@wuliqunao88: Stay fit #dance #tiktokdance #dancechallenge #trending

wuliqunao
wuliqunao
Open In TikTok:
Region: JP
Friday 10 April 2026 09:17:49 GMT
4419
479
22
37

Music

Download

Comments

rhomeanimation
Rhomehh 罗米 (Luó Mǐ). :
哇,Jun是我最喜欢的舞蹈,哈哈哈。我也会跳舞,哈哈哈。你是最棒的😍❤️
2026-04-10 18:48:53
2
adhe.nayla02
seyna :
😄😄😍😍😍nice 🤭🤭
2026-04-17 01:30:49
0
achie..27
A k u 💥 :
Adududududuud like it 😏
2026-04-14 06:16:32
0
masa273416
masa_sub :
handsome🕺😊
2026-04-10 12:20:46
0
yun.yun_0208
☁️YUN🌹 :
好看
2026-04-14 15:16:41
0
ismetina_
Tina_ :
Cute
2026-04-10 16:07:48
0
anastasia7official
ANASTASIA7 :
ahmmm...❤️‍🔥
2026-04-11 08:48:38
0
anni8610n
🌺✨️Ariane🫰🌺 :
🫣🫣🫣😊
2026-04-10 11:20:05
0
botam218
Чопахан💫 :
2026-04-10 10:49:45
0
engene_ca
zZ4ke :
Sampe sini karna blm liat abs nya😭😭😭😭😭😭😭
2026-04-18 12:18:34
0
rhomeanimation
Rhomehh 罗米 (Luó Mǐ). :
I love your dance your awesome ❤️❤️❤️
2026-04-10 18:49:36
1
officiallrosie1
Caramel Rose :
🥰🥰🥰🥰
2026-04-20 07:10:30
0
yurmari.gonzlez3
✨yurmari González ✨ :
🥰🥰🥰
2026-04-10 16:11:46
0
user60329578179752
Наталья Головань🇺🇦💙💛🇺🇦 :
🥰🥰🥰
2026-04-10 15:56:10
0
lizikooo011
Lizikoo :
❤️❤️❤️
2026-04-10 14:04:58
0
kaitotakumiaki3182009
💚海渡拓海アキ💚 :
❤❤❤
2026-04-10 12:17:35
0
marie_josefin2409
Ramie2409 :
🥰🥰🥰
2026-04-10 09:30:58
0
haskyledi
🍯honey 😉 Natali🐝 :
❤️❤️❤️
2026-05-02 14:11:43
0
To see more videos from user @wuliqunao88, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Jauh sebelum republik ini berdiri, tepatnya pada tahun 1860, sebuah buku lahir dan langsung mengguncang daratan Eropa. Isinya bukan dongeng romantis, melainkan sebuah tamparan keras yang menelanjangi borok kolonialisme. Menariknya, penindas dalam kisah ini bukan cuma kompeni berkulit putih, melainkan para pejabat pribumi yang tega mengisap darah bangsanya sendiri demi menjilat atasan. Pria di balik topeng nama pena
Jauh sebelum republik ini berdiri, tepatnya pada tahun 1860, sebuah buku lahir dan langsung mengguncang daratan Eropa. Isinya bukan dongeng romantis, melainkan sebuah tamparan keras yang menelanjangi borok kolonialisme. Menariknya, penindas dalam kisah ini bukan cuma kompeni berkulit putih, melainkan para pejabat pribumi yang tega mengisap darah bangsanya sendiri demi menjilat atasan. Pria di balik topeng nama pena "Multatuli" adalah Eduard Douwes Dekker. Saat menjabat sebagai Asisten Residen di Lebak, Banten pada 1856, ia enggan menutup mata. Lewat investigasi resmi, bukan sekadar gosip warung kopi, ia membongkar bagaimana bupati setempat, Raden Tumenggung Adipati Karta Natanegara, memeras rakyat jelata lewat kerja paksa dan perampasan ternak tanpa ampun. Salah satu potret kekejaman yang paling menyayat hati digambarkan lewat kisah fiksi Saidjah dan Adinda. Bayangkan sekelompok petani miskin yang menggantungkan hidup pada seekor kerbau. Kerbau yang pernah menyelamatkan nyawa ayah Saidjah dari terkaman harimau itu dipaksa pindah tangan ke kandang Demang Parangkujang. Tanpa ganti rugi, tanpa rasa kemanusiaan. Akibatnya? Kemiskinan ekstrem memaksa Saidjah merantau demi mencari keadilan yang, tragisnya, tak pernah ia temukan hingga akhir hayat. Ketika tokoh utama kita, Max Havelaar, mencoba melawan arus, ia justru menabrak tembok besar. Pendekatan persuasif ke bupati mental. Laporan resmi ke Gubernur Jenderal diabaikan. Alih-alih mendapatkan penghargaan karena menegakkan keadilan, Havelaar justru didepak dari jabatannya. Mengapa? Karena sistem kolonial lebih peduli pada stabilitas bisnis dan citra pejabat ketimbang jeritan rakyat yang kelaparan. Meski tragis, novel ini berhasil mengetuk hati nurani publik Belanda hingga melahirkan Politik Etis dan kelak menjadi bahan bakar pemikiran Bung Karno untuk merebut kemerdekaan. Namun, ada satu pertanyaan reflektif yang tertinggal dan menuntut jawaban kita hari ini: Jika sistem pertahanan para pejabat korup sudah dipetakan dengan begitu rapi sejak tahun 1860, mengapa pola tebang pilih dan aksi lindung-melindungi itu masih terasa sangat akrab di sekitar kita sekarang? Apakah kita benar-benar sudah merdeka dari sistem kolonial, atau jangan-jangan kita hanya berganti wajah penjajah?

About