@sahamology: Saat IPO pada November 2021, saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) menjadi salah satu penawaran saham terbesar di Bursa Efek Indonesia dengan nilai sekitar Rp18,8 triliun. Narasi yang dibangun saat itu sangat kuat: pertumbuhan trafik data yang pesat dan kebutuhan infrastruktur jaringan yang terus meningkat diyakini akan mendorong bisnis menara telekomunikasi dalam jangka panjang. Namun hampir empat tahun sejak IPO di harga Rp800, harga saham MTEL masih bergerak di sekitar Rp500-an, sehingga investor yang masuk pada saat IPO hingga kini masih berada dalam posisi capital loss. Menariknya, secara fundamental bisnis MTEL tetap menunjukkan stabilitas. Perusahaan membukukan pendapatan sekitar Rp9,3 triliun dengan laba bersih Rp2,12 triliun, margin kotor yang sangat tinggi, serta dividend yield mendekati 5%. Bahkan estimasi valuasi menunjukkan potensi upside yang cukup signifikan apabila pasar kembali memberikan premi terhadap sektor infrastruktur digital. Kasus MTEL mengingatkan satu hal penting di pasar saham: bisnis yang baik tidak selalu langsung tercermin pada pergerakan harga saham. Timing, valuasi, dan ekspektasi pasar tetap menjadi faktor yang menentukan hasil investasi. Bagaimana menurut Anda prospek saham MTEL ke depan? Hashtag #InvestasiSaham #PasarModalIndonesia #AnalisisSaham

Sahamology Belajar Saham
Sahamology Belajar Saham
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 02 April 2026 14:17:18 GMT
2759
21
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @sahamology, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About