@dakwah_nahdlatul_ulama: Menjadi santri sejatinya ditandai dengan ngaji—belajar dan mendalami Al-Qur’an sebagai ilmu, bukan sekadar bacaan. Kekhawatiran muncul ketika orang lebih mengejar gelar dunia, sementara Al-Qur’an tidak lagi dianggap sebagai sumber ilmu utama. Jika Al-Qur’an hanya dibaca tanpa dipahami dan diamalkan, maka tradisi ngaji perlahan bisa hilang.