak ada yang benar-benar bisa dimiliki seutuhnya bahkan sekadar menetap selamanya. Wahai jiwa-jiwa yang terlalu lelah mempertahankan dunia... lihatlah dirimu sendiri. Bahkan tubuhmu yang setiap hari kau rawat dengan penuh perhatian pun tidak akan tinggal bersamamu selamanya. Akan datang hari dimana kaki yang membawamu ke mana-mana tidak lagi mampu berdiri tegak, tangan yang menggenggam perlahan kehilangan kekuatannya, dan wajah yang dahulu dikenal banyak manusia perlahan berubah menjadi sesuatu yang tidak lagi dapat dikenali. Pada akhirnya tubuhmu yang selama ini kau sebut dirimu sendiri pun akan meninggalkanmu, dibaringkan, ditutupi tanah, lalu kembali menjadi bagian dari bumi yang selama ini kau pijak. Wahai jiwa-jiwa yang masih diberi kesempatan bernapas hari ini... jangan terlalu hancur saat pemilik-Nya mengambil sesuatu darimu, karena sejatinya Allah sedang mengingatkan bahwa tanganmu tidak pernah benar-benar memiliki apa pun untuk digenggam selamanya. Dan kenyataannya yang paling mengoyak hati bukan ketika semuanya diambil kembali, melainkan ketika seseorang baru sadar bahwa selama ini ia terlalu mencintai titipan hingga lupa mempersiapkan diri untuk kembali kepada Sang Pemilik seluruh kehidupan. #masukberandafypシ #selfreminder #masukberandafyp #masukberandamuu #renungan
Wahai jiwa-jiwa yang masih sibuk menghitung apa yang dimiliki... pernahkah engkau menyadari bahwa sebagian besar kegelisahanmu lahir karena terlalu erat menggenggam sesuatu yang sejak awal tidak pernah benar benar menjadi milikmu. Kau menyebutnya rumahmu, padahal suatu hari orang lain yang akan tinggal di dalamnya. Kau menyebutnya hartamu, padahal namamu hanya ditulis sementara di atas kepemilikannya. Kau menyebut mereka keluargamu, sahabatmu, dan orang orangmu, padahal suatu hari perjalanan ini akan memisahkan semuanya tanpa meminta persetujuanmu terlebih dahulu. Dan betapa anehnya manusia, begitu takut kehilangan apa yang dicintainya, padahal sejak awal seluruh yang dicintainya hanyalah titipan yang sedang singgah. Wahai jiwa-jiwa yang merasa memiliki kendali atas hidupmu sendiri... renungkanlah sesuatu yang sangat sederhana namun sering dilupakan. Kau tidak memilih kapan dilahirkan, tidak menentukan di keluarga mana engkau dibesarkan, tidak mengatur bagaimana tubuhmu bertumbuh, bahkan detak jantung yang saat ini menjaga hidupmu pun bekerja tanpa pernah menunggu perintahmu. Jika banyak hal paling mendasar dalam hidupmu saja tidak berada dalam kuasamu, lalu dari mana datangnya keyakinan bahwa semua yang berada di sekelilingmu adalah milikmu sepenuhnya. Bukankah manusia sering kali terlalu percaya diri terhadap sesuatu yang bahkan tidak mampu ia pertahankan satu detik lebih lama ketika Allah menetapkan waktunya selesai. Wahai jiwa-jiwa yang terlalu takut kehilangan dunia... sadarlah bahwa kehilangan sebenarnya bukan ketika sesuatu diambil darimu. Kehilangan yang sesungguhnya adalah ketika engkau menghabiskan seluruh hidup mencintai titipan sampai lupa kepada Pemilik-Nya. Karena cepat ataupun lambat akan datang hari dimana satu per satu yang kau sayangi mulai meninggalkanmu. Ada suara yang tidak lagi bisa didengar, ada kursi atau sofa yang tiba tiba kosong, ada rumah yang terasa berbeda, ada nama-nama yang perlahan berubah menjadi kenangan. Pada saat itu manusia baru memahami bahwa tidak ada yang benar-benar bisa dimiliki seutuhnya bahkan sekadar menetap selamanya. Wahai jiwa-jiwa yang terlalu lelah mempertahankan dunia... lihatlah dirimu sendiri. Bahkan tubuhmu yang setiap hari kau rawat dengan penuh perhatian pun tidak akan tinggal bersamamu selamanya. Akan datang hari dimana kaki yang membawamu ke mana-mana tidak lagi mampu berdiri tegak, tangan yang menggenggam perlahan kehilangan kekuatannya, dan wajah yang dahulu dikenal banyak manusia perlahan berubah menjadi sesuatu yang tidak lagi dapat dikenali. Pada akhirnya tubuhmu yang selama ini kau sebut dirimu sendiri pun akan meninggalkanmu, dibaringkan, ditutupi tanah, lalu kembali menjadi bagian dari bumi yang selama ini kau pijak. Wahai jiwa-jiwa yang masih diberi kesempatan bernapas hari ini... jangan terlalu hancur saat pemilik-Nya mengambil sesuatu darimu, karena sejatinya Allah sedang mengingatkan bahwa tanganmu tidak pernah benar-benar memiliki apa pun untuk digenggam selamanya. Dan kenyataannya yang paling mengoyak hati bukan ketika semuanya diambil kembali, melainkan ketika seseorang baru sadar bahwa selama ini ia terlalu mencintai titipan hingga lupa mempersiapkan diri untuk kembali kepada Sang Pemilik seluruh kehidupan. #masukberandafypシ #selfreminder #masukberandafyp #masukberandamuu #renungan

About