@hamzaali11481: Won the final ✌🏻😎🥰#fypシ゚viral #fyppppppppppppppppppppppp #fypシ゚ #foryoupage❤️❤️ #trending @A.M @Muhammad Ali @ALI Raza Saif. @Abdullah Lefty 733

hamzaali11481
hamzaali11481
Open In TikTok:
Region: PK
Thursday 09 April 2026 16:03:16 GMT
40477
5191
233
124

Music

Download

Comments

umarfarid13
UMAR FARID176 :
ap ki Kya performance hai
2026-04-09 17:23:41
6
mughal.4t698
Mughal 4T6 brand :
Hamza bhi AP match khilty ho
2026-04-09 16:55:57
6
ra.gaming313
☞𝘼𝙇𝙄🌝 :
please friend
2026-04-09 16:06:32
4
zaheer4550
گشکوری :
APNA Kitna runs banaya is match ma
2026-04-10 07:36:03
2
farooq.bro86
Farooq Bro :
mere favourite Hamza Ali Lahore ke King hai mere favourite
2026-04-09 18:18:18
1
saleemsaddiqi97
🌺Saleem Saddiqi97🌺 :
bro ap kis area main khel rhe hain
2026-04-09 16:23:29
3
albasti_21
aLbAsTï :
hamza lgda cup jeet gay o
2026-05-16 16:52:54
0
itxfaizi008
itxfaizi008 :
congratulations boys
2026-04-09 16:56:50
3
candy_pacer_97
✨کینڈی پیسر⚡ :
Boys🔥
2026-04-09 21:45:13
2
meesam.raza3091
MEESAM RAZA :
wow background
2026-04-10 16:54:18
1
the17theletter0
John John :
congratulations 🎉👏
2026-04-10 05:02:45
1
rana.sab.561
Aaban.rajput 🏏🗿 :
Geo township ❤️❤️
2026-04-09 16:10:32
2
syedfasihasanshahs
سید فصیح الحسن شاہ صاحب :
enjoy
2026-05-18 15:58:12
1
rizwanbashierbhatti
💫رضوان بشیر بھٹی💫 :
Champion 🏆
2026-04-09 19:35:04
1
alisaim780
saim :
Sharif bhai 🫣❤️
2026-04-10 12:16:20
1
qqjutt29
Ch Zafar Iqbal :
zaberdast
2026-04-10 01:29:27
1
ghulamfareed.782
G⫷Fαreed⫸R... 🥀 :
𝐆𝐞𝐨 𝐛𝐡𝐚𝐢💕
2026-04-10 04:17:21
1
umar.jani605
Umar jani :
congratulations
2026-04-12 17:26:42
1
m.ali.zain074
malik Zain :
free ka credit lena koi in sa seekha
2026-04-10 05:02:05
1
usama___marwat.18
⚔️ 𝐌𝐚𝐫𝐰𝐚𝐭 🛡️ :
لم نہ لمان
2026-05-21 23:24:33
0
billadogar512
𝐁𝐢𝐥𝐥𝐚 𝐃𝐨𝐠𝐚𝐫 :
❤️Bro
2026-06-20 12:31:56
0
itzitz030
itz boy 👍 :
green cap u ? 💋💋
2026-06-04 19:34:34
0
malik.rehman3537
Malik Rehman :
Geo jaun
2026-06-05 04:36:25
0
mahrsaqlain99
MahrSaqlain99 :
wao
2026-04-09 18:49:42
0
To see more videos from user @hamzaali11481, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ada yang menyebutnya Pasar Setan. Ada pula yang mengenalnya sebagai Pasar Siluman. Tak ada yang tahu nama aslinya—karena mereka yang terlalu jauh masuk ke dalamnya, jarang kembali dengan pikiran utuh. Konon, pasar itu muncul hanya pada malam-malam tertentu… di punggung sebuah gunung tua yang terkenal angker, tempat kabut tak pernah benar-benar pergi dari lerengnya. Dari kejauhan, pasar itu tampak seperti pasar tradisional biasa. Lampu-lampu sentir redup menggantung di antara lapak bambu reyot, cahayanya bergetar pelan diterpa angin gunung. Udara di sekitarnya terasa aneh— dingin, lembap, dan dipenuhi aroma tanah basah bercampur kayu lapuk dan bunga melati yang sangat kuat, seakan wangi itu datang dari jantung pasar sendiri, manis namun menusuk hidung. Pedagang dan pembelinya berpakaian seperti orang-orang desa Jawa tempo dulu— jarik lusuh, kebaya pudar, ikat kepala batik, beskap tua. Mereka berbicara pelan… tertawa… menawar dagangan… seolah tak ada yang aneh. Namun ketika aku berjalan di antara mereka, tak satu pun yang benar-benar bertransaksi. Mereka