@moon.dung.gi.101: Mì chũ gạo lứt Thanh Tâm, ngon & healthy #healthy #nauan #michugaolut #moondunggi #ansangtainha

Nguyệt Moon Đây Nè
Nguyệt Moon Đây Nè
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 01 April 2026 01:46:17 GMT
29643
115
6
26

Music

Download

Comments

heodatnhasausau
Heo Đất Nhà Sâu Sâu :
K phải luộc qua ạ
2026-04-27 11:17:09
1
m.bo.r.viu
Mẹ Bo Rì Viu ✅ :
Cho mình một sét về địa chỉ ạ
2026-04-01 03:07:32
1
mecocakiwi03
Trân nè :
ngon mà tiện lợi nữa nè
2026-04-01 02:03:13
1
To see more videos from user @moon.dung.gi.101, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bupati-Wabup “Menghilang” Saat Didemo, Diduga Inspektur Deli Serdang Malah Ngamuk dan Bentak Mahasiswa!‼️ DELISERDANG — Aksi unjuk rasa Aliansi Cipayung Plus Kabupaten Deli Serdang di halaman Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (28/10/2026), nyaris berujung ricuh. Kericuhan dipicu oleh sikap Inspektur Kabupaten Deli Serdang, H. Edwin Nasution, yang dinilai arogan dan membentak mahasiswa saat menanggapi orasi dari atas mobil komando. Saling dorong antara mahasiswa dan pihak Pemkab sempat terjadi sebelum akhirnya dilerai oleh aparat kepolisian yang mengawal aksi. Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Muhammad, turun tangan menenangkan massa dan menghadirkan Kadis Pendidikan A. Fitrian Syukri, yang menjelaskan bahwa Bupati Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo sedang tidak berada di tempat. Edwin Nasution kemudian menyampaikan permintaan maaf atas emosinya yang sempat terpancing. Poin Tuntutan Utama Aliansi Cipayung Plus: • Pergeseran Anggaran dan Perbaikan Jalan Nasional: Massa mempertanyakan penggunaan APBD senilai Rp 800 juta untuk pengerjaan median Jalan Sultan Serdang (jalan nasional menuju Bandara Kualanamu) oleh Dinas Cikataru. Mereka juga menuntut transparansi dan audit menyeluruh terhadap kebijakan pergeseran anggaran total senilai Rp 503 miliar (dengan realisasi mencapai Rp 493,8 miliar). • Personalisasi Kekuasaan (Program Ibu JELITA): Mahasiswa menyoroti program TP-PKK “Ibu JELITA” yang dinilai melekat secara personal pada istri Bupati, Jelita Asri Ludin Tambunan, serta meminta audit terbuka terhadap kegiatan tersebut. • Hak Guru PPPK Paruh Waktu: Aliansi menuntut penyelesaian hak 2,341 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Mereka mengecam kebijakan pembayaran gaji yang dinilai minim dan diwarnai pemotongan pajak, serta syarat pembuatan video ucapan terima kasih kepada Bupati. • Kasus Keracunan Hari Santri: Massa mendesak investigasi medis dan laboratorium secara transparan terkait dugaan keracunan puluhan santri dan guru pada peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2026, di lingkungan Kantor Bupati. Aliansi Cipayung Plus yang terdiri dari HMI, IMM, HIMMAH, KAMMI, dan GMNI Deli Serdang menegaskan agar aparat penegak hukum menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan wewenang, maladministrasi, atau potensi kerugian negara jika ditemukan dalam kebijakan Pemkab Deli Serdang. Apa tanggapan kalian tentang ini? Netizen yang baik berkomentarlah yang bijak . [𝑷𝒍𝒆𝒂𝒔𝒆 𝑪𝒐𝒏𝒕𝒂𝒄𝒕 𝑼𝒔 𝑽𝒊𝒂 𝑫𝑴 𝑭𝒐𝒓 𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒐𝒓 𝑹𝒆𝒎𝒐𝒗𝒂𝒍] . 𝗜𝗻𝗳𝗼 𝗕𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹 𝗟𝗲𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 & 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗿𝗶𝗸 𝗟𝗮𝗶𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 @medankabarcom #medankabar #mediagagroup #viral #mahasiswa #demo
Bupati-Wabup “Menghilang” Saat Didemo, Diduga Inspektur Deli Serdang Malah Ngamuk dan Bentak Mahasiswa!‼️ DELISERDANG — Aksi unjuk rasa Aliansi Cipayung Plus Kabupaten Deli Serdang di halaman Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (28/10/2026), nyaris berujung ricuh. Kericuhan dipicu oleh sikap Inspektur Kabupaten Deli Serdang, H. Edwin Nasution, yang dinilai arogan dan membentak mahasiswa saat menanggapi orasi dari atas mobil komando. Saling dorong antara mahasiswa dan pihak Pemkab sempat terjadi sebelum akhirnya dilerai oleh aparat kepolisian yang mengawal aksi. Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Muhammad, turun tangan menenangkan massa dan menghadirkan Kadis Pendidikan A. Fitrian Syukri, yang menjelaskan bahwa Bupati Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo sedang tidak berada di tempat. Edwin Nasution kemudian menyampaikan permintaan maaf atas emosinya yang sempat terpancing. Poin Tuntutan Utama Aliansi Cipayung Plus: • Pergeseran Anggaran dan Perbaikan Jalan Nasional: Massa mempertanyakan penggunaan APBD senilai Rp 800 juta untuk pengerjaan median Jalan Sultan Serdang (jalan nasional menuju Bandara Kualanamu) oleh Dinas Cikataru. Mereka juga menuntut transparansi dan audit menyeluruh terhadap kebijakan pergeseran anggaran total senilai Rp 503 miliar (dengan realisasi mencapai Rp 493,8 miliar). • Personalisasi Kekuasaan (Program Ibu JELITA): Mahasiswa menyoroti program TP-PKK “Ibu JELITA” yang dinilai melekat secara personal pada istri Bupati, Jelita Asri Ludin Tambunan, serta meminta audit terbuka terhadap kegiatan tersebut. • Hak Guru PPPK Paruh Waktu: Aliansi menuntut penyelesaian hak 2,341 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Mereka mengecam kebijakan pembayaran gaji yang dinilai minim dan diwarnai pemotongan pajak, serta syarat pembuatan video ucapan terima kasih kepada Bupati. • Kasus Keracunan Hari Santri: Massa mendesak investigasi medis dan laboratorium secara transparan terkait dugaan keracunan puluhan santri dan guru pada peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2026, di lingkungan Kantor Bupati. Aliansi Cipayung Plus yang terdiri dari HMI, IMM, HIMMAH, KAMMI, dan GMNI Deli Serdang menegaskan agar aparat penegak hukum menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan wewenang, maladministrasi, atau potensi kerugian negara jika ditemukan dalam kebijakan Pemkab Deli Serdang. Apa tanggapan kalian tentang ini? Netizen yang baik berkomentarlah yang bijak . [𝑷𝒍𝒆𝒂𝒔𝒆 𝑪𝒐𝒏𝒕𝒂𝒄𝒕 𝑼𝒔 𝑽𝒊𝒂 𝑫𝑴 𝑭𝒐𝒓 𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒐𝒓 𝑹𝒆𝒎𝒐𝒗𝒂𝒍] . 𝗜𝗻𝗳𝗼 𝗕𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗩𝗶𝗿𝗮𝗹 𝗟𝗲𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 & 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗿𝗶𝗸 𝗟𝗮𝗶𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 @medankabarcom #medankabar #mediagagroup #viral #mahasiswa #demo

About