@colecake:

ColeCake
ColeCake
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 28 March 2026 22:03:25 GMT
327583
47111
210
4376

Music

Download

Comments

santitizer13
Santi💎❤️‍🩹 :
“Nah bro google can be wrong sometimes”
2026-03-28 22:15:31
1610
maximeschlr
maxime :
You forgot something
2026-03-28 22:06:19
1190
beast_of_vengeance
Quiboloy :
wheres kprez
2026-03-29 15:32:21
6
pitori_08
T.K.Manyemu :
Then pull the " Google ain't always right" card
2026-03-29 17:21:52
285
spidermanb67
Spidey :
Miraculously
2026-06-25 21:05:28
6
max.klebanyuk
max.klebanyuk :
Hate when this happens
2026-03-28 22:07:05
31
seit_55
sammy🐺 :
Your missing something
2026-03-28 22:08:39
26
ian_t09
ian_t09 :
Could never be me
2026-03-28 22:18:03
90
caydenek
caydenek :
Love supporting small creators
2026-03-28 22:05:35
47
imbored.347
imbored.347 :
It’s funny when your both wrong
2026-04-20 07:20:46
7
selimfouad12
selimfouad12 :
this isnt my universe
2026-04-17 05:28:16
5
omar.goat10
🇦🇫 :
Why is his brother not in the vids anymore
2026-04-02 14:48:41
14
adnfromspace
aidandxb :
These gentlemen are everywhere on my fyp
2026-03-30 18:41:59
8
bigotmuff2
LilMo😿🦎🧊 :
my friend tried arguing to me that lizards are baby crocodiles
2026-03-29 01:18:33
3
jake_waffles1210
Jake :
Ts is mad annoying I hate when it happens🥺🥺🥺🥀🥀🥀🙏🙏🙏
2026-03-28 22:07:25
12
ajstarzzbad
ajstarzzbad :
How I felt saying Batman beats Ironman bro😭
2026-03-28 22:25:41
0
get_sniped14
maxzsniped⚽️ :
Where’s the dance ✌️
2026-03-28 22:06:00
9
anilthxuk
A N I L :
first
2026-03-28 22:05:36
0
preston4nderson
preston4nderson :
YOURE WRONG!!!!!
2026-03-28 22:19:34
1
anes.gry
️ْ :
why your not making tik tok with the other man ate yall done beings best friend
2026-03-30 12:21:43
0
streekkeel
DarDash :
where is he
2026-03-29 08:30:21
3
that.0_x47
️ :
First!!!!!
2026-03-28 22:04:43
3
To see more videos from user @colecake, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ayah di Merauke, Maulana, tega mutilasi putrinya yang masih berusia 11 tahun. Korban diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus dan tunawicara. Pembunuhan sadis ini terjadi pada 27 Oktober 2025 silam di Jalan Ternate, Kelurahan Sriwijaya, Papua Selatan. Saat itu, Maulana ngaku jadi korban perampokan dan anaknya diculik. Ke masyarakat, Maulana pun mengumbar sandiwara dan mengarang cerita buat cari simpati. Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan pihaknya tidak terpengaruh oleh narasi yang dibangun pelaku. Usai periksa 16 saksi dan 4 ahli, pihaknya menyimpulkan kasus tersebut bukan penculikan dan perampokan. Polisi temukan sejumlah barang bukti, termasuk darah di pakaian Maulana. Selain itu, saat diperiksa, keterangan Maulana juga sering berubah-ubah. Hingga akhirnya, dengan bukti yang kuat, polisi pun menetapkannya sebagai tersangka. Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pembunuhan diduga terkait persoalan internal keluarga. Namun, polisi belum jelaskan secara rinci persoalan itu. Saat kejadian, Maulana juga diduga kuat dalam pengaruh narkotika jenis ganja. Polisi juga telah memeriksa istri Maulana. Hingga kini, statusnya masih sebagai saksi. Sementara Maulana, kini dirinya terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun. Saat ini, dia telah ditahan. Catatan redaksi: Terdapat kekeliruan dalam video, penyebutan
Ayah di Merauke, Maulana, tega mutilasi putrinya yang masih berusia 11 tahun. Korban diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus dan tunawicara. Pembunuhan sadis ini terjadi pada 27 Oktober 2025 silam di Jalan Ternate, Kelurahan Sriwijaya, Papua Selatan. Saat itu, Maulana ngaku jadi korban perampokan dan anaknya diculik. Ke masyarakat, Maulana pun mengumbar sandiwara dan mengarang cerita buat cari simpati. Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan pihaknya tidak terpengaruh oleh narasi yang dibangun pelaku. Usai periksa 16 saksi dan 4 ahli, pihaknya menyimpulkan kasus tersebut bukan penculikan dan perampokan. Polisi temukan sejumlah barang bukti, termasuk darah di pakaian Maulana. Selain itu, saat diperiksa, keterangan Maulana juga sering berubah-ubah. Hingga akhirnya, dengan bukti yang kuat, polisi pun menetapkannya sebagai tersangka. Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pembunuhan diduga terkait persoalan internal keluarga. Namun, polisi belum jelaskan secara rinci persoalan itu. Saat kejadian, Maulana juga diduga kuat dalam pengaruh narkotika jenis ganja. Polisi juga telah memeriksa istri Maulana. Hingga kini, statusnya masih sebagai saksi. Sementara Maulana, kini dirinya terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun. Saat ini, dia telah ditahan. Catatan redaksi: Terdapat kekeliruan dalam video, penyebutan "Ternate" seharusnya "Merauke". ⁠ 📸: Dok. Instagram @/polresmerauke_official.⁠ ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | svl | R169 | E064⁠ ⁠ #bicarafaktalewatberita #kumparan⁠

About