@p6k9q: #شعر #اغاني #fyp #vairal #الشعب_الصيني_ماله_حل😂😂

﮼علاوي 📸
﮼علاوي 📸
Open In TikTok:
Region: IQ
Thursday 02 April 2026 13:06:56 GMT
46657
2293
8
161

Music

Download

Comments

1440.a
.🇧🇪✞𝑌𝑜𝑢𝑠𝑒𝑓✞ :
كن سحارب معك ولاكن صدمتني ولاكن ساحرب لجلك
2026-04-02 19:20:19
1
h_o_a_0
ذكــ ــرئ :
لم يعد يهمني أي شيء كنت أعرف من البدايه إنني سأحارب الدنيا وحيدآ..
2026-04-04 08:07:05
0
user2847226160313
ام رزان :
🥰🥰🥰
2026-04-04 20:32:29
0
ejdhj7
ʟ̤ɾʅ⅃᎗ɕ :
😔😔😔
2026-04-02 21:28:12
0
user39483517561243
ام ايلين. :
🥰🥰
2026-04-02 20:57:10
0
hussein.h01
حسين البديري :
🌹
2026-04-02 20:37:02
0
_2t2l
رأفت ألہ أجبور :
🥰🥰🥰
2026-04-02 13:09:13
0
user6724384832782
العسكري هيبة :
🥰🥰🥰🥰
2026-04-04 21:22:53
0
To see more videos from user @p6k9q, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kragan – Seorang nelayan warga Desa Pandangan Wetan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, dilaporkan hilang, Sabtu (06 Juni 2026) sekira pukul 09.30 Wib. Korban hilang, Sokirin (Mbah So), berusia 45 tahun. Informasi awal yang disampaikan kepada pihak terkait, Sokirin bermaksud mengamankan perahu yang berada di dermaga, akan dipindahkan ke aliran sungai di sebelah barat SMA N 1 Kragan, perbatasan antara Desa Pandangan Kulon dan Desa Sumurtawang Kecamatan Kragan, supaya lebih aman. Alasannya, kondisi ombak timuran sangat kuat. Diduga saat akan menuju sungai, ombak besar menghantam perahu, mengakibatkan korban tenggelam. Kepala Desa Pandangan Wetan, Nur Salam ketika dikonfirmasi menjelaskan waktu itu ada sejumlah anak di sekitar TKP yang mengetahui. Masyarakat kemudian menindaklanjuti dengan melakukan pencarian, hingga akhirnya menemukan sebuah perahu terombang-ambing dalam kondisi kosong. Sedangkan Sokirin belum ditemukan. “Kronologis pastinya nggak ada yang tahu. Cuman beberapa anak kecil yang lagi main sempat lihat perahu dihantam ombak. Saat warga mencari, hanya menemukan perahu, kondisinya kosong. Ombak cukup besar hari-hari ini, angin juga kencang, banyak nelayan berhenti melaut,” kata Nur Salam. Nur Salam menambahkan atas kejadian itu, pihaknya menyampaikan kepada BPBD dan Basarnas Rembang. “Pencarian awal oleh warga, masih berlanjut sampai Sabtu siang. Do’akan semoga bisa lekas ditemukan. Pak Sokirin ini punya isteri dan dua anak,” imbuhnya. Sementara itu, Koordinator Unit Siaga Kantor SAR Rembang, Ahmad Nur Zain menyatakan begitu menerima laporan nelayan hilang, petugas dan peralatan dikerahkan ke Kecamatan Kragan. “Menurut informasi, proses pencarian terpusat di perairan sebelah utara SMA N 1 Kragan, kita menyesuaikan,” terang Nur Zain. (Musyafa Musa).
Kragan – Seorang nelayan warga Desa Pandangan Wetan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, dilaporkan hilang, Sabtu (06 Juni 2026) sekira pukul 09.30 Wib. Korban hilang, Sokirin (Mbah So), berusia 45 tahun. Informasi awal yang disampaikan kepada pihak terkait, Sokirin bermaksud mengamankan perahu yang berada di dermaga, akan dipindahkan ke aliran sungai di sebelah barat SMA N 1 Kragan, perbatasan antara Desa Pandangan Kulon dan Desa Sumurtawang Kecamatan Kragan, supaya lebih aman. Alasannya, kondisi ombak timuran sangat kuat. Diduga saat akan menuju sungai, ombak besar menghantam perahu, mengakibatkan korban tenggelam. Kepala Desa Pandangan Wetan, Nur Salam ketika dikonfirmasi menjelaskan waktu itu ada sejumlah anak di sekitar TKP yang mengetahui. Masyarakat kemudian menindaklanjuti dengan melakukan pencarian, hingga akhirnya menemukan sebuah perahu terombang-ambing dalam kondisi kosong. Sedangkan Sokirin belum ditemukan. “Kronologis pastinya nggak ada yang tahu. Cuman beberapa anak kecil yang lagi main sempat lihat perahu dihantam ombak. Saat warga mencari, hanya menemukan perahu, kondisinya kosong. Ombak cukup besar hari-hari ini, angin juga kencang, banyak nelayan berhenti melaut,” kata Nur Salam. Nur Salam menambahkan atas kejadian itu, pihaknya menyampaikan kepada BPBD dan Basarnas Rembang. “Pencarian awal oleh warga, masih berlanjut sampai Sabtu siang. Do’akan semoga bisa lekas ditemukan. Pak Sokirin ini punya isteri dan dua anak,” imbuhnya. Sementara itu, Koordinator Unit Siaga Kantor SAR Rembang, Ahmad Nur Zain menyatakan begitu menerima laporan nelayan hilang, petugas dan peralatan dikerahkan ke Kecamatan Kragan. “Menurut informasi, proses pencarian terpusat di perairan sebelah utara SMA N 1 Kragan, kita menyesuaikan,” terang Nur Zain. (Musyafa Musa).

About