@sambutlerai: Brands are in need of Ai content but marketing budgets are shrinking -> this is where AI content comes into play #aiugc

Sam
Sam
Open In TikTok:
Region: GB
Tuesday 31 March 2026 18:12:28 GMT
1114
44
30
5

Music

Download

Comments

resolvo.ai
Resolvo :
AI
2026-07-09 05:52:56
0
deecryptworld
Deecrypt World :
ai
2026-07-11 08:43:03
0
fran_x_01
FranX :
AI
2026-07-06 23:17:34
0
sarmuiel
Samuel :
AI
2026-07-11 08:06:04
0
only1praise28
PRAISE🌍 :
Ai
2026-07-03 00:05:56
0
emira_z
Amiraa :
AI
2026-07-05 19:38:37
0
official.anaya0
OfficialANAYA :
AI
2026-06-27 06:41:54
0
izba066
Izba :
AI
2026-06-20 16:58:00
0
cpop187
Cpop187 :
AI
2026-05-08 13:04:21
0
bloomrebellion.ai.design
Bloom Rebellion AI Design :
Ai
2026-06-09 19:35:18
0
lorraine_ugc
lorraine_ugc :
ai
2026-04-08 09:16:05
0
jothriels
Jothriel :
AI
2026-04-01 19:59:01
0
gymkahalaimado
Hussien CJ🏴‍☠️ :
Ai
2026-05-17 09:25:28
0
flatrafpv
Flatra :
👋👋👋 Ai
2026-03-31 18:19:58
0
businessestech
B-TECH Ai & Marketing :
Ai
2026-04-04 10:18:42
0
callheryo91
callheryo91 :
AI
2026-04-03 21:43:57
0
ye_nnefer
Yennefer :
Ai
2026-04-01 15:57:42
0
keetah00
Keetah :
AI
2026-04-08 21:15:09
0
zuliecutie
Zulicutie :
AI
2026-07-12 07:36:20
0
axholmeonspotify
Axholme on Spotify :
AI
2026-04-01 18:06:50
0
callmeelohor
Elohor | Me Club :
Ai
2026-04-01 13:33:40
0
pawrences
Pawrences :
Ai
2026-04-01 09:50:25
0
youan.bi.beli.fra
Youan bi beli Francis :
AI
2026-03-31 21:03:47
0
littlebirdsaid
LittleBirdsaid :
Ai
2026-03-31 20:41:46
0
worththemoneyuk
Gen X | Worth The Money :
Ai
2026-03-31 18:20:57
0
To see more videos from user @sambutlerai, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dalam sebuah pernyataan terbuka yang diawali dengan salam dan puji syukur, Dr. KH. A. Mundoffar, Al Hafidh, MPd, selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Husna Internasional Mayong Jepara, Jawa Tengah, secara tegas menyampaikan sikap seluruh keluarga besar pesantren. Terhitung sejak hari Jumat yang berkah tersebut, lembaga pendidikan yang mencakup KPIT, TKIT, SDIT, SD Tahfidz, SMPIKI, hingga SMAIKI dengan bulat menyatakan menolak dan tidak lagi menerima program MBG. Kiai Mundoffar mengakui bahwa selama beberapa bulan terakhir pihak pesantren sempat menerima program MBG tersebut, namun kini tindakan tersebut dianggap sebagai sebuah kekeliruan yang harus disesali, dan mereka berkomitmen untuk memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Lebih lanjut, ia menegaskan pandangan hukumnya bahwa menerima MBG adalah haram. Penegasan ini didasarkan pada prinsip agama yang menyatakan bahwa membantu atau memfasilitasi terjadinya suatu kemaksiatan dan perbuatan yang haram, maka hukumnya ikut menjadi maksiat dan haram. Kiai Mundoffar meyakini bahwa proses pengelolaan program MBG dari tingkat atas hingga bawah bukan lagi sekadar prasangka, melainkan sudah terbukti nyata menjadi sarana terjadinya praktik korupsi besar-besaran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Indonesia dan umat Islam untuk menghentikan praktik tersebut dengan satu cara, yaitu bersama-sama menolak dan berhenti menerima MBG. Pernyataan ini ditutup dengan harapan agar langkah penolakan yang diniatkan sebagai dakwah ini mendapat keberkahan rezeki serta pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sumber: TT/mbah.mun034 #mbg#bn
Dalam sebuah pernyataan terbuka yang diawali dengan salam dan puji syukur, Dr. KH. A. Mundoffar, Al Hafidh, MPd, selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Husna Internasional Mayong Jepara, Jawa Tengah, secara tegas menyampaikan sikap seluruh keluarga besar pesantren. Terhitung sejak hari Jumat yang berkah tersebut, lembaga pendidikan yang mencakup KPIT, TKIT, SDIT, SD Tahfidz, SMPIKI, hingga SMAIKI dengan bulat menyatakan menolak dan tidak lagi menerima program MBG. Kiai Mundoffar mengakui bahwa selama beberapa bulan terakhir pihak pesantren sempat menerima program MBG tersebut, namun kini tindakan tersebut dianggap sebagai sebuah kekeliruan yang harus disesali, dan mereka berkomitmen untuk memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Lebih lanjut, ia menegaskan pandangan hukumnya bahwa menerima MBG adalah haram. Penegasan ini didasarkan pada prinsip agama yang menyatakan bahwa membantu atau memfasilitasi terjadinya suatu kemaksiatan dan perbuatan yang haram, maka hukumnya ikut menjadi maksiat dan haram. Kiai Mundoffar meyakini bahwa proses pengelolaan program MBG dari tingkat atas hingga bawah bukan lagi sekadar prasangka, melainkan sudah terbukti nyata menjadi sarana terjadinya praktik korupsi besar-besaran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Indonesia dan umat Islam untuk menghentikan praktik tersebut dengan satu cara, yaitu bersama-sama menolak dan berhenti menerima MBG. Pernyataan ini ditutup dengan harapan agar langkah penolakan yang diniatkan sebagai dakwah ini mendapat keberkahan rezeki serta pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sumber: TT/mbah.mun034 #mbg#bn

About