@user6286005257598: อิอิ#เด็กอ้วน #กินเยอะแต่ไม่อ้วน #เด็กออทิสติก #ชอบกิน #ฟีด

ท้ายน้องปูอัด💯
ท้ายน้องปูอัด💯
Open In TikTok:
Region: TH
Saturday 28 March 2026 07:46:26 GMT
2728
480
14
6

Music

Download

Comments

nong.kosum
เฟรชเฟี้ยว⚡💯 :
แจ้งให้พี่หอมด่วนน
2026-05-15 10:34:47
0
aun.aun445
เด็กอ้วน🐷🐷 :
ไม่ได้คับผมหวง
2026-03-30 23:34:55
1
user7051018241141
กูชื่อเก้าครับ!! :
จริงมั้ยครับ
2026-04-06 18:35:15
0
b_bb2005
Thanapet :
ครับก็..
2026-03-28 07:48:55
0
jamesmapongthorn
JamesMaPongthorn :
คิวยาว
2026-03-28 13:46:39
0
.aut48
อัฐทวีชัย แจ่มแจ้ง :
ข้อดีไม่เห็นหรือไม่ได้เขียนค้าบ
2026-03-28 15:28:01
1
bassbass6349
Nattapong💂‍♂️ :
พอมีสิทธิ์มั้ย
2026-04-22 19:13:49
0
porramet75
Porramet. :
จีบเลยคั้บ🥰
2026-04-02 06:05:19
0
phnmthay19
พราน :
🤗🤗
2026-03-28 09:03:43
0
To see more videos from user @user6286005257598, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Biasanya karena 1 dari 3 hal ini, Bun: masuknya kurang, serapannya bermasalah, atau keluarnya kebanyakan. 1. Asupan masuk kurang dari kebutuhan - Makan dikit/encer: Porsi kecil + bubur encer = kalori tekor. Lambung bayi kecil, jadi harus padat kalori. - Kurang lemak: MPASI tanpa minyak, santan, keju, mentega. 1 sdm lemak = 90 kalori, ngaruh banget ke BB. - Kebanyakan susu: Usia 9+ bln kalau susu >700ml/hari, anak kenyang susu & nolak makan padat. - Nafsu makan turun: Tumbuh gigi, sariawan, pilek, GTM. Kalau tiap makan cuma 2-3 suap, BB stuck. - Jadwal berantakan: Ngemil terus, jadi nggak pernah laper pas jam makan utama. 2. Makanan masuk tapi nggak terserap - Anemia defisiensi besi: Paling sering. HB rendah bikin lemes, nafsu makan turun, BB seret. - ISK – Infeksi Saluran Kemih: Nggak demam, tapi BB stuck. Bakteri bikin tubuh capek. - Alergi protein susu sapi: Diare kronis, ruam, feses berlendir → asupan nggak terserap optimal. - Cacingan: Udah MPASI + main tanah, kalori dimakan cacing. - Diare/GERD berkepanjangan: Usus terganggu, makanan bisa nggak diserap optimal. - TB/TBC anak: Batuk >2 minggu, keringat malam, BB nggak naik. 3. Tubuh bakar kalori terlalu banyak - Anak hiperaktif: Nggak bisa diem, kalori kebakar cepat. - Penyakit jantung bawaan: Jantung kerja keras = kebutuhan kalori bisa lebih tinggi. - Sakit berulang: Batpil tiap bulan, panas → kalori dipakai buat lawan penyakit. - Gangguan metabolik/tiroid: Jarang, tapi bisa bikin metabolisme cepat. Tanda yang harus langsung cek ke DSA: 1. Garis BB di KMS datar atau turun 2 bulan berturut-turut. 2. BB di bawah garis merah, atau potong 2 pita warna ke bawah. 3. Anak lemes, pucat, sering sakit, nggak aktif. 4. Diare/muntah >2 minggu, feses berdarah/berlendir. Yang bisa kamu cek dulu di rumah: 1. Plot KMS: BB naiknya sesuai garis nggak? Kalau naik meski pelan, biasanya aman. 2. Menu MPASI: Sudah pakai prohe double + lemak tiap makan belum? 3. Susu: Kebanyakan nggak? Usia 1 thn cukup 400-500ml/hari. 4. Aktifitas: Anak lincah & ceria walau kurus = biasanya nggak masalah. Gen juga ngaruh, Bun. Kalau ayah-ibu badannya kecil, anak wajar di persentil bawah asal garisnya naik konsisten. Umur anak berapa & BB lahir + BB sekarang berapa? #viral #parentingtips #fyppppppppppppppppppppppp #anakgtm #explore
Biasanya karena 1 dari 3 hal ini, Bun: masuknya kurang, serapannya bermasalah, atau keluarnya kebanyakan. 1. Asupan masuk kurang dari kebutuhan - Makan dikit/encer: Porsi kecil + bubur encer = kalori tekor. Lambung bayi kecil, jadi harus padat kalori. - Kurang lemak: MPASI tanpa minyak, santan, keju, mentega. 1 sdm lemak = 90 kalori, ngaruh banget ke BB. - Kebanyakan susu: Usia 9+ bln kalau susu >700ml/hari, anak kenyang susu & nolak makan padat. - Nafsu makan turun: Tumbuh gigi, sariawan, pilek, GTM. Kalau tiap makan cuma 2-3 suap, BB stuck. - Jadwal berantakan: Ngemil terus, jadi nggak pernah laper pas jam makan utama. 2. Makanan masuk tapi nggak terserap - Anemia defisiensi besi: Paling sering. HB rendah bikin lemes, nafsu makan turun, BB seret. - ISK – Infeksi Saluran Kemih: Nggak demam, tapi BB stuck. Bakteri bikin tubuh capek. - Alergi protein susu sapi: Diare kronis, ruam, feses berlendir → asupan nggak terserap optimal. - Cacingan: Udah MPASI + main tanah, kalori dimakan cacing. - Diare/GERD berkepanjangan: Usus terganggu, makanan bisa nggak diserap optimal. - TB/TBC anak: Batuk >2 minggu, keringat malam, BB nggak naik. 3. Tubuh bakar kalori terlalu banyak - Anak hiperaktif: Nggak bisa diem, kalori kebakar cepat. - Penyakit jantung bawaan: Jantung kerja keras = kebutuhan kalori bisa lebih tinggi. - Sakit berulang: Batpil tiap bulan, panas → kalori dipakai buat lawan penyakit. - Gangguan metabolik/tiroid: Jarang, tapi bisa bikin metabolisme cepat. Tanda yang harus langsung cek ke DSA: 1. Garis BB di KMS datar atau turun 2 bulan berturut-turut. 2. BB di bawah garis merah, atau potong 2 pita warna ke bawah. 3. Anak lemes, pucat, sering sakit, nggak aktif. 4. Diare/muntah >2 minggu, feses berdarah/berlendir. Yang bisa kamu cek dulu di rumah: 1. Plot KMS: BB naiknya sesuai garis nggak? Kalau naik meski pelan, biasanya aman. 2. Menu MPASI: Sudah pakai prohe double + lemak tiap makan belum? 3. Susu: Kebanyakan nggak? Usia 1 thn cukup 400-500ml/hari. 4. Aktifitas: Anak lincah & ceria walau kurus = biasanya nggak masalah. Gen juga ngaruh, Bun. Kalau ayah-ibu badannya kecil, anak wajar di persentil bawah asal garisnya naik konsisten. Umur anak berapa & BB lahir + BB sekarang berapa? #viral #parentingtips #fyppppppppppppppppppppppp #anakgtm #explore

About