Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@boonmee0126: သီၶၢဝ်လႄႈမၢဝ်ႇၸဝ်ႈၵႃး #ၽဵင်းၵႂၢမ်းတႆး #ႁၵ်ႉၵူၼ်းပၼ်ႁူဝ်ၸႂ်😘😘 #ၽၢၵ်ႇတိတ်းတၢမ်းၽွင်ႈၶ💗 #เทรนด์วันนี้ #fyp
B͟M͟.𝙒𝙞𝙣
Open In TikTok:
Region: TH
Thursday 09 April 2026 11:51:26 GMT
75648
4585
56
268
Music
Download
No Watermark .mp4 (
17.79MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
7.55MB
)
Watermark .mp4 (
20.79MB
)
Music .mp3
Comments
ပၢၼ်ပဵၼ််မွၵ်ႇႁူင်ႈၸဝ်ႉ :
လီထွမ်ႇတေယဝ်ႉၶႃႈ🥰🥰🥰🥰❤️❤️❤️😘😘😘
2026-04-20 00:53:12
1
ပြန်ဆုံပါရစေ :
ဘာသီချင်းလည်မသိဘူး
2026-04-26 08:40:39
1
KKW :
အရမ်းကောင်း
2026-04-11 00:57:10
1
😘💕ႁၵ်ႉတေႉ💕💕💕💓 :
2026-04-16 10:34:09
0
Long Jin :
😍😍😍😍😍
2026-04-11 17:46:27
0
KKW :
မိုင် ဆုံ ခ
2026-04-11 00:56:52
0
M.K🍂 :
ႁဵတ်းပၼ်ၽဵင်ၶိုၵ်ႉၶိုၵ်ႉၽွၵ်ႈၶႃႈ
2026-04-09 13:32:13
0
ถ้าไม่รักก็อย่ารังเกียจด :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-04-25 22:43:11
1
🌸น้องนุ่น🥰🫶🍀 :
🥰🥰🥰
2026-04-22 04:07:22
1
Na chi🤝🤝 :
🤝🤝🤝
2026-04-10 02:10:11
1
ႁၵ်ႉယဝ်ႉဢမ်ႇထွႆလင် :
❤️❤️❤️
2026-04-25 10:04:38
0
🍒👧(ၽွင်း)(ၼွင်ႉၵဵမ်ႈလွၵ်း)🧏 :
🥰🥰🥰
2026-04-28 17:14:04
0
🥰ပီႈလိူၼ်💐🇱🇹 :
😂😂😂
2026-06-05 10:05:24
0
Par Yin :
🥰🥰🥰
2026-04-27 00:33:46
0
Aye kay :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-05-15 12:31:48
0
Sai Nan :
🥰
2026-04-25 11:33:08
0
ၼွင်ႉ ႁွမ် :
🥰🥰🥰
2026-04-28 05:23:37
0
လောက်ကိုင်သူလေး :
💞💞💞💞💞💞💞💞💞
2026-04-24 12:44:14
0
လၢဝ် လၢဝ် :
👍👍👍
2026-04-23 14:12:08
0
သၢဝ်ယၢင်းမိူင်းသူႈၽႂ်တေႁၵ်ႉလႆႈ :
🥰🥰🥰
2026-04-23 14:10:55
0
gjgjgjgj968 :
👍👍👍
2026-04-23 11:56:10
0
Nawkhamလႅင်းၵႃးတႃႈၶီႈလဵၵ်း :
🥰🥰🥰
2026-04-23 12:01:31
0
Zaw Zaw :
🥰🥰🥰
2026-04-23 11:23:22
0
53849 :
🥰🥰
2026-04-09 12:27:48
0
To see more videos from user @boonmee0126, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Mua bình này là không thấy phí tiền luôn nha, mùa nóng như này mà có hình giữ nhiệt thì đi đâu cũng không lo đá tan gì hết #locknlock #binhgiunhiet #xuhuong #goccuahiubin
bàn chải tắm 2 mặt #banchaitam #banchaitam2mat #bongtam #goclamdep #xuhuong
#centralceeedits #newaccount ##centralcee #viral #fyp #cench @CentralCee
Pagi itu, dapur kecil kami baru saja membuka pintu. Aroma mentega dan gula bubuk memenuhi udara. Aku sedang mengoles glasir di atas loyang ketika terdengar suara langkah pelan di depan toko. Tertatih. Satu. Dua. Tiga. Seorang nenek masuk dengan membawa keranjang pisang di tangan kirinya. Bajunya lusuh tapi bersih. Sandalnya sudah tipis sampai bisa terlihat jelas tapak kakinya. Ia tersenyum, tapi ada sesuatu di matanya yang tidak ikut tersenyum. "Mbak, saya mau pesan donat." Aku menghampirinya. "Mau isi berapa, Mbah?" "Dua puluh, Mbak." Aku sedikit terkejut. Dua puluh bukan angka yang kecil untuk orang dengan keranjang pisang di tangan. Tapi aku tidak bertanya apapun. Ia hanya mengangguk pelan. "Buat apa, Mbah?" tanya aku sambil menuliskan pesanan. Si nenek tertunduk sebentar. Lalu mengangkat wajahnya. Ada sinar yang berbeda di sana. Bukan sekadar kebanggaan, tapi sesuatu yang jauh lebih dalam dari itu. "Buat cucu saya, Mbak. Hari ini dia ulang tahun." Aku