@abine224: Dunia maya digemparkan oleh sebuah video viral yang menunjukkan momen dramatis kegagalan jet tempur F-15 Strike Eagle milik Amerika Serikat dalam mencegat drone bunuh diri Shahed buatan Iran di wilayah udara Irak. Insiden ini menjadi sorotan tajam karena jet tempur seharga triliunan rupiah tersebut tampak kesulitan melumpuhkan drone yang secara biaya jauh lebih murah dan bergerak lebih lambat. Rekaman tersebut memperlihatkan upaya pengejaran yang intens, namun drone Shahed tetap melaju menuju targetnya, mengekspos celah dalam sistem pertahanan udara konvensional menghadapi ancaman asimetris. Para analis militer berpendapat bahwa kegagalan ini disebabkan oleh karakteristik drone Shahed yang memiliki jejak radar rendah (low radar cross-section) dan terbang pada ketinggian sangat rendah, sehingga sulit bagi radar jet tempur untuk melakukan penguncian sasaran secara presisi. Selain itu, kecepatan jet F-15 yang sangat tinggi justru menjadi kendala saat harus bermanuver mengejar objek yang bergerak lambat namun lincah. Fenomena ini memicu perdebatan mengenai efektivitas penggunaan alutsista mahal untuk melawan teknologi drone massal yang kini merajai medan tempur modern di Timur Tengah. Pihak Pentagon belum memberikan pernyataan resmi terkait video viral tersebut, namun laporan internal menunjukkan adanya evaluasi besar-besaran terhadap prosedur intersepsi udara. Di sisi lain, Teheran menggunakan insiden ini sebagai materi propaganda untuk menunjukkan bahwa teknologi mereka mampu menembus payung keamanan Amerika Serikat. Kejadian di langit Irak ini menjadi pengingat nyata bagi kekuatan militer dunia bahwa dominasi udara kini tidak lagi hanya ditentukan oleh kecepatan dan kecanggihan jet tempur, melainkan oleh kemampuan beradaptasi melawan ancaman drone yang kian masif dan sulit dideteksi. Sumber: Sindonews; Portal Militer
Abi
Region: ID
Friday 03 April 2026 05:51:42 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @abine224, please go to the Tikwm
homepage.