@loyal.passenger: #jwandkum#sandareratarawra#malaysia#eidvibes2026

Junaid khan
Junaid khan
Open In TikTok:
Region: MY
Tuesday 24 March 2026 16:35:45 GMT
344
51
12
0

Music

Download

Comments

paston756
🌿((Hashmi))🌺 :
🥰🥰💕جنید جان دی اباد وی
2026-03-27 02:52:32
1
saad.zaman71
Saad Zaman :
💗💗💗
2026-03-24 17:34:33
1
hashmi0896
Ahsan ullah 804 :
🥰🥰🥰
2026-03-24 16:37:58
1
qazialyan14
QAZI ALYAN⚡ :
💕💕💕
2026-03-25 09:00:32
1
qazi.talha.siddiq
قاضی طلحہ صدیقی یوسفزئ :
🖤
2026-03-24 17:04:15
1
saad.zaman71
Saad Zaman :
🥰🥰🥰
2026-03-24 17:34:34
1
muhammad.arif4029
➳Arif khan :
💜💜💜
2026-03-26 10:46:38
0
muhammad.arif4029
➳Arif khan :
🌹🌹🌹
2026-03-26 10:46:43
0
atifkhan8550
♡Ak-1 ☆ :
🥰🥰🥰
2026-03-25 12:14:56
0
muhammad.arif4029
➳Arif khan :
💞💞💞
2026-03-26 10:46:40
0
naveedkhan2597
Naveed khan :
❤️❤️❤️
2026-03-24 16:51:23
0
not.like.others1
ℕ𝕠𝕥 𝕝𝕚𝕜𝕖 𝕠𝕥𝕙𝕖𝕣𝕤 :
👍👍👍
2026-03-25 15:54:37
0
To see more videos from user @loyal.passenger, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hoax Alert: Video Paus “Menyemprot Susu”, Ini Faktanya Beredar video yang memperlihatkan induk paus seolah menyusui anaknya dengan cara menyemprotkan cairan putih ke air. Sekilas terlihat realistis, bahkan seperti dokumenter alam. Tapi video tersebut bukan rekaman asli, melainkan hasil visualisasi AI. Faktanya, paus memang mamalia dan menyusui anaknya. Namun caranya tidak seperti yang digambarkan dalam video viral tersebut. Dalam penjelasan ilmiah, susu paus justru memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Susunya sangat kental, bahkan sering dibandingkan seperti pasta gigi, agar tidak langsung larut di air laut.   Induk paus juga tidak “menyemprot” susu ke air secara bebas. Susu diarahkan langsung ke mulut anaknya dengan kontrol otot, sehingga tetap bisa diminum tanpa terbuang di laut.   Kandungan lemaknya pun sangat tinggi, sekitar 35–60 persen, jauh lebih pekat dibandingkan susu manusia atau sapi.   Video viral yang beredar memang menampilkan cairan putih menyebar di air secara dramatis. Justru di situ letak kejanggalannya. Dalam kondisi nyata, susu paus tidak akan mudah menyebar seperti itu karena teksturnya yang sangat padat. Kesimpulannya, video tersebut hanyalah ilustrasi buatan AI yang mencoba menggambarkan proses menyusui paus, bukan kejadian nyata di alam. Jadi, kalau melihat video hewan yang terasa terlalu dramatis, terlalu “bersih”, atau terlalu sempurna secara visual, ada baiknya langsung skeptis. Bisa jadi, yang Anda lihat bukan realita, melainkan hasil rekayasa teknologi.
Hoax Alert: Video Paus “Menyemprot Susu”, Ini Faktanya Beredar video yang memperlihatkan induk paus seolah menyusui anaknya dengan cara menyemprotkan cairan putih ke air. Sekilas terlihat realistis, bahkan seperti dokumenter alam. Tapi video tersebut bukan rekaman asli, melainkan hasil visualisasi AI. Faktanya, paus memang mamalia dan menyusui anaknya. Namun caranya tidak seperti yang digambarkan dalam video viral tersebut. Dalam penjelasan ilmiah, susu paus justru memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Susunya sangat kental, bahkan sering dibandingkan seperti pasta gigi, agar tidak langsung larut di air laut. Induk paus juga tidak “menyemprot” susu ke air secara bebas. Susu diarahkan langsung ke mulut anaknya dengan kontrol otot, sehingga tetap bisa diminum tanpa terbuang di laut. Kandungan lemaknya pun sangat tinggi, sekitar 35–60 persen, jauh lebih pekat dibandingkan susu manusia atau sapi. Video viral yang beredar memang menampilkan cairan putih menyebar di air secara dramatis. Justru di situ letak kejanggalannya. Dalam kondisi nyata, susu paus tidak akan mudah menyebar seperti itu karena teksturnya yang sangat padat. Kesimpulannya, video tersebut hanyalah ilustrasi buatan AI yang mencoba menggambarkan proses menyusui paus, bukan kejadian nyata di alam. Jadi, kalau melihat video hewan yang terasa terlalu dramatis, terlalu “bersih”, atau terlalu sempurna secara visual, ada baiknya langsung skeptis. Bisa jadi, yang Anda lihat bukan realita, melainkan hasil rekayasa teknologi.

About