@rose_gm22: روزه جم#رياضة_نسائية #ثقه_في_الله_نجاح #رياضة_تحفيز #الشعب_الصيني_ماله_حل😂😂🏃🏻‍♀️ #جم 📍بغداد/الحبيبية/ركن ساحة الحمزة/فوق صيدلية سيدة الشام ☎️٠٧٧٠٣٢٠٧٧٧١ ☎️٠٧٧٢٤٢٦٣٦٤٥

ROSE_gm22
ROSE_gm22
Open In TikTok:
Region: IQ
Wednesday 08 April 2026 18:28:31 GMT
39394
844
7
209

Music

Download

Comments

ali.s.mother3
علي :
شكدالاشتراك بلازحمه
2026-04-09 04:49:23
1
dy7wh4va39999tiktok.com
عسل الورد :
🥰🥰🥰
2026-04-15 11:19:58
1
user222818861401
زيد حميد :
❤️❤️❤️
2026-04-15 16:55:13
1
user3587924542658
coach❤️❤️ :
♥️♥️♥️
2026-04-14 19:25:32
0
ownersofbeauty
جم حلاقه وتجميل روزه :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-05-20 19:39:58
1
To see more videos from user @rose_gm22, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Para Pengikut Syaikh Abdul Qadir al-Jailani Semua Mati dalam Keadaan Bertaubat Dalam riwayat lain, Syaikh Abdul Qadir al-Jailani mengatakan:  “Tidak ada seorang pun pengikutku yang mati sebelum bertaubat. Mereka mati sebagai hamba yang beriman kepada Allah. Setiap satu orang pengikutku yang shaleh akan menyelamatkan tujuh orang saudaranya yang berdosa di api neraka. Seandainya ada aib salah seorang pengikutku, yang berada di bagian paling barat dunia, yang akan disingkapkan secara semena-mena, maka kami, meski berada di bagian paling timur dunia, akan menutupinya sebelum diketahui siapapun.” “Aku dikarunia kitab. Tidak semua orang dapat melihatnya. Dalam kitab itu tercantum nama para pengikutku hingga hari kiamat. Dengan rahmat Allah akan kami selamatkan mereka. Beruntunglah orang yang pernah bertemu denganku. Aku prihatin kepada orang-orang yang tidak akan bertemu denganku.” Semua orang yang dekat dengan beliau selalu merasakan ketenangan dan kebahagiaan. Seseorang pernah bertanya kepada beliau: “Kami tahu keadaan para pengikutmu yang shaleh dan apa yang telah disediakan bagi mereka di hari kiamat. Namun, bagaimana dengan pengikutmu yang berbuat maksiat?” Syaikh Abdul Qadir al-Jailani menjawab:  “Para pengikutku yang shaleh setia kepadaku. Dan aku setia untuk menyelamatkan mereka yang berbuat maksiat.” Seorang wanita muda pengikut Syaikh Abdul Qadir al-Jailani tinggal di Ceylon, suatu hari ketika melintas di tempat yang sepi, seorang laki-laki mencegat dan bermaksud memperkosanya. Dalam keadaan tak berdaya, wanita muda berteriak: “Wahai Syaikh Abdul Qadir al-Jailani guruku tolonglah aku!” ketika itu di Baghdad, Syaikh Abdul Qadir al-Jailani sedang berwudhu. Orang-orang melihat beliau menghentikan wudhunya dan dengan marah beliaupun mencopot sandalnya lalu melemparkannya ke udara. Mereka tak melihat jatuhnya sandal itu. Ternyata sandal itu mengenai kepala si lelaki yang tengah menganiaya gadis itu dan menewaskannya. Konon, sandal itu kini masih ada di sana dan dijaga sebagai benda suci. اللهم انشر عليه رحمة ورضوانا وءمدنا باسرره فى كل وقت ومكان alloohhummansyur 'alaihhi rohmataw waridhwaana waamiddana bi asrorihhi fii kulli waqti wamakaan. Semoga senantiasa tercurahkan kepadanya rohmat, kesejahteraan dan melimpahkan kepada kita dengan rahasia Allah dalam semua waktu dan tempat. Aamiin 🤲 Sumber: kisah kramat wali wali Allah #fypage  #syekhabdulqodiraljaelani  #motivasi  #tasawuf
Para Pengikut Syaikh Abdul Qadir al-Jailani Semua Mati dalam Keadaan Bertaubat Dalam riwayat lain, Syaikh Abdul Qadir al-Jailani mengatakan: “Tidak ada seorang pun pengikutku yang mati sebelum bertaubat. Mereka mati sebagai hamba yang beriman kepada Allah. Setiap satu orang pengikutku yang shaleh akan menyelamatkan tujuh orang saudaranya yang berdosa di api neraka. Seandainya ada aib salah seorang pengikutku, yang berada di bagian paling barat dunia, yang akan disingkapkan secara semena-mena, maka kami, meski berada di bagian paling timur dunia, akan menutupinya sebelum diketahui siapapun.” “Aku dikarunia kitab. Tidak semua orang dapat melihatnya. Dalam kitab itu tercantum nama para pengikutku hingga hari kiamat. Dengan rahmat Allah akan kami selamatkan mereka. Beruntunglah orang yang pernah bertemu denganku. Aku prihatin kepada orang-orang yang tidak akan bertemu denganku.” Semua orang yang dekat dengan beliau selalu merasakan ketenangan dan kebahagiaan. Seseorang pernah bertanya kepada beliau: “Kami tahu keadaan para pengikutmu yang shaleh dan apa yang telah disediakan bagi mereka di hari kiamat. Namun, bagaimana dengan pengikutmu yang berbuat maksiat?” Syaikh Abdul Qadir al-Jailani menjawab: “Para pengikutku yang shaleh setia kepadaku. Dan aku setia untuk menyelamatkan mereka yang berbuat maksiat.” Seorang wanita muda pengikut Syaikh Abdul Qadir al-Jailani tinggal di Ceylon, suatu hari ketika melintas di tempat yang sepi, seorang laki-laki mencegat dan bermaksud memperkosanya. Dalam keadaan tak berdaya, wanita muda berteriak: “Wahai Syaikh Abdul Qadir al-Jailani guruku tolonglah aku!” ketika itu di Baghdad, Syaikh Abdul Qadir al-Jailani sedang berwudhu. Orang-orang melihat beliau menghentikan wudhunya dan dengan marah beliaupun mencopot sandalnya lalu melemparkannya ke udara. Mereka tak melihat jatuhnya sandal itu. Ternyata sandal itu mengenai kepala si lelaki yang tengah menganiaya gadis itu dan menewaskannya. Konon, sandal itu kini masih ada di sana dan dijaga sebagai benda suci. اللهم انشر عليه رحمة ورضوانا وءمدنا باسرره فى كل وقت ومكان alloohhummansyur 'alaihhi rohmataw waridhwaana waamiddana bi asrorihhi fii kulli waqti wamakaan. Semoga senantiasa tercurahkan kepadanya rohmat, kesejahteraan dan melimpahkan kepada kita dengan rahasia Allah dalam semua waktu dan tempat. Aamiin 🤲 Sumber: kisah kramat wali wali Allah #fypage #syekhabdulqodiraljaelani #motivasi #tasawuf

About