@__.ihsn: candu bgt asli #fyp #trendvelocity #velocityterbaru #velocitytrend #dancevelocity

sann🕷️
sann🕷️
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 11 April 2026 08:34:48 GMT
392517
16995
45
884

Music

Download

Comments

bilqis_adwyh
IG. @blqsdwyhh :
bismillah notice
2026-04-11 12:59:33
12
na_dstuu
tasya_02 :
main streak yuhhh
2026-04-15 12:00:16
4
ezzasukamilo
𝓔𝔃𝔃𝓪𝓪 ⋆˚𝜗𝜚˚⋆ :
Ke 4 sapa dongg
2026-04-11 08:40:39
0
arilxisal
aril أسريل :
2026-04-25 03:05:54
1
youjgnkepoyak
@ayumxz🕷️_ :
bismillah notice bismillahhh
2026-04-26 07:02:09
0
orangg7044
sasa_224 :
bismillah di notice🤲
2026-04-14 08:22:54
1
elvioraa_lvii14
ellviorraaà🦢 :
pertama
2026-04-11 08:36:32
2
firly0728
_ @FLOWRS ☆_☆ :
tinggal bilang haii sesusah apasih
2026-04-14 05:37:13
1
rymbaramadhan
SAWANG | MATOA 👌💥 :
OY SAN TOLONG DM AKU,AKU NGOMONG NI SAMA KAMU SEMOGA DI NOTICE🙏🙏😁
2026-04-13 13:24:38
0
k4aaaiii__2
🍯🍯🍯 :
cakep bgt bang🫰🏻
2026-04-13 23:34:20
0
aul_kalteng
queen? :
10
2026-04-11 09:45:35
0
neneyy_16
indiii_16 :
sblum ratusan nih
2026-04-11 10:00:57
0
sshaa_lluvv1
˚࿔ ׅ꯱hׁׅ֮ɑׁׅɑׁׅɑׁׅ :
12
2026-04-11 11:11:49
0
syelvznnncz
⋆❥. 𐙚 ˚ྀིm᥆ᥒᥡіᥒᥡ᥆⋆.˚°⋆. 𐙚 ꕥ :
kedua
2026-04-11 08:37:35
0
aidilkaramoy
aidilkaramoy :
3 a sapa dong
2026-04-11 08:38:25
0
manusiaajaa31
𝙛𝙖𝙣𝙨 𝙄𝙣𝙙𝙤𝙨𝙞𝙖𝙧 ✨🥶 :
9
2026-04-11 08:58:59
0
qonita_slsbila
ytta :
kalian ada ga yg diatas profil??
2026-04-16 10:38:23
0
rymbaramadhan
SAWANG | MATOA 👌💥 :
OY SAN COBA DM AKU, SOAL NYA AKU MAU NGOMONG SESUATU NIH, NOTICE DONG🙏🙏😁
2026-04-13 13:25:59
0
askayra_28
ASKA/AZURA :
ojol
2026-04-17 04:44:06
0
auraa_luvv5
c :
Ke lima sapa dongg
2026-04-11 08:46:39
0
adalah123pokoknya47
✧⟭⟬ⓑⓣⓢ💜𝘽𝙪𝙣💜🅐🅡🅜🅨⁷⟬⟭✧ :
Bismilla di notic
2026-04-14 07:49:46
0
5cancii_rorr
five_grilss😝 :
13
2026-04-11 11:35:19
1
frhan_boy
_zac!🕷 :
ada lawan???
2026-04-16 13:11:25
1
yauda.si55
uparrr✌🏻 :
menit semua njy!
2026-04-11 08:48:57
0
ekasnich11
bullsht👣 :
@— syaa. @nu.rhmnnn @aniinn.vz ini yg kumaksud
2026-04-12 09:15:13
1
To see more videos from user @__.ihsn, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About