@mift_4k: jangan lupa pulang ke pondok tepat waktu#fyp#darulhudalebakkajang#creatorsearchinsights

່ ‍ ‍‍ ‍ ‍
່ ‍ ‍‍ ‍ ‍
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 01 April 2026 03:57:53 GMT
64162
1898
51
344

Music

Download

Comments

annisaasoraya
anisa :
moh balk pondok
2026-04-01 13:47:42
6
santri_hebat7
YAN_BOPENG02 :
bang mondok dimana
2026-06-28 01:51:27
0
zafranhaeri861
🤫🤫😜🤪🤪😜 :
ya bg
2026-06-28 14:40:21
0
jomlo...o1
nnkspiii🤍💙 :
ķalau aku sih tanggal 8
2026-06-29 04:49:10
0
rennzz_245
Rennzz_24 :
males bngtttt
2026-06-27 06:42:42
0
toyipmuhtar
{toyib}♧♤《》 :
salah bang tgl 12 aku jadi santai dulu
2026-06-29 03:42:41
0
mdr.pmksn
. :
bikin candu
2026-06-24 23:22:49
0
arkan0147
★ARKAN07★ :
[Stiker]
2026-06-28 04:47:54
0
adek..26
Adx_tungg :
nanti balpon😩
2026-06-28 04:48:15
1
izal_aja69
فایزال🇮🇩 :
gw masih santai gw tanggal 10😎
2026-06-28 06:42:01
1
haqil745
punyazamm🫶 :
mlzz
2026-04-01 13:49:36
0
sancan_tiktok
san_tiktok123 :
padahal lupa loh klo balpon,kok malah diingetin sih🥺🥺
2026-06-27 11:54:04
1
assyifanurramadani
$¥!₱∆✓ :
saya alumni santri darul Huda asrama Al Azhar #kangen🥹🥹
2026-05-27 08:16:43
2
mfauzociih2
M.Fauzan AL Arief :
baru lahh pulang jam 10 tadi masak di suruh balik lagi sih 🤔🤔
2026-06-28 05:45:17
1
ishaqmikel
Moeslim_Hunter🚭 :
salam dari Subulussalam shd arek lebak kajang asli
2026-04-19 03:55:06
0
fathinnatus.sidqi
@_v!inaa💨 :
itu lak an pondok pesantren darul Huda Lebak kajang , bk 10 soalnya aku sering ke sana
2026-05-01 09:39:01
0
xyz_zha0
zhraaaaaa🦖 :
siapa yang bikin bg??
2026-04-01 13:57:11
0
karimsyah32
karimsyah Afandi 🧑‍🤝‍🧑 :
bg minta lagunya dong🙏 dengernya enak banget 🥰
2026-04-12 09:47:52
1
suharlan.123
suharlan 123 :
sory gua anak sekolah
2026-06-30 01:56:31
0
ah.ahsan.086
AH Ahsan 086 :
tempat ku masih libur kak
2026-06-19 22:36:52
0
user856160239
sofi :
betul
2026-06-26 14:56:50
0
user2030003423205
ashraf :
pehhhh
2026-06-25 05:44:13
0
dika50473
dika :
aku juga bentar lagi balpon kak
2026-06-30 02:14:42
0
t.o.n.i496
T.O.N.I :
belum libur
2026-06-20 02:54:23
0
sunglemaslii
🅰️!anying🚀 :
opo kihh
2026-04-01 16:35:25
0
To see more videos from user @mift_4k, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About