Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@tiensmile10: Chăm da xinh mỗi ngày #BiodermaVietnam #PhotodermXDefense #KhienXtanghinh #Outtrinhrangro #kemchongnang
🎀Tiên.Tiênn🎀
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 01 April 2026 09:37:11 GMT
49
18
14
2
Music
Download
No Watermark .mp4 (
10.06MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
10.06MB
)
Watermark .mp4 (
10.56MB
)
Music .mp3
Comments
Mẹ Con Nhà Bé Gold 😘❤️ :
Chân ái luôn đó
2026-04-01 13:24:35
0
Đồ Bộ Nhà Tuyền 🛍️ :
Chống nắng êm lắm
2026-04-01 13:21:07
0
Miu Thích Rì Viu :
Ưng lắm
2026-04-01 13:54:04
0
Funnyshop :
Mê qua
2026-04-01 14:59:18
0
Thanh Mai :
Mê nha
2026-04-01 14:55:40
0
Linh Tây Ninh :
Ưng nha
2026-04-01 13:10:40
0
Windy Review 🌼 :
Tui thích em này lắm
2026-04-01 13:52:45
0
hieutapreview :
Mee nha
2026-04-01 13:09:45
0
Thoa Thích Rì Viu :
Xịn xò
2026-04-01 12:51:44
0
M66 review :
Chân ái lunnn í
2026-04-01 13:05:40
0
Khui Cả Thế Giới ⋆。༘ 𓂃。♡ :
Mê á trời
2026-04-01 13:06:13
0
𐙚⋆°. Hồng Cận ᥫ᭡ :
Ưng lắm
2026-04-01 13:09:56
0
Bông xinhh 🌸 :
He he em cũng đang dùng
2026-04-01 13:08:44
0
🪼Bubbles🫧 :
Chân ái của tui
2026-04-01 13:14:51
0
To see more videos from user @tiensmile10, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#pov : Bel sekolah bahkan belum berbunyi, tapi halaman sekolah sudah seramai pasar pagi. Suara motor, tawa siswa, dan obrolan yang saling bersahutan memenuhi udara. Kamu berjalan bersama Sheila sambil membawa roti di tangan, wajah masih setengah mengantuk. Sampai matamu menangkap satu pemandangan yang langsung bikin mood berantakan. Di depan kelas XI IPA 2, seseorang berdiri santai sambil bersandar di pagar koridor. Rambut gelapnya berantakan tapi justru bikin makin keren. Dan seperti biasa dia dikerubungi cewek-cewek. “Seonghyeon, nanti jadi ikut basket gak?” “Kok kamu makin ganteng sih?” “Seonghyeon, mau aku bawain minum?” Kamu langsung mendecih pelan sambil menggigit roti dengan kesal. “Dih. Liat tampangnya itu nyebelin banget.” Sheila yang berjalan di sampingmu langsung ngakak. “Bilang aja cemburu.” Kamu menatapnya tajam. “Oh jelas! Cemburu berat gue! Huh… nyesel gue pernah nolak dia, sekarang gue malah kecintaan sama dia.” Dan itu memang fakta paling memalukan dalam hidupmu. Dulu, waktu Seonghyeon masih dikenal sebagai berandal sekolah, tukang bolos, sering berkelahi, dan bikin guru pusing, dia pernah nembak kamu terang-terangan di belakang gedung olahraga. Dan apa jawabanmu waktu itu? “Gue gak suka cowok kayak lo.” Kalimat itu bahkan masih terngiang jelas sampai sekarang. Ironisnya, setelah ditolak, Seonghyeon berubah total. Nilainya membaik, berhenti membuat masalah, jadi kapten basket, dan entah kenapa… makin tampan setiap harinya. Yang lebih menyebalkan? Sekarang dia sangat populer. “Gue yang greget,” kata Sheila sambil geleng-geleng kepala. “Cepetan confess.” “Gengsi gue!” Kamu meringis frustrasi. “Kan dulu pernah nolak. Terus kalau sekarang dia nolak gue gimana? Malu, Shei!” “Hahahaha ya salah sendiri.” Kamu langsung melotot. “Bantuin dong, Shei…” Sheila berhenti berjalan. Senyum jahil langsung muncul di wajahnya. “Yaudah nih… bantuin.” “Hah?” Belum sempat kamu mencerna maksudnya, Sheila tiba-tiba mendorong punggungmu keras. “WOY—” Tubuhmu meluncur ke depan. Dan sialnya tepat ke arah kerumunan Seonghyeon. Kamu kehilangan keseimbangan, lalu— BUGH. Tubuhmu jatuh menabrak dada seseorang. Hangat. Keras. Dan wangi parfum cowok yang familiar langsung memenuhi indra penciumanmu. Dengan panik kamu mendongak. “…Seonghyeon.” Ia menatapmu diam dari jarak super dekat. Matanya sedikit membesar, seolah tak menyangka kamu benar-benar jatuh ke pelukannya. Sedangkan pipimu? Sudah merah total. Sekeliling langsung pecah. “CIEEEEE—” “EH EHHH!” Beberapa cewek yang tadi mengerubungi Seonghyeon langsung memasang wajah tidak suka. Ada yang melirikmu sinis, ada juga yang bisik-bisik julid. Kamu yang malu setengah mati langsung menoleh brutal ke arah Sheila. “SHEILAAAAA!!!” Kamu mau mengejarnya, tapi baru saja bergerak, pergelangan tanganmu ditahan. Refleks kamu menoleh. Seonghyeon memegang tanganmu. Suasana mendadak terasa aneh. Cowok itu menatapmu lekat-lekat, lalu sudut bibirnya perlahan terangkat membentuk senyum kecil. “Kalau mau jatuh,” ucapnya santai, “lain kali bilang dulu.” Suara cie-cie makin menggila. Kamu makin panik. “Gue gak sengaja!” “Hm.” Seonghyeon malah mendekat sedikit. “Kok gugup?” “M-mana gugup!” “Wajah lo merah.” Kamu buru-buru menarik tanganmu, tapi Seonghyeon belum melepaskan. Tatapannya turun ke wajahmu seolah sedang menikmati kepanikanmu. Dan yang bikin jantungmu makin tak aman… dia tersenyum. Senyum itu beda. Bukan senyum jahil khas Seonghyeon yang semua orang tahu, tapi lebih lembut… seolah dia memang senang kamu ada di dekatnya. “Masih suka kabur kalau ketemu gue ya?” tanyanya pelan. Kamu tercekat. Kalimat itu langsung membawa ingatanmu ke masa lalu—ke waktu setelah kamu menolak dia dan malah jadi orang yang selalu menghindar tiap Seonghyeon lewat. “Kagak juga.” “Bohong.” “…” Dia terkekeh pelan. Sheila yang melihat dari jauh sampai melompat-lompat heboh sambil menahan tawa. “SUKURIN! LO MALAH DAPET MOMENT!” Kamu ingin mengubur diri hidup-hidup. [+KOMENTAR/SALURAN] #fyp #seonghyeon #cortis #xybca
obv not accurate but was fun to measure the frontal manually since it was hidden #harmony #analysis #beauty #attractive
Na pura humildade, silêncio e o trampo 🙌🏼🤩®️# #xre300 #midia
#1daluliyo🇸🇴 #basraawimedia #fyp #somalitiktok
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy