Kalla Group, melalui anak usahanya, terlibat dalam pengembangan infrastruktur terminal penerimaan LNG (Liquefied Natural Gas/Gas Alam Cair), bukan impor LPG rumah tangga secara langsung. Kerja sama tersebut dilakukan dengan Pertamina untuk membangun terminal LNG, yang bertujuan mendukung konversi energi.
( sumber Kementerian ESDM +1 )
Berikut adalah poin-poin penting terkait keterlibatan keluarga Jusuf Kalla dan gas:
· Terminal LNG: Kalla Group berfokus pada pembangunan infrastruktur terminal penerimaan LNG (LNG Receiving Terminal), contohnya rencana proyek di Sulawesi pada tahun 2015.
· Fokus Energi: Jusuf Kalla menyoroti pentingnya infrastruktur terminal LNG untuk mendukung kedaulatan energi nasional.
· Konteks LPG: Dalam diskusi publik terkait subsidi, Jusuf Kalla berperan dalam memberikan arahan dan saran terkait tata kelola serta subsidi gas LPG 3 kg, khususnya merujuk pada kebijakan konversi minyak tanah ke LPG saat beliau menjabat wakil presiden.
( sumber:Kementerian ESDM +4 lainnya)
Dengan demikian, aktivitas bisnis keluarga Jusuf Kalla di sektor gas lebih berfokus pada infrastruktur LNG (Liquefied Natural Gas), sementara keterkaitannya dengan LPG lebih pada ranah kebijakan subsidi dan tata kelola
2026-04-17 14:21:13
0
To see more videos from user @punti.sewi, please go to the Tikwm
homepage.