@horror.media1: Terserah orang menyebutnya apa—pasar gaib, ilusi, atau halusinasi?? Tapi yang kami alami malam itu terasa nyata. Kami mendaki saat senja. Hutan masih rapat, sunyi, tanpa tanda kehidupan. Lalu dari kejauhan terdengar keramaian… disusul alunan gamelan yang tidak wajar. Kami menemukan sumbernya. Di tengah hutan, ada kerumunan seperti pasar malam. Lapak-lapak berdiri tak beraturan, diterangi api obor yang menyala di setiap tiang penyangga kios. Bayangan api menari, membuat suasana terasa hidup… tapi salah. Sebagian sosok duduk diam dengan kepala tertunduk. Sebagian lainnya berdiri… menatap kami dengan tatapan dingin. Tidak ada penabuh, tapi gamelan tetap berbunyi. Tanpa sadar kami mendekat. Kami berhenti di depan satu lapak. Seorang wanita bertubuh agak gempal berdiri di balik meja kayu. Wujudnya menyerupai manusia… tapi kulitnya pucat kusam, dan bola matanya putih semua. Ia tersenyum tipis. Di depannya, tersusun buah-buahan aneh—bentuknya tidak wajar, seolah hidup. Aromanya manis… terlalu manis. Ia menyodorkan satu buah. “Ambil…” bisiknya. Suaranya terasa langsung di dalam kepala. Tubuh kami kaku. Di sekitar kami, semua sosok mulai menoleh. Yang duduk mengangkat kepala. Yang berdiri menatap lebih tajam. Menunggu. Salah satu dari kami hampir mengambilnya. Tiba-tiba— Gamelan berhenti. ting… Semua mata tertuju pada kami. Api obor berkedip bersamaan. Senyum wanita itu melebar. Kami tersadar… dan langsung berlari. Saat kembali ke jalur, semuanya hilang. Tidak ada pasar. Tidak ada obor. Tidak ada siapa-siapa. Hanya hutan… sunyi. Tapi sampai sekarang— aroma buah itu kadang muncul lagi. Seolah… ada yang masih memanggil. #horrormedia #horrorstory #horrortiktok #pasargaib #fruitair
Horror Media
Region: ID
Wednesday 01 April 2026 08:22:15 GMT
Music
Download
Comments
Regi Egi :
Posisinya di gunung mana Boss Q..?
2026-04-01 09:08:55
0
To see more videos from user @horror.media1, please go to the Tikwm
homepage.