@rnbmusictok: You wanna talk about a timeless record!? Babygirl TORE on this. 😍😍😍 #rnb #rnbmusic #rnbvibes #Aaliyah #Timbaland

rnbmusic
rnbmusic
Open In TikTok:
Region: US
Monday 13 April 2026 21:24:07 GMT
7377
484
5
19

Music

Download

Comments

roxannecordova4
Roxy :
I still miss her my favorite female vocalist of all time hands down will always be my fave!! RIP AALIYAH YOU WERE GONE TO SOON
2026-04-14 02:21:53
3
courtneybkinney
Courtney Kinney :
I miss her!!!!
2026-04-13 21:34:22
0
selfcarequeenasmr
Everyday Self Care Queen :
Yall don’t understand how these heels had us in a chokehold in the early 2000’s❣️RIP Babygirl
2026-04-14 02:23:02
3
alicialenorehartm
Alicia Lenore Hartman :
😍😍😍
2026-04-13 21:34:43
0
vernayvidal
SugaMa :
Love the song couldn't stand the video Parts seemed so dark Like the black make up and the levitation
2026-04-14 02:49:53
0
To see more videos from user @rnbmusictok, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Lanskap bisnis kuliner di Indonesia sedang mengalami disrupsi besar-besaran.Anton Kurniawan, sosok di balik gurita bisnis PT Pesta Pora Abadi, kini tidak lagi hanya dikenal sebagai
Lanskap bisnis kuliner di Indonesia sedang mengalami disrupsi besar-besaran.Anton Kurniawan, sosok di balik gurita bisnis PT Pesta Pora Abadi, kini tidak lagi hanya dikenal sebagai "Raja Mie Pedas". Lewat ekosistem bisnisnya yang terintegrasi, ia mulai mencaplok pasar bakso, ayam goreng krispi, hingga industri coffee shop modern. Semua lini bisnis baru ini mengadopsi DNA yang sama dengan Mie Gacoan menghadirkan tempat makan berkapasitas raksasa, desain yang estetik dan nyaman, namun dengan harga menu yang sangat tidak masuk akal bagi para kompetitornya. Berikut adalah 4 pilar utama yang menjadi mesin uang dalam gurita bisnis Anton Kurniawan saat ini: 1. Mie Gacoan (Jagoan Utama dan Magnet Pasar) Sebagai pelopor tren mie pedas nomor satu di Indonesia, Mie Gacoan tetap menjadi jangkar utama ekosistem ini. Dengan mengoperasikan lebih dari 400 gerai yang tersebar di puluhan provinsi, brand ini mempertahankan prinsip manajemen terpusat tanpa sistem franchise. Strategi loss leader—menjual mie di harga Rp10 ribuan untuk mendatangkan ribuan pengunjung—terbukti sukses menghasilkan keuntungan berlipat ganda lewat subsidi silang penjualan dimsum dan minuman manis. 2. Bakso Gacoan (Disruptor Baru Pasar Bakso) Ekspansi terbaru yang langsung memicu antrean mengular di berbagai kota besar seperti Malang, Surabaya, hingga Bandung adalah Bakso Gacoan. Brand ini mengacaukan pasar bakso konvensional dengan menyajikan porsi Bakso Super daging premium berukuran besar, lengkap dengan tahu dan gorengan renyah, seharga Rp20.000 (sudah termasuk pajak). Tidak hanya itu, daya tarik gerainya diperkuat dengan menu pencuci mulut kekinian seperti Sundae Gacoan beraneka rasa premium. 3. Dikichi Fried Chicken (Penantang Pasar Fast Food) Bergerak di sektor ayam goreng krispi (fast food) di bawah bendera PT Dua Pendekar Ayam, Dikichi Fried Chicken langsung menjadi buah bibir. Mengincar posisi puncak pasar ayam goreng di Indonesia, brand ini mengandalkan menu ayam krispi bumbu pedas (spicy fried chicken). Berkat harganya yang sangat ramah di kantong, beberapa gerai barunya dilaporkan langsung mencatatkan rekor penjualan hingga 4.500 porsi per hari per gerai hanya dalam hitungan bulan sejak diluncurkan. 4. Kintoun Coffee (Kopi Murah Berkonsep Estetik) Lini bisnis ini disiapkan untuk merebut pasar tempat nongkrong anak muda yang selama ini dikuasai oleh kafe-kafe mahal. Kintoun Cafe hadir merusak pasar coffee shop dengan menyediakan menu kopi dan minuman kekinian dengan harga mulai dari Rp9.000 saja. Konsep gerainya tetap konsisten dengan ciri khas Gacoan Group: bangunan yang mencolok, bersih, sangat luas, dan Instagramable, menjadikannya ramah bagi kultur pelajar atau pekerja yang gemar nongkrong berjam-jam. Rahasia di Balik Harga Murah Ekstrem Gacoan Group Banyak pengamat bisnis mempertanyakan bagaimana seluruh lini bisnis Anton Kurniawan mampu mempertahankan harga yang sangat murah namun tetap meraup keuntungan melimpah. Jawabannya terletak pada Central Kitchen (Dapur Pusat) dan Supply Chain terintegrasi berskala masif. Dengan memiliki pabrik pengolahan bahan baku mandiri yang sangat luas, perusahaan mampu memotong rantai pasok dari pihak ketiga dan menekan biaya produksi ke titik terendah. Efisiensi skala ekonomi (economies of scale) inilah yang menjadi benteng pertahanan terkuat gurita bisnis Anton Kurniawan, sekaligus menjadi tantangan berat yang hampir mustahil ditiru oleh pelaku usaha F&B lainnya di Indonesia.#update #bisnis #tulungagung #beritaterkini #infotulungagung

About