@dendxprasetyo3: #CapCut beauty and a beat Vevo ‎-Just click "Capcut anchor (try this template) to use" 🖤#fyp #trending #lyric #beautyandabeat #vevo

Dendxprasetyo
Dendxprasetyo
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 09 April 2026 03:26:33 GMT
81572
1335
7
1222

Music

Download

Comments

balqisevelyn
Sky🌷 :
A zz
2026-04-23 13:33:57
0
fonocommaco
fonocommacodaily :
Name fonte?
2026-06-04 20:04:25
0
user9510572935146
user9510572935146 :
Thank uuuuuuuuu
2026-05-04 19:12:31
0
444kthar
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
name font?
2026-04-23 05:02:31
5
le.bg242
The editor :
Justiiiiiiiiiiiiiiin show you of tonight I wanna show you of ay ay ay watch you gote of billion coud
2026-06-02 21:49:14
0
no0dlesecret
no0dlecip :
😁
2026-04-27 04:37:03
1
movemailong
A :
💖🥹
2026-04-23 18:24:49
0
To see more videos from user @dendxprasetyo3, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kalau banyak band memasukkan unsur tradisional sebagai pemanis, Untu memilih jalan yang jauh lebih ekstrem. Band asal Yogyakarta ini menjadikan gamelan Jawa sebagai bagian utama dari bahasa musik mereka, bukan sekadar tempelan di atas fondasi metal. Menariknya lagi, sosok di balik lahirnya Untu adalah Sean Hayward—a.k.a. Mas Seno—seorang musisi asal Amerika Serikat yang kini menetap di Yogyakarta. Bersama para personel lainnya, ia membangun apa yang mereka sebut sebagai Real Fuckin Jamet, sebuah identitas yang mereka definisikan sebagai Javanese Metal. Lewat single terbaru
Kalau banyak band memasukkan unsur tradisional sebagai pemanis, Untu memilih jalan yang jauh lebih ekstrem. Band asal Yogyakarta ini menjadikan gamelan Jawa sebagai bagian utama dari bahasa musik mereka, bukan sekadar tempelan di atas fondasi metal. Menariknya lagi, sosok di balik lahirnya Untu adalah Sean Hayward—a.k.a. Mas Seno—seorang musisi asal Amerika Serikat yang kini menetap di Yogyakarta. Bersama para personel lainnya, ia membangun apa yang mereka sebut sebagai Real Fuckin Jamet, sebuah identitas yang mereka definisikan sebagai Javanese Metal. Lewat single terbaru "Batara Kala", Untu kembali menunjukkan bagaimana gamelan dan extreme metal bisa bertemu tanpa kehilangan karakter masing-masing. Lagu ini mengangkat konsep Ruwatan dan sosok Batara Kala dalam mitologi Jawa, figur yang dipandang sebagai personifikasi waktu yang tak bisa dihentikan oleh doa maupun persembahan. Tema tersebut diterjemahkan ke dalam komposisi yang mengawinkan death thrash old-school dengan pola-pola gamelan yang benar-benar menyatu ke dalam riff dan struktur lagu. "Batara Kala" menjadi gerbang pertama menuju EP Yet, I Smile yang dijadwalkan rilis pada Desember 2026. Bersama video klip yang memadukan dokumentasi penampilan band, visual wayang kulit, dan timelapse pembusukan alami yang direkam di Yogyakarta, Untu kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu proyek ekstrem paling menarik yang sedang mengeksplorasi hubungan antara tradisi Jawa, mitologi lokal, dan agresivitas death thrash modern. #bukanreview @haywardsound @untu.musik

About