@titantvma54: gojo death 😞😢 #gojodead #jujutsukaisen #jujutsukaisenedit #jujutsukaisenseason2 #sukunakillgojo

𝖀𝕿𝕮𝕸 || 𝚄𝚃𝙲𝙼 𝙶𝚄𝚈 ||
𝖀𝕿𝕮𝕸 || 𝚄𝚃𝙲𝙼 𝙶𝚄𝚈 ||
Open In TikTok:
Region: PH
Friday 03 April 2026 03:48:30 GMT
87488
2283
135
1116

Music

Download

Comments

theoneandonlyminato
chandy :
Im the honored one
2026-05-05 06:19:27
10
kind.zinichj
shizu_tv :
yuta is the king
2026-06-06 14:18:47
0
tumurtmr
loser :
2026-06-01 12:19:15
1
gojo_sensei134
GojoSataru :
gojo no mintió el ganaría porque sukuna no tiene ninguna técnica para atravesar el infinito y gojo por diversión se confío y no utilizo el infinito es mejor gojo
2026-05-23 15:01:00
4
teamfreefire482
jaldas.FF✨ :
gojo siempre y fue el mejor echicero de la historia
2026-05-20 23:52:43
0
kaue.domingues2
Kaue Domingues :
o gente cm q assisti essa parte
2026-06-02 22:24:43
0
therealopo2.soyom
TheRealOpo2 :
season please
2026-05-03 12:22:02
0
yehyaztrr
Yehya Zeaiter :
2026-06-03 10:52:53
1
seeqx0
ขว้าธรรมชาติ🇧🇷 :
2026-05-31 13:02:35
1
shivakurmi717
🦚🙏Radhe.Radhe🦚🙏 :
🤣
2026-06-03 01:09:52
1
habaolonggg
hbl :
name songs?
2026-06-03 11:14:02
1
ryanfidelesdasilva
ryan :
[adesivo]
2026-04-13 14:32:45
0
add51088
😼💞!KITTY!💞😼 :
[สติกเกอร์]
2026-05-08 13:27:23
1
user8557113268658
user8557113268658 :
2026-05-02 19:06:49
1
dangkhoi3561
K :
2026-05-20 02:55:44
1
To see more videos from user @titantvma54, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About