@edulandbavi: Có những viên ngọc nghỉ dưỡng— không cần ai quảng cáo. Chỉ cần một lần đến là hiểu 🌿 #edulandbavi #bungalowbavi #viewsôngđà #núibavì #dulichbavi

Eduland Ba Vì Resort
Eduland Ba Vì Resort
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 03 April 2026 11:24:16 GMT
42589
1067
37
450

Music

Download

Comments

anhanh0629
anhanh0629 :
Ở quê mình mà giờ ms biet buồn thật
2026-06-01 16:23:11
0
hoangngocanh1713
NANH :
tưởng giữa lòng núi rừng Ba Vì, có 1 bản tên là Bản Lon'
2026-06-17 16:58:14
0
nguyn.dung.792
❣️Nguyễn Dung 79 ☘️ :
Chỉ đẹp trên tick tock thôi 😂
2026-06-13 11:46:38
0
nmabof
:D lãng tử thư giãn :
Cho mk xin giá phomgf 30-4 -> 2/5
2026-04-16 14:50:36
0
user22804982386702
Uyên Uyên :
giá thì đắt đồ ăn chả ra gì.
2026-04-07 15:13:52
11
ba.v.review
BA VÌ REVIEW :
Đẹp quá
2026-04-28 10:35:04
1
phngdungle
phngdungle :
giá phòng thế nào ạ
2026-04-14 03:24:45
1
mebong_bon
Shop-Mẹ Bống :
Em xin tt nhóm zalo ạ! Em chuyên book phòng khu Ba Vì ạ
2026-05-19 14:19:27
0
hoangdieu1996
Hoàng Xe Lướt Hà Nội 👍 :
K đc đâuv
2026-04-12 16:16:47
1
p.audio88
p-audio :
b quay máy gì màu sắc đẹp vậy , hơi giống tông màu hãng insta
2026-04-24 03:48:14
0
anhanh2084
Cá Ướp Muối 😆😆 :
Xin địa chie
2026-04-17 06:11:02
0
chi.mai093
chi mai :
Giá như nào bạn nhỉ
2026-04-24 06:07:45
0
lin.l1159
Liên Lê :
ở đâu mà đẹp thế nhỉ
2026-04-15 05:18:12
0
hangminh149
Hoàng Minh Hằng :
Báo giá phòng 2 người cho mình nhé
2026-04-29 04:14:15
0
socthui301123
Đào Thị Phương Thảo :
Chỗ nào Ba Vì v ạ
2026-04-11 05:39:04
0
sinh.l.nam07
Sinh - Lý Nam :
Đẹp quá
2026-04-24 13:48:54
0
thaobe0402
Thaobee190402 :
Vào chụp ảnh thôi đk không ạ
2026-04-10 13:15:38
0
anhanh0629
anhanh0629 :
Bên mình phải cheo bảng từ ngoài cầu đồng quang với trên Khánh thượng dân ms biet để đi nghỉ dưỡng mùa hè được Hahha
2026-06-01 16:24:44
0
itsquyen.raw
Quien Photo📸 :
mảnh này có bán k ạ?
2026-06-05 13:17:12
0
lng31963
Lương Hà Tây :
FL cho mình với nhé mình cũng mới xây kênh
2026-06-27 16:15:37
0
_nguyenmaihuong_
Nguyễn Mai Hương :
vé vào đắt,cảnh bth,đồ ăn dở😞
2026-05-09 00:33:56
0
phandienxingdep
Nữ phụ phản diện :
what @công chúa Ielts🧚‍♀️
2026-05-07 09:00:10
1
hattieu1799
Hạt tiêu :
@٨ـﮩﮩ٨ـ𝓢𝓸𝓪𝓷 ✦ 𝓛𝓲𝓵𝔂♡ﮩ٨ـﮩ sách túi lên và đi nhỉ
2026-04-07 03:53:03
1
anh170621
Oánh :
@ThuTrang như thật nhỉ🤣
2026-04-09 06:25:03
0
kimjiwon.j
mimi🦦 :
@Ẩm ương đủ điều uầy
2026-04-24 04:08:26
0
To see more videos from user @edulandbavi, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bab 3 Bab Kamu Jual Aku Beli
Bab 3 Bab Kamu Jual Aku Beli "Ceraikan sekarang juga, Raf! Tunggu apa lagi?! Perempuan ini sudah menginjak-injak harga diri keluarga kita!" pekik Ibu mertuaku, "Betul, Mas! Jangan mau diinjak-injak sama perempuan songong ini! Lagian buat apa mempertahankan istri mandul yang enggak bisa kasih keturunan? Malu-maluin keluarga aja!" Luna ikut memanasi, "Ayo, Mas! Ceraikan dia sekarang! Talak dia di depan mukanya yang sok berkuasa itu!" Namun, di luar dugaan mereka, Mas Rafli justru bergeming. "Ibu... Luna... diam dulu! Jangan asal bicara!" "Lho, Raf? Kok kamu malah bentak Ibu sama adikmu sendiri sih?" "Iya, Mas! Kok malah kita yang disalahin? Jelas-jelas Mbak Nara yang udah kurang ajar! Dia udah bikin kita malu di restoran, terus sekarang