@yara_elmaghrabyy:

itsyara
itsyara
Open In TikTok:
Region: EG
Wednesday 01 April 2026 13:12:30 GMT
10881
503
23
8

Music

Download

Comments

sa3id4423
𝓐𝓱𝓶𝓮𝓭 🇺🇲 :
ياارااا❤️🥰
2026-04-01 13:31:09
1
haneenelm4
Hanen :
عسولهههه
2026-04-02 20:19:19
1
user5goi44f5mq
هاني ابوسيف :
،،،
2026-04-02 14:52:20
0
user80161318590153
احمد حسن عبد الواحد :
احلى واحده في الكون
2026-04-03 07:29:02
0
user51962950
عمرو :
2026-04-01 20:33:44
0
fanyara14883
M..FAN.. YARA 🏹🩷🦄🦋 :
قمررررر ❤️❤️
2026-04-01 17:09:46
0
jana.emad61
Jana Emad :
ياجماعه بحبها مووووت ❤️❤️❤️
2026-04-01 16:59:54
0
amrahmed825
Amr Ahmed :
يارا القمر
2026-04-02 21:56:06
0
ahmed.mostafa8600
Ahmed Mostafa :
بسم الله ماشاء الله تبارك الله في جمالك 🥰
2026-04-11 14:02:13
0
elgayar777
.⚔️.🐍.ĒłĜØĜ/ :
احلا وحده علي الكره الارضيه😁🔝❤️🔥❤️🔝😁
2026-04-01 14:30:33
0
wissancaan2
ᵐᵃʳᶜᵉˡˡᶤᶰᵉ🦢 :
يومين نسوني اسم حبيبي
2026-04-01 13:16:34
1
m___0nn
موني ♡ :
طيب اكلك انتي وضحكتك؟؟؟ ولا ايش اسوي 💘💘💘💘💘✨
2026-04-01 18:18:44
1
mostafaosama59
Mostafa Osama :
❤️❤️❤️🥺
2026-04-01 14:04:04
0
manusha.sithum.ra
Manusha Sithum Ranasingha :
🤗🥰
2026-04-01 14:59:08
0
a_adel00
Ahmed-Adel :
❤️💐
2026-04-05 23:26:20
0
user4659063820
MD Hassan :
💚💚💚
2026-05-05 18:53:52
0
To see more videos from user @yara_elmaghrabyy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About