@strawberry06104: #😜

~★🍓strawberry🍓★~
~★🍓strawberry🍓★~
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 27 March 2026 02:42:33 GMT
682319
68212
807
3880

Music

Download

Comments

n4_nnayyll4306
n4nncxyla :
nyesell ih dlu gk di fto 😭😭
2026-04-03 05:50:43
28091
czitraxx0
raaaaa🫧 :
jujur aku pernah di posisi itu
2026-03-27 10:53:43
21696
pitliceluu
p for pitlii. :
wisata masalalu
2026-04-03 02:10:46
6417
bilzzix
bilz💦🎀 :
pengen bikin tapi engga sempet gua poto jirr
2026-04-01 12:27:18
7328
_adalahpokoknya884
🎭. :
banyak banget
2026-04-01 05:21:33
997
putri_8137
Macha lovers🪼 :
jujur ngk pernah kaya gitu
2026-04-01 08:00:41
396
mika.0856_
plengerrr. imuppp :
sayang nya gk gw ss 😭😭
2026-04-15 13:54:25
127
earnes77
Vrns :
kmu terima smua itu?😅
2026-03-27 10:20:18
11
ririnz165
kevinnn aja lahhh :
banyak yang suka ya kaya gw
2026-03-27 07:10:39
198
yappingolic
nay.🧚🏻‍♀️ :
andai dulu gw ss☺️
2026-04-04 13:16:35
117
kila_1238890
Kila💐 :
aku juga pernah 😭
2026-03-31 23:48:37
62
nm_sy_fila.26
twentyy_l0vee𐙚⋆°🦢。⋆♡ :
wisata masalalu
2026-05-26 04:06:01
5
cypa_stcuu
cypaaa :
lupaa ss
2026-05-09 07:41:03
5
mybinilucas
𝙮𝙞𝙝𝙚𝙣𝙜_𝙡𝙞𝙖𝙣𝙖 :
aku pernah disitu di posisi mu
2026-04-01 12:01:58
88
aku.jht.ta
₊˚ෆᶻ ᥣᥡᥲᥲ 🍭୨ৎ :
tau gitu ku ss.
2026-04-26 04:52:06
47
skalways_putrii2
P :
nyesel gk gw ss
2026-04-09 08:20:57
32
maulala92
cookies🍪🫧 :
kak? banyak bangett fans nya kak 🙏🏻😭😭
2026-05-17 11:55:23
7
afifa.tun.nafisa._
fifaaa. :
kami pernah disitu diposisi mu🥰😭
2026-04-03 12:32:02
21
ly.mely2
Ly Mely💐 :
kakkkk izinnn ambilll😁😁
2026-04-28 07:44:49
12
raa.pyu
ra? :
nyesel ga di ss ih
2026-05-14 09:37:02
5
naasukadimsummentay
gk ad. :
nyesel banget dulu ga ku ss
2026-04-26 09:44:03
17
aulia.izzatunisa279
yaaaa💤 :
aku juga pernah kayak kamu 😭😭😭😭😭
2026-03-27 11:31:30
11
flam935
เอฟ_ :
ih GK kepikiran di ss dulu ih😌
2026-04-06 11:03:58
17
To see more videos from user @strawberry06104, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About