@itsh030: #foryou

𝐏𝐚𝐬𝐡𝐭𝐨𝐨𝐧🤴🏻
𝐏𝐚𝐬𝐡𝐭𝐨𝐨𝐧🤴🏻
Open In TikTok:
Region: CH
Monday 13 April 2026 13:14:11 GMT
439735
20146
172
4415

Music

Download

Comments

marahf_abu_mohsen
👑مــرهــف🌚 :
تزوجو يا شباب فالرجوع لأحضان الزوجة بعد يوم شاق راحة لا يعرفها الكثير حتى انا معرفها قالها لي واحد
2026-04-18 06:43:24
11
raza5121470
Maher ع£i🇦🇪 :
2026-06-06 14:42:05
0
free54418
free :
آه يآ قلبي ، موجوع ويتألم ،لم يعرف طعم هذا الشعور أصبحنا كروبوتات بدون مشاعر وتقهروننا بهذه مقاطع فيديو التي تطلق كم هائل من حنان وشعور يارب اجمعني بغاليتي فأنا في إنتظار شوقها ولها مكان لن يزوره غيرها يا غاليتي احبك حبا يلق بلقائنا يآ اميرتي.🥰
2026-05-07 22:19:36
1
accountnotfounds68
ᵀᵒᵐ ᴬⁿᵈᴊᴇʀʀʏ :
is couple ka name kia hu
2026-06-05 11:43:46
0
nour13834
🥀 :
اتمنيت 💔
2026-05-27 17:07:45
0
marif122123
★〽️ Ã𝖗𝖎𝖋࿐★ :
یار ہم سنگل لوگوں کو کیوں جلا رہے ہو
2026-05-29 08:33:16
0
saleemalfitore1
اسلومه الفيتوري 🔥☠️ :
انا الغلطان
2026-05-04 09:55:01
1
knn._73
kn :
vallahi sizi hiç tanımıyorum ama sanki kanımdan canımdansınız Rabbim mutluluğunuzu bozmasın birbirinize ne kadar yakısıyprsunuz
2026-04-18 16:02:51
2
midoashraf87
مـــ🤴🏻ــيدو||𝑀𝐸DO• :
المشاعر 💔💔😓
2026-05-04 15:21:43
1
calm1_1
مــحــمــد||1380هـ⛎ :
انه القهر يا صديقي🙂
2026-05-02 20:57:22
1
.2004hh
حسين فارس :
اني وياك باقين بس نباوع ونضحك يا صديقتي 😂
2026-05-03 22:28:31
1
11.ff90
نجم✨❤ :
تف على حياتي
2026-05-04 10:43:22
1
yousifbaloch421
AK47«»SIGMA :
2026-04-13 13:36:05
0
yashwagill1020
blessed ☺️ :
music name
2026-05-19 18:24:55
0
ziarmalafghan_3
Manirahmad :
i massssss🥺🥺🥺🥺🥺
2026-06-05 08:06:40
0
wafa2222222
Talihsiz Ler :
Kızım güzelsin tamam
2026-05-25 09:02:14
0
ba10008
Bader1 :
الله يبهتكم 💔
2026-05-25 23:31:25
0
To see more videos from user @itsh030, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About