@dearmarsha_: Semalam aku membaca sebuah riset, dan entah kenapa rasanya seperti lagi baca deskripsi diri sendiri—sedikit nyengir, sedikit tersinggung. Judulnya: Negativity Bias & Learned Helplessness oleh Martin Seligman. Ada satu gagasan yang diam-diam terasa paling menusuk "Optimisme adalah privilese." Selama ini kita sering mendengar nasihat untuk "berpikir positif" seakan-akan itu adalah tombol sederhana yang bisa ditekan kapan saja. Namun, tidak semua orang memiliki latar belakang yang membuat tombol itu berfungsi. Riset tentang adaptive pessimism dan fungsi amigdala memberikan penjelasan yang terasa begitu manusiawi. Amigdala, bagian kecil di otak yang bertugas mendeteksi ancaman, bisa menjadi lebih sensitif jika seseorang terlalu sering berada dalam situasi yang tidak aman. la belajar untuk selalu waspada, selalu siap menghadapi kemungkinan terburuk. Jadi ketika seseorang tampak terlalu hati-hati, terlalu cepat mengantisipasi kegagalan, atau terlalu sulit percaya bahwa sesuatu akan berjalan baik, sebenarnya itu bukan karena mereka lemah. Itu karena sistem di dalam dirinya sudah dilatih untuk bertahan, bukan untuk berharap. Dalam dunia seperti itu, pesimisme bukan lagi sekedar cara berpikir—ia berubah menjadi pelindung. la seperti payung yang selalu dibawa, bahkan saat langit terlihat cerah. Bukan karena ingin hidup dalam ketakutan, tapi karena ada pengalaman yang mengajarkan bahwa hujan bisa datang tanpa peringatan. Dengan membayangkan kemungkinan terburuk, seseorang merasa punya kendali, sekecil apa pun itu. Ada rasa aman dalam mengatakan "Kalau ini tidak berjalan baik, aku sudah siap." Meskipun di sisi lain, kesiapan itu sering kali harus dibayar dengan hilangnya rasa ringan dalam menjalani hidup. Sementara itu, bagi mereka yang tumbuh dalam kasih sayang yang cukup, dunia terasa berbeda. Ada keyakinan bahwa gelap hanyalah sementara, bahwa setelah malam pasti ada pagi. Mereka punya memori yang mengajarkan bahwa segala sesuatu bisa membaik, bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya. Optimisme bagi mereka bukan sesuatu yang harus dipelajari dengan susah payah, melainkan sesuatu yang tumbuh secara alami, seperti tanaman yang disiram setiap hari tanpa disadari. Di titik inilah, nasihat sederhana seperti "coba lebih positif" bisa terasa begitu berat. Bukan karena niatnya salah, tapi karena jaraknya terlalu jauh dari realitas yang sedang dijalani. Mengharapkan seseorang untuk langsung optimis tanpa memahami apa yang telah mereka lalui sama saja seperti menyuruh seseorang yang kakinya sedang patah untuk berlari lebih cepat. Ada kelelahan yang tidak terlihat, ada beban yang tidak terucapkan, dan ada perjuangan yang sering kali hanya bisa dirasakan oleh diri sendiri karena bagi mereka berusaha tetap berdiri saja sudah luar biasa sulit. Mungkin yang lebih dibutuhkan bukanlah dorongan untuk berubah secara instan, melainkan kehadiran yang mau mengerti tanpa menghakimi. Karena setiap orang membawa cerita yang berbeda, dan cerita itu membentuk cara mereka melihat dunia. Kita tidak pernah benar-benar melihat realitas apa adanya. Kita melihatnya melalui lensa pengalaman, luka, harapan, dan cara otak kita belajar untuk melindungi diri. Dan setiap lensa itu punya cerita yang tidak selalu sederhana. Karena pada akhirnya, setiap orang hanya berusaha bertahan dengan cara terbaik yang mereka tahu. Tidak ada yang benar-benar salah dalam menjadi hati-hati, dalam menjadi waspada, atau bahkan dalam merasa takut. Semua itu adalah bagian dari perjalanan. Namun, di antara semua itu, mungkin ada ruang kecil yang bisa diisi dengan sesuatu yang baru— sebuah kemungkinan bahwa hidup tidak selalu harus sekeras yang pernah dirasakan. Cukup dengan mulai percaya bahwa tidak semua hal akan menyakiti. Sedikit demi sedikit. Pelan-pelan. Karena bagi sebagian orang, percaya saja sudah merupakan bentuk keberanian yang luar biasa. #SelfImprovement #4u
dearmarsha_
Region: ID
Friday 10 April 2026 16:23:29 GMT
Music
Download
Comments
eك :
alesan knp aku ga bisa benci walopun sakit bangettt 🥺 aku ga tau apa yg pernah dia rasain, aku ga tau apa yg pernah dia alamin, sampe kasih sayang sebesar ini ga keliatan dan kaya gaada harganya. semoga nanti km bisa ketemu orang yg bisa sabar dan ga nyerah buat ngenalin "cinta" dan "kasih sayang" ke km, dan kalopun Tuhan ga ngizinin, semoga nanti km sadar kalo km pernah dapetin itu, dari aku 🥹
2026-04-11 05:27:44
353
hey_ :
" karena bagi sebagian orang, percaya saja sudah merupakan bentuk keberanian yang luar biasa" 🥺❤️🩹
2026-04-11 11:17:17
150
Bucicichiii :
Terlahir di keluarga cemara , lalu bertemu suami yg tercipta dari badainya broken home, membuat ku kepayahan dalam membaca pandangannya. Untungnya empati ku besar dibanding egonya. Alhamdulillah badai yg dulu menyelimuti hari-harinya, kami jadi kan angin sejuk pembelajaran hidup 😊
2026-04-11 16:16:34
65
sinee :
cantikkkk sekali kalimatnyaaa 🥺 mariii menjadii manusia baik yangg tidak menyakitiii siapapunnn 🫂🙌
2026-04-11 11:03:48
72
Ditaaacuuu :
Hidup dari kecil keras bgt ketemu pasangan yg wlpun sederhana tapi ada dan orang tuanya selalu mempermudah apapun jalan anaknya.. sedangkan aku berbekalkan doa keselamatan dan kesehatan, menyusuri setiap tebing,bebatuan,kerikil, lautan dan jalan panjang yg abu-abu untuk melihat cahaya yg lebih terang benderang, aku memutuskan masuk dalam hidupnya, keluarganya mendekapku, merangkulku dan ikut mengusahakan ku, tentu saja orang tuaku menangis bahagia .. tentu saja aku tidak mau dia masuk dalam hidupku yg dulu, cukup pahami aku pernah melewati jalan itu sendirian dan penuh ketakutan ♥️
2026-04-11 14:16:10
35
mutia :
aku terlahir dari keluarga cemara keluarga yang penuh cinta, dipertemukan dengan calon suami yang lahir dari keluarga broken home,melihat dia seperjuangan itu untuk mendapatkan sesuatu, hidup nya dari kecil di paksa kuat membuat sangat' kagum sangat bangga dengan nya, dan yang lebih kerennya dia, dia yang lahir dari keluarga penuh luka tpi bisa menjadi orang yang sangat lembut, dia benar' memperlakukan ku layak nya ratu🥺❤
2026-04-13 11:34:37
11
Caca Choco 🌻 :
Bahkan, aku masih selalu percaya dengan orang yang akhirnya menipu atau melukaiku. Padahal hidupku sangat tidak mudah, tapi aku selalu berulang kali memberi empati kepada orang yang salahㅡdan itu melelahkan. 🥹
2026-04-11 11:42:50
30
callmed198 :
Berbesarhatilah smpai km tau ap itu makna dri empati 🥹 tidak ad hal yang akan menyakiti hati mu ketika km sudah berusaha menjadi org yg ikhlas..
2026-04-26 13:22:56
3
reyreyreyrey :
lapangkanlah dadaku untukku, karna jika pandangan ini menyempit rasanya terhimpit sudut sendiri.. lebih menyesakkan karna tidak mau memandang yang sebenarnya bisa dibentangkan
2026-04-11 18:37:46
12
sariy :
quote yg pertama itu dari filmnya atau bukan?
2026-04-12 01:10:21
0
A. I. S. :
Indah banget kata”nya rasanya seperti berkaca💖 . Dan Terima kasih banyak buat semuanya yang masih bertahan sampai sekarangg. Mari tetap hidup 💖 (
2026-04-11 15:29:03
9
Who’im? :
kak izin post di ig aku ya
2026-04-11 11:51:39
1
Gaeoheadset :
seberapa luas hatimu untuk dunia yg tdk km kenal? 🥺
2026-04-12 03:35:02
7
TJ. :
paham bgt🥺🤍
2026-04-11 10:30:42
3
Nok Pipin :
saya sudah sampai pada tahap selalu diam, ketika hal yang dibicarakan semua menjadi percuma...
2026-04-12 00:53:34
2
yyudeyy :
Hiduplah tanpa membenci karena perjalanan hidup kita membentuk sudut pandang yg selalu berbeda
2026-04-12 01:17:02
6
ayunevre :
@sinee:cantikkkk sekali kalimatnyaaa 🥺 mariii menjadii manusia baik yangg tidak menyakitiii siapapunnn 🫂🙌
2026-04-11 13:02:41
3
an ordinary pianist :
kak, aku gpp kan? 😐
2026-04-11 10:36:16
8
Ria Gabriella :
temenan sama org gak setara ajaa rasanya cara pandang kita ttg dunia dan isinya beda bgt yaa😆tmn gw yang dgn gmpgnya mau apa"tinggal minta dan gw yg dengan selalu hrs kerja dulu baru bisa dptin apa yg gw mau itupun kdg gak cukup☺️
2026-04-12 01:23:04
3
ara🍪 :
kak aku izin ambil kata katanya untuk post ig yaa🙏🏻
2026-04-11 13:33:25
0
kalasendjaaaaa :
🥲nangis bgtt, makasih ya ka, kaya dipeluk. Hangat sekali baca tulisan kamu
2026-04-12 00:25:35
2
Rahmat & Kiki :
Apa yang kita udah lalui adalah jalan yang harus kita tempuh untuk mencapai kesadaran sejati, semua hal yg pernah kita alami adalah cara apam semesta membangunkan kita yg lagi tidur. Dan ketika kita udah terbangun barulah kita sadar dan berterima kasih dengan semua hal dalam perjalanan hidup kita, yang mebuat kita bisa berdiri di titik sekarang dalam keadaan benar benar sadar🥰
2026-04-14 12:13:03
2
nothing :
awalnya gini tapi ngeliat dari dia fitnah dan lebih ke provokasi orang aku jadi mikir empati mana yang mau aku kasih soalnya aku jg punya jalan hidup yang gak bagus dan selain harus ngertiin orang lain aku juga harus jaga diri aku dari hal yang bikin aku sakit sendirian.
2026-04-12 06:49:50
2
Khoirul Mukminin :
benar,,, seperti buah tanpa kita pupuk , tetep berbuah dan matang juga,,, tapi manisnya tentu beda
2026-04-12 05:58:28
2
T :
empati ku kurang 🥹
2026-04-12 06:17:50
1
To see more videos from user @dearmarsha_, please go to the Tikwm
homepage.