🧚♀️ :
"In another life"?
Kalau itu nyata, aku mau jadi versi diriku yang jauh lebih tenang dan utuh. Aku nggak mau lagi hidup dengan perasaan anxious attachment, yang selalu takut ditinggal, takut nggak cukup, atau terlalu bergantung sama kehadiran orang lain buat ngerasa “aman”. Di kehidupan kedua itu, aku pengen jadi orang yang tetap bisa sayang sama orang lain, tapi nggak kehilangan diri sendiri di prosesnya. Aku juga nggak mau jadi orang yang gampang overthinking. Hal-hal kecil nggak lagi dibesar-besarin di kepala, nggak lagi mikirin skenario terburuk yang bahkan belum tentu terjadi. Aku pengen punya pikiran yang lebih jernih, lebih logis, dan lebih damai. Nggak semua hal harus dianalisis terlalu dalam, nggak semua hal harus diambil hati. Aku cuma mau bisa jalanin hidup dengan lebih ringan, tanpa beban pikiran yang berlebihan. Di kehidupan itu juga, aku mau jadi orang yang nggak terlalu peduli sama apa kata orang. Bukan berarti jadi cuek atau nggak punya empati, tapi lebih ke tahu batas. Tahu mana yang perlu didengerin, mana yang nggak. Nggak lagi hidup buat memenuhi ekspektasi orang lain, nggak lagi capek-capek jadi sesuatu yang sebenarnya bukan aku. Aku juga nggak mau lagi jadi seseorang yang terlalu memaksakan sesuatu, entah itu hubungan, perasaan, atau keadaan. Kalau memang nggak cocok, ya udah. Kalau memang harus pergi, ya biarin pergi. Aku mau belajar untuk menerima, bukan terus memegang sesuatu yang sebenarnya sudah seharusnya dilepas. Aku ingin punya banyak teman yang benar-benar peduli, tapi di saat yang sama, aku juga ingin tetap nyaman sendirian. Nggak merasa kesepian cuma karena lagi sendiri sebentar. Nggak lagi ngerasa kosong hanya karena nggak ada yang diajak ngobrol. Aku mau bisa menikmati waktu sendiri, ngerasa cukup dengan diriku sendiri, tanpa harus selalu mencari distraksi dari orang lain. Aku juga pengen jadi seseorang yang pintar, bukan cuma secara akademis, tapi juga secara emosional. Pinter ngerti diri sendiri, pinter baca situasi, pinter ngatur perasaan. Nggak gampang kebawa emosi. Intinya, di kehidupan kedua itu, aku nggak pengen jadi orang yang sempurna. Aku cuma pengen jadi orang yang lebih stabil, ngga biarin pikiran mengontrol diri
2026-04-20 04:22:00