@thauhinhhoay: Đuổi hình bắt chữ - thành ngữ, tục ngữ 💡 #duoihinhbatchu #dovui #minigame #giaitri #thauhinhhoay

Hoạ Ý Story
Hoạ Ý Story
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 10 April 2026 04:40:00 GMT
387273
3848
687
1331

Music

Download

Comments

i.ca.4a
𝙔𝙀𝙉 𝙉𝙃𝙄♒🤘 :
"bánh mì là cái thứ chỉ khi ngèo mới ăn"
2026-04-11 05:06:00
1427
duongzip89
Dương :
2026-04-10 05:18:12
676
nvtk20112014
Tìm Nơi Bình Yên :
một miếng khi đói bằng một gói khi no ☺️☺️☺️☺️
2026-04-10 05:05:32
769
oxminhkhang
kimngan🚀 :
"minh cảm giác ăn bánh mì nó khổ "
2026-04-10 13:15:11
207
hathinhien_568
hà nhiên :
mình xin phép ăn miếng to nhé
2026-04-11 02:29:19
17
ngthihuyentrang_1206
ĐƯỜNG TĂNG :
Ăn được thì ăn , không ăn được thì nhịn
2026-04-11 16:01:17
22
userernlqo9i64
💁🏽‍♀️Da đen chưa trắng🌚 :
Chỉ ăn bánh mì lúc đói khổ thui
2026-04-10 05:15:19
29
h_asnhhh
chung thủy hóa quỷ yêu em. :
"mình cảm thấy ăn bánh mì rất là khổ"
2026-04-11 02:25:49
13
_anhnhatt
𝑨𝒏𝒉 𝑵𝒉𝒂𝒕 :
Hiền Lương
2026-04-10 15:09:31
13
ngminh_xinchao
Miɴhh :
"Bánh mì Huỳnh Hoa ăn vào no ngay"
2026-04-10 04:49:56
8
xmenngoinhin
ThiiiQuyenn :
"bánh mì là một cái thứ j đó chỉ khi mình nghèo đói ms ăn"
2026-04-11 08:07:47
8
thuylinh_2141
thuylinh_2141 :
“ 1 miếng khi đói bằng 1 gói khi no “
2026-04-12 15:40:06
5
tuonglaii07
Tương Lai :
bánh mì hiền lương
2026-04-12 03:25:34
4
dng.t.dim.thanh.68
thân này chỉ giả tạm :
cái miệng hại cái thân 😁😁
2026-04-10 09:49:31
8
baochau.bichchau2002
fan người trong sân trường :
một miếng khi đói bằng một gói khi no
2026-04-12 07:32:24
1
nguoibinhthuong743
:))? :
Hiền Lương
2026-04-12 14:03:47
1
ng.th7710
congchuadoncoi :
khổ
2026-04-11 18:02:20
1
tuyt.bng77
𝐒𝐀𝐘 :
1 miếng khi đói bằng 1 gói khi no🥰
2026-04-12 12:59:45
4
tthoanh5
Con điên mê vẽ 🤡 :
1 miếng khi đói bằng 1 gói khi no 😅
2026-04-12 12:55:13
1
thinhdeptrailop2b
𝙨𝙪𝙣𝙨𝙚𝙩🌅 :
Một miếng khi đói bằng một gói khi no
2026-04-12 23:17:45
1
belina_200
🍅tomato🍅💦 :
gạo này cứ bị bở ý, riêng mik mik chỉ thik ăn gạo ST25 thôi
2026-04-12 10:59:03
4
hun123456782
Thẩm Phán :
1 miếng khi đói bằng 1 gói khi no
2026-04-12 10:02:06
3
n0.sm1l381
𝘆𝗻. :
" mình cảm thấy ăn bánh mì nó cứ khổ khổ í mng"
2026-04-12 16:07:22
2
emcungbunlam
mẹ m là mặt trời nhỏ :
ăn bánh mì
2026-04-13 06:04:10
1
thanhhang20162
🐬🐳🐬🐳🐬🐳🐬🐳🐬 :
một miếng khi đói bằng một gói khi no 😁😁😁😁😁😁😁😁
2026-04-12 14:29:57
1
To see more videos from user @thauhinhhoay, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About