menghina Mas Rafli!" "Kalian enggak tahu apa-apa, jadi diam!" desis Mas Rafli frustrasi. Dia menjambak rambutnya sendiri, lalu menatapku dengan pandangan memohon. "Nara... tolong, jangan dengerin omongan Ibu sama Luna. Mereka cuma emosi. Kita masuk ya, Sayang? Kita bicarakan ini baik-baik. Mas minta maaf kalau selama ini Mas kurang perhatian sama Ibu kamu." "Sayang? Wah, luar biasa sekali perubahan sikapmu, Mas. Ke mana perginya suami arogan yang kemarin membentakku dan menyuruhku tahu diri karena cuma bisa menumpang hidup pada uang bulananmu?" "Nara, tolong... jangan bahas yang itu lagi," bisik Mas Rafli dengan nada memelas. Suaranya bergetar. "Kenapa, Raf? Kenapa kamu harus minta maaf sama perempuan mandul ini?kamu itu laki-laki, Raf! Pemimpin keluarga! Harga dirimu di mana?! Ceraikan dia sekarang! Biar dia tahu rasa hidup melarat jadi janda perawan tua yang enggak laku!" "Ibu, cukup! Ibu enggak tahu apa-apa, Bu!" "Kenapa Ibu enggak tahu? Ibu tahu semuanya! Kamu itu manajer sukses, Raf! Rumah mewah ini, mobil sport di depan, itu semua hasil kerja keras kamu, kan? Dia cuma numpang hidup dan nikmatin fasilitas dari kamu!" ujar Ibu mertuaku dengan penuh percaya diri, menepuk dadanya dengan bangga. "Hahaha! Numpang hidup? Fasilitas dari Mas Rafli?" Aku menyeka ujung mataku yang sedikit berair karena terlalu geli. "Aduh, Nyonya Besar gadungan... sepertinya anak kebanggaanmu ini benar-benar lihai mendongeng, ya? Sampai-sampai kalian berdua tercuci otak sedalam ini." "Maksudmu apa, Nara?! Jangan menghina anakku!" "Mas Rafli, coba jelaskan pada ibumu tercinta dan adikmu yang super manja ini. Jelaskan, rumah mewah yang saat ini kalian tempati, mobil yang kalian pakai buat pamer ke tetangga kampung, dan semua barang bermerek yang melekat di badan kalian itu... dibeli pakai uang siapa?" tanyaku dengan nada santai, namun sarat akan penekanan. Mas Rafli bungkam. "Mas? Kok diam aja? Kasih tahu Mbak Nara kalau semua ini punya Mas!" "Mas, jawab, Raf! Kenapa kamu diam saja seperti orang bodoh?!" Ibu mertuaku mulai panik, diguncangnya bahu Mas Rafli dengan kuat. "Ayo bilang sama dia, semua harta ini punya kamu!" "Ngg... enggak, Bu," cicit Mas Rafli akhirnya. Suaranya nyaris tak terdengar. "Apa? Enggak apa maksudnya, Raf?!" "Semua ini... semua ini bukan punya Rafli, Bu," aku Mas Rafli dengan suara bergetar, wajahnya kian pucat bagai mayat. "Rumah ini, mobil, semuanya... atas nama Nara. Uang yang Rafli pakai selama ini juga berasal dari tunjangan dan fasilitas perusahaan milik keluarga Nara." Deg! "Ka... kamu bercanda kan, Raf? Enggak mungkin! Kamu kan manajer di perusahaan besar!" "Rafli memang manajer, Bu. Tapi... tapi perusahaan itu milik mendiang papa kandung Nara," lanjut Mas Rafli, air matanya mulai menetes karena menahan malu yang teramat sangat. "Kalau Nara membekukan semua rekening dan mencabut semua fasilitas, Rafli... Rafli enggak punya apa-apa lagi, Bu. Rafli bakal jatuh miskin." "Hah?! Enggak mungkin! Mas Rafli pasti bohong kan?!" Aku melangkah maju, "Bagaimana, Ibu Mertua yang terhormat? Masih mau menyuruh anakmu menceraikan aku?" Haha Rasain, makanya jangan Sombong jadi orang. Malu sendiri kan sekarang? Baca selengkapnya di kbm Judul Pulang, Mas. Mobilmu Sudah Kukunci Penulis AuthorPena

About