hanya berhenti. Diam. Lalu menoleh perlahan ke arahku. Puluhan pasang mata putih itu menatap tanpa berkedip. Bukan marah. Bukan mengancam. Hanya… penasaran. Seolah mereka sedang melihat sesuatu yang asing di tempat mereka. Tak ada yang menyentuhku. Tak ada yang mengejarku. Mereka hanya memperhatikan setiap langkahku dalam diam, dengan kepala sedikit miring dan mulut terbuka terlalu lebar. Semakin lama aku berdiri di sana, semakin pekat bau lembap, lumpur, kayu lapuk, dan wangi melati yang menusuk memenuhi hidungku— seakan seluruh pasar itu hidup dari aroma tanah basah dan bunga. Sampai hari ini aku masih tak tahu apa yang sebenarnya kulihat malam itu. Mungkin mereka memang penghuni pasar gaib di punggung gunung itu. Atau mungkin… aku hanya berhalusinasi karena terlalu letih saat mendaki. Tapi satu hal yang tak pernah bisa kujelaskan— mengapa setelah turun gunung, aroma bunga melati dan tanah lembap dari pasar itu masih menempel di pakaianku selama berhari-hari. #horrormedia #horrortiktok #horrorstory #pasargaib #ghost
Ada yang menyebutnya Pasar Setan. Ada pula yang mengenalnya sebagai Pasar Siluman. Tak ada yang tahu nama aslinya—karena mereka yang terlalu jauh masuk ke dalamnya, jarang kembali dengan pikiran utuh. Konon, pasar itu muncul hanya pada malam-malam tertentu… di punggung sebuah gunung tua yang terkenal angker, tempat kabut tak pernah benar-benar pergi dari lerengnya. Dari kejauhan, pasar itu tampak seperti pasar tradisional biasa. Lampu-lampu sentir redup menggantung di antara lapak bambu reyot, cahayanya bergetar pelan diterpa angin gunung. Udara di sekitarnya terasa aneh— dingin, lembap, dan dipenuhi aroma tanah basah bercampur kayu lapuk dan bunga melati yang sangat kuat, seakan wangi itu datang dari jantung pasar sendiri, manis namun menusuk hidung. Pedagang dan pembelinya berpakaian seperti orang-orang desa Jawa tempo dulu— jarik lusuh, kebaya pudar, ikat kepala batik, beskap tua. Mereka berbicara pelan… tertawa… menawar dagangan… seolah tak ada yang aneh. Namun ketika aku berjalan di antara mereka, tak satu pun yang benar-benar bertransaksi. Mereka hanya berhenti. Diam. Lalu menoleh perlahan ke arahku. Puluhan pasang mata putih itu menatap tanpa berkedip. Bukan marah. Bukan mengancam. Hanya… penasaran. Seolah mereka sedang melihat sesuatu yang asing di tempat mereka. Tak ada yang menyentuhku. Tak ada yang mengejarku. Mereka hanya memperhatikan setiap langkahku dalam diam, dengan kepala sedikit miring dan mulut terbuka terlalu lebar. Semakin lama aku berdiri di sana, semakin pekat bau lembap, lumpur, kayu lapuk, dan wangi melati yang menusuk memenuhi hidungku— seakan seluruh pasar itu hidup dari aroma tanah basah dan bunga. Sampai hari ini aku masih tak tahu apa yang sebenarnya kulihat malam itu. Mungkin mereka memang penghuni pasar gaib di punggung gunung itu. Atau mungkin… aku hanya berhalusinasi karena terlalu letih saat mendaki. Tapi satu hal yang tak pernah bisa kujelaskan— mengapa setelah turun gunung, aroma bunga melati dan tanah lembap dari pasar itu masih menempel di pakaianku selama berhari-hari. #horrormedia #horrortiktok #horrorstory #pasargaib #ghost

About