@isabella_roesler: my little $ketchezzz

I$ABELLA
I$ABELLA
Open In TikTok:
Region: US
Friday 27 March 2026 05:18:50 GMT
1211
53
1
0

Music

Download

Comments

dadasmurf
Dada Smurf :
Gorgeous ❤️❤️❤️
2026-03-28 08:12:13
0
To see more videos from user @isabella_roesler, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kota Samarinda menyayangkan surat imbauan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang meminta perangkat daerah mengutamakan penggunaan hotel milik BUMD saat melaksanakan kegiatan kedinasan. Dalam surat tersebut, perangkat daerah yang melakukan perjalanan dinas ke Samarinda diimbau mengutamakan Hotel Claro Pandurata Samarinda sebagai tempat menginap maupun penyelenggaraan rapat, pertemuan, bimbingan teknis, dan kegiatan kedinasan lainnya. Ketua BPC PHRI Kota Samarinda Leny Marlina menilai kebijakan tersebut berpotensi mengurangi kesempatan hotel swasta di Samarinda mendapatkan kegiatan dari pemerintah. Padahal, menurutnya, pelaku usaha perhotelan juga selama ini memberikan kontribusi terhadap daerah, termasuk melalui penerimaan pendapatan asli daerah (PAD). “Kami selaku Ketua PHRI dan anggota PHRI se-Kota Samarinda sangat menyayangkan surat edaran itu terkait imbauan yang diedarkan oleh Gubernur kita, Bapak Rudy Mas’ud. Kami juga selaku penggiat hotel yang ada di Kota Samarinda membutuhkan kegiatan-kegiatan dari pemerintah untuk dilaksanakan di hotel-hotel yang ada di Kota Samarinda,” kata Leny. Leny menyebut kondisi industri perhotelan Samarinda saat ini tengah menghadapi tekanan ditengah badai efisiensi. Ia mengatakan tingkat okupansi menurun, sementara sejumlah hotel disebut telah melakukan pengurangan karyawan hingga menerapkan pola shift kerja yang buka-tutup.  PHRI berharap pemerintah justru memperbanyak penyelenggaraan event nasional di Samarinda agar mendatangkan pengunjung dari luar daerah dan mendorong tingkat hunian hotel.
Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kota Samarinda menyayangkan surat imbauan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang meminta perangkat daerah mengutamakan penggunaan hotel milik BUMD saat melaksanakan kegiatan kedinasan. Dalam surat tersebut, perangkat daerah yang melakukan perjalanan dinas ke Samarinda diimbau mengutamakan Hotel Claro Pandurata Samarinda sebagai tempat menginap maupun penyelenggaraan rapat, pertemuan, bimbingan teknis, dan kegiatan kedinasan lainnya. Ketua BPC PHRI Kota Samarinda Leny Marlina menilai kebijakan tersebut berpotensi mengurangi kesempatan hotel swasta di Samarinda mendapatkan kegiatan dari pemerintah. Padahal, menurutnya, pelaku usaha perhotelan juga selama ini memberikan kontribusi terhadap daerah, termasuk melalui penerimaan pendapatan asli daerah (PAD). “Kami selaku Ketua PHRI dan anggota PHRI se-Kota Samarinda sangat menyayangkan surat edaran itu terkait imbauan yang diedarkan oleh Gubernur kita, Bapak Rudy Mas’ud. Kami juga selaku penggiat hotel yang ada di Kota Samarinda membutuhkan kegiatan-kegiatan dari pemerintah untuk dilaksanakan di hotel-hotel yang ada di Kota Samarinda,” kata Leny. Leny menyebut kondisi industri perhotelan Samarinda saat ini tengah menghadapi tekanan ditengah badai efisiensi. Ia mengatakan tingkat okupansi menurun, sementara sejumlah hotel disebut telah melakukan pengurangan karyawan hingga menerapkan pola shift kerja yang buka-tutup. PHRI berharap pemerintah justru memperbanyak penyelenggaraan event nasional di Samarinda agar mendatangkan pengunjung dari luar daerah dan mendorong tingkat hunian hotel.

About