Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@kaylee_chavez26: ✨
Kaylee Chavez
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 29 March 2026 01:09:41 GMT
253
54
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.12MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.12MB
)
Watermark .mp4 (
1.03MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @kaylee_chavez26, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Ghế túi mini gấp gọn mang đi chơi đi du lịch tiện lắm #ghegapgon #ghetuimini #gheminigapgon
@Snow Strippers under your spell 🪄 #snowstrippers #govball #underyourspell #concert
Pov: Setelah putus dari Sunghoon, kamu mencoba mengabaikannya—membiarkan lelaki itu bebas. Akan tetapi kabar terbarunya membuat darahmu mendidih. Kekasih baru Sunghoon berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Club malam itu begitu ramai pengunjung. Heelsmu berdenting sepanjang jejak, membelah keramaian. Kamu sekarang berdiri di belakang seorang wanita yang sibuk menari. Tanpa banyak basa-basi jemarimu langsung menyambar rambut panjang itu dan menyeretnya menuju sudut ruangan. Erangan wanita itu teredam bas musik yang mendebarkan tubuh. Dengan kasat kamu menghantam tubuhnya ke dinding. “What the hell—” PLAK—!! Bunyi tamparan terlalu keras menembus sorak-sorai sehingga beberapa orang menoleh menatap ke arah kalian. Jari telunjukmu langsung ditodongkan tepat di depan wajah wanita itu. “Wanita murahan. Tidak tau diri. Selera rendahan. Berani sekali kau berselingkuh di belakang Sunghoon,” gerammu. “Kau siapa?!” “Aku? Aku memang bukan kekasihnya lagi, tapi dia masih milikku,” kamu maju selangkah, menatap tajam. “Aku sudah berbaik hati memberikannya padamu, tapi kau malah menyia-nyiakannya.” Sebelum meninggalkan wanita tersebut kamu berbisik di telinganya, “Jangan coba-coba muncul di hadapannya atau tamparan tadi aku gandakan tiga kali lipat.” Tanpa kamu ketahui Sunghoon berdiri di lantai dua, menatap adegan seru di bawah. Sudut bibirnya membentuk seringai lebar. “Kucing kecilku rupanya sangat ganas,” gumamnya diikuti suara tawa renyah. Dia tahu satu hal pasti. Kamu tak akan pernah mau diajak untuk kembali bersama. Egomu terlalu sulit ditembus sejak pertama kali. Alhasil Sunghoon sengaja mengencani beberapa wanita dan menyuruh mereka mendua—hanya ingin melihat dirimu datang dan mengancam mereka. Dan kamu selalu disibukkan dengan para wanita Sunghoon. Entah di jalanan, club, bahkan gang-gang sempit sekedar memberi pelajaran. Hingga di suatu malam kamu kembali mendapat kabar kekasihnya berselingkuh lagi. Geram kali ini tak seperti biasanya. Lebih tepatnya muak. Restoran mewah itu menjadi saksi. Kamu berjalan masuk, gaun hitam memeluk tubuh, rambut disanggul dengan riasan tebal. Dentingan heels terdengar mencolok membuat beberapa tamu menoleh. Ketika tiba di sebuah meja, air putih dalam gelas kamu raih secepat kilat dan menyambar wajah kekasih Sunghoon. “Ada apa denganmu?!” teriaknya geram. Sunghoon berada di sudut lain memperhatikan, menyesap wine seperti menyaksikan adegan film dramatis. Kali ini berbeda. Wanita itu melawan. Ia berbalik meraih gelas berisi air dan membalasnya. Matamu membulat tak percaya, sebelum meraih rambutnya. Sunghoon tiba-tiba berubah tegang. Ia berdiri tegak, belum bergerak tapi masih mengamati situasi. Situasi mendadak chaos. Cengkeraman wanita itu pada rambutmu mengencang dan sebelum kamu sempat membalas, tubuhmu langsung dihempaskan ke lantai. Kepala membentur sudut meja membuat para tamu sontak berdiri. Sunghoon melepaskan gelas di antara jarinya, langkahnya cepat untuk meraihmu yang hampir tak sadarkan diri. Petugas keamanan datang, mengamankan situasi yang terlanjur kacau. Dengan cepat Sunghoon membawamu ke rumah sakit setelah melihat darah yang mengalir. Dia jelas panik. Saat tiba di rumah sakit, perawat langsung mengambil alih dirimu. “Pak, kami butuh kontak keluarga,” kata seorang perawat. “Saya tunangannya.” Satu kebohongan lolos dari bibirnya tanpa ragu. Menit-menit berlalu, Sunghoon yang sedari tadi menunggu dengan cemas di depan ruangan langsung lega ketika pintu terbuka. “Pasien sudah siuman, anda boleh menjenguknya.” Dalam beberapa langkah ia sudah berdiri di sebelah ranjang. Matanya mengamati kondisimu—mencari-cari jejak perih di sana. “Kenapa kau di sini?” tanyamu lemas. Sunghoon mendengus, kedua tangannya bertumpu pada pinggul. “Aku harus diam saja saat melihatmu berdarah?” dia bertanya balik. Mulutmu terbuka hendak menanggapi tapi seorang dokter masuk. “Pak, tunangan anda tidak mengalami cedera serius. Besok pagi sudah bisa kembali ke rumah.” ( lanjut di komentar ) #pov #enhypen #sunghoon #fyp
#اللهم_صل_وسلم_على_نبينا_محمد #قرآن_كريم_راحة_نفسية #الحمدلله_دائماً_وابداً
W angles tho 😭🙏 #elfaria #wistoria #anime #animeedit
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy