@linofleva: #funnyvideos #comedia #tiktokkenya #fanfaa01

LINO
LINO
Open In TikTok:
Region: TZ
Sunday 12 April 2026 18:21:29 GMT
138533
8258
95
487

Music

Download

Comments

raphaelsamson73
TAJIRI WA SWAX :
nakukubari sana familia
2026-04-27 12:14:53
3
user2909579428330
DEBORAH :
fanfa mwingne hyo😂😂😂
2026-04-14 10:40:29
6
mrjeff245
𝕸𝖗 𝖏𝖊𝖋𝖋 🇨🇩 🇿🇦 🇨🇦 :
that is crazy 🤪 😂😂😂😂
2026-04-13 05:00:15
6
francle_17
Essau Essau :
nyeto
2026-06-04 08:29:16
3
peterfirimini
Peter Firimini :
p1 fanf
2026-04-16 18:51:54
5
zede..comedy
zed comedian :
😂😂😂 fanfa
2026-04-12 18:46:15
5
erickopiyo84
Erick opiyo :
wow
2026-04-17 21:57:19
5
robert.benjamin624
Robert Benjamin :
2026-04-21 16:50:44
4
joshuamkunja
joshuamkunja :
@ggfhh
2026-06-01 19:49:00
2
peter.hamisi2
Peter Hamisi :
2026-05-12 05:33:01
1
ezeeh2002
ezeeh2002 :
wwweerrrrr
2026-04-13 13:48:59
6
user1234930165322
WARAGA :
Wahuni gonga like
2026-04-12 18:38:01
6
ruthruthlo
🩸Doreen🍑🍑🍓 :
imekuponza🤪🤪
2026-06-01 19:49:55
2
bahatimwange
mimy mamy :
wow kwaniwewetu 💥🥰🥰🥰🥰
2026-04-12 21:06:09
6
user9949032816500
yoeliz jr :
ok
2026-05-17 19:14:24
2
peterruben285
Peter Ruben :
fanfa😂😂😂
2026-04-23 05:02:20
2
mamannabana79
Mefia la belle :
kkkkk
2026-04-13 05:08:45
5
robert.benjamin624
Robert Benjamin :
2026-04-21 16:51:24
3
user52587716194565
kavira gladys :
imekupoza
2026-04-12 19:30:52
4
user9743213940603
flora andjelani :
mmmmhhh yang kusemasana sisawa kbs
2026-05-02 21:07:04
1
vinduemmanuelsyah
Nikole :
kkkkk
2026-05-08 08:28:15
1
carlo.tiem
Carlo Tiem :
unajua man
2026-06-08 17:19:50
0
user8106153070693
éloge Baby kizungu :
kkkkkkkkk 🥰🥰🥰🥰
2026-05-17 12:49:04
0
useruseuser0697440799
@Devid gervas. :
swaga
2026-06-12 23:08:33
1
richard.abell1
Richard Abell :
umetisha sn broh
2026-05-12 18:26:01
0
To see more videos from user @linofleva, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About