tersenyum. "Wah, berapa tahun?" "Lima tahun. Sudah besar ya, Mbak." Suara nenek itu bergetar tipis. "Dia nggak punya siapa-siapa lagi. Bapaknya sudah pergi duluan waktu dia masih tiga tahun. Ibunya menyusul setahun kemudian. Tinggal sama saya saja sekarang." Ruangan dapur yang kecil itu tiba-tiba terasa sunyi. Aku meletakkan penanya. "Mbah tinggal berdua saja sama cucunya?" "Iya, Mbak. Cuma berdua." Nenek itu tersenyum lagi. Kali ini senyumnya lebih berat. "Makanya saya ingin bikin dia senang hari ini. Belum pernah dia merasakan ulang tahun yang benar-benar meriah. Tahun-tahun sebelumnya saya belum mampu. Tahun ini saya kumpulkan hasil jual pisang dari kebun belakang rumah." Aku diam. Ibuku yang berdiri di belakang juga diam. "Bayarnya nanti dulu ya, Mbak," lanjut si nenek pelan. "Nunggu pisangnya laku dulu. Mbak mau terima pesanan saya kan?" Sebelum ibu ku menjawab, matanya sudah berkaca-kaca. Ia melihat keranjang pisang di tangan nenek itu. Pisang-pisang tua yang sudah mulai kehitaman di ujung-ujungnya. Dikumpulkan dari kebun belakang. Dijual untuk bisa membeli dua puluh donat. "Mbah," kata Ibu ku akhirnya, suaranya lembut sekali, "Pisangnya bawa ke sini saja. Biar saya yang beli." Si nenek mengerutkan dahi. "Lho, nggak usah repot, Bu" "Nggak repot, Mbah. Saya memang butuh pisang hari ini." Itu bohong yang paling indah yang pernah aku dengar. Siang datang dengan lambat. Matahari sudah tinggi ketika suara langkah pelan itu kembali terdengar. Si nenek datang lagi, kali ini tanpa keranjang. Tangannya kosong, tapi langkahnya sedikit lebih ringan. "Mbak, saya mau ambil pesanannya." Aku sudah menyiapkan semuanya. Dua puluh donat tersusun rapi dalam kotak putih bersih. Aku membawa kotak itu ke depan, lalu berbalik ke dapur sebentar. Dan ibu ku, membawa selembar uang. "Ini, Mbah. Uang pisangnya." Si nenek menerimanya. Dihitungnya lembar demi lembar dengan jari-jari yang sudah keriput dan gemetar. Lalu ia berhenti. Menghitung lagi dari awal. Dan berhenti lagi. "Bu... ini kebanyakan." "Nggak kebanyakan, Mbah." "Tapi pisang saya nggak sebanyak ini harganya..." "Mbah," Ibu ku memotong pelan, "anggap saja itu hadiah dari saya buat cucu Mbah. Kan hari ini dia ulang tahun." Si nenek terdiam. Tangannya menggenggam uang itu erat-erat. "Saya mau bayar donatnya, Mbak. Pakai uang ini saja." "Donatnya gratis, Mbah.", ucap ku Tiga kata itu jatuh ke lantai dapur kami seperti batu ke air yang tenang. Riak-riaknya melebar sampai ke dada kami semua. "Nggak bisa, Mbak. Saya nggak mau ngrepoti..." "Mbah." Ibu ku memegang tangan si nenek dengan kedua tangannya. "Mbah nggak ngrepoti siapa-siapa. Saya yang minta tolong, bukan Mbah. Tolong doakan saja, Mbah. Anak ku sedang hamil. Doakan biar dedeknya sehat, biar lahirnya lancar ya, Mbah." Si nenek mengangkat wajahnya. Dan menangis. Bukan tangisan pelan. Tapi tangisan... (Lanjut Kolom Komentar...) #donat #sad #purworejo24jam #trending #fyp
summerrr☮️💟🦄💝💝